Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 8 min read
Kadena, jaringan blockchain yang dikembangkan oleh peneliti internal JP Morgan terus berkembang dan berhasil melakukan 480.000 transaksi per detik.
Sebagai perbandingan, misalnya Ethereum mendukung sekitar 14 transaksi per detik dalam iterasi saat ini dan di dalam jaringannya. Sejauh ini aplikasi terdesentralisasi (dApps) sedang berusaha agar kapasitas ini dapat bertambah.
Blockchain Kadena merupakan blockchain entitas terpisah dari jaringan JP Morgan. Mekanisme yang digunakan menggunakan Proof-of-Stake, di mana sistem akan mengeluarkan blok-blok penambangan dengan menggunakan kekuatan pemrosesan. Di luar itu, Kadena juga telah mengembangkan proses skalabilitas yang mendukung lalu lintas jaringan tanpa batas.
Jaringan ini juga dapat menggandakan jumlah perpindahan jaringan menjadi 20 jaringan. Tim dari Kadena juga mengklaim bahwa proses ini dapat melibatkan hingga 1.000 chain lain dalam upaya mereka untuk terus meningkatkan kemampuan jaringan.
“Setelah peluncuran Kadena, sekarang jaringan ini berkembang menjadi 20 rantai. Hal ini membuktikan bahwa kami dapat membuat penskalaan blockchain lapisan 1 ke titik di mana aset digital dapat menjadi mainstream”, ujar Co-Founder dan CEO Martino.
Dengan peluncuran Kadena ini, artinya ia bergabung dengan blockchain lain yang menjanjikan throughput yang tinggi dan biaya transaksi yang rendah, seperti klaim Algorand, Corda R3, Polkadot, dan Blockstack.
Nantinya, Kadane akan bersaing dengan Ethereum, jaringan terpopuler kedua setelah Bitcoin. Ethereum sendiri sedang dalam tahap pengerjaan Ethereum 2.0 yang diprediksi akan rilis akhir tahun ini atau awal tahun 2021.
Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, nantinya Ethereum 2.0 akan dapat mendukung 2.000-3.000 transaksi per detik, dan berkembang menjadi 100.000 setahun setelah perilisan.
Dalam upaya bersaing dengan Ethereum, Kadena mengumumkan akan meluncurkan Kadena Kuro, jaringan dari blockchain Kadena yang bersifat gratis dan open source.
Informasi ini dapat dibaca kembali di sini
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.