Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bitcoin Turun Drastis, Investor pun Bisa Miliki Sentimen Negatif

anisa giovanny     Tuesday, March 17 2020

Pasar cryptocurrency terpuruk dan menunjukan kehancuran yang paling parah dalam sejarah mereka yang masih relatif singkat. Pada titik terendah, seluruh kapitalisasi pasar dari semua aset digital merosot sekitar $75 miliar dalam hitungan jam.

Meskipun Bitcoin dan mata uang digital lainnya dikenal karena volatilitasnya, skala dan kecepatan jatuhnya pasar yang begitu lebar membuatnya sulit untuk membayangkan bagaimana investor dapat kembali.

Harga memang mengalami kenaikan dari posisi terendah mereka, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kepercayaan pasar dapat kembali lagi.

Pada Kamis adalah hari di mana harga Bitcoin mengalami penurunan parah dalam industri uang digital. Harga BTC jatuh sekitar 50%, aset digital lainnya bahkan bernasih lebih buruk seperti ETH dan XRP yang harganya juga menurun drastis.

Menurut investor dan CPO Tinder, Brian Norgard laju penurunan Bitcoin membuat sebuah kehancuran bagi pikiran investor yang akan sulit dilupakan.

Kejatuhan dramatis di tengah meningkatnya kepastian ekonomi global bukanlah tampilan yang baik untuk Bitcoin. Sebagai wartawan industri Larry Cermak menyoroti, banyak investor percaya pada gagasan bahwa digital aset ini bisa berfungsi sebagai tempat berlindung yang tidak berkorelasi.

Sebuah narasi juga telah muncul bahwa skenario seperti penyebaran virus corona, harga minyak dan lain sebagainya membuat Bitcoin pun semakin turun dan memiliki citraburuk karena tidak berhasil membuktikan sebagai safe haven asset.

Apakah Investor akan Melupakan Penurunan Bitcoin?

Bitcoin tentu tidak asing dengan pergolakan harga yang dramatis. Sejarahnya dipenuhi dengan guncangan besar. Namun, penurunan saat ini tidak mengikuti langkah besar untuk masa depan. Kerusakan yag sebenarnya dialami Bitcoin adalah sebuah sentimen dalam diri investor, apakah negatif atau positif? Hal ini masih harus dilihat lebih jauh lagi.

Baca juga: Trader Veteran Ini Prediksi Bitcoin akan Berharga $1.000

Namun setelah harga yang turun drastis, Bitcoin pun mengalami rebound harganya sempat membaik ke angka $5.000, ini tentu menjadi kabar yang baik bagi investor dan bisa membuat sentimen positif BTC kembali. Ini juga membuktikan bahwa Bitcoin memang memiliki volatilitas yang baik.

Meskipun volatilitas gila, tampaknya tidak mungkin bahwa ini benar-benar adalah awal dari akhir cryptocurrency. Tingkat inovasi dan minat di sekitar industri telah tumbuh secara eksponensial. Pengembang yang paling berkomitmen pasti akan menjadi prajurit, meningkatkan pengalaman pengguna dan bekerja menuju masa depan keuangan terdesentralisasi yang mereka bayangkan.

Seperti yang dilaporkan BeInCrypto, penurunan Bitcoin baru-baru ini mungkin sebenarnya mengarah pada periode akumulasi yang berkepanjangan,dan memungkinkan investor yang cerdas untuk mengambil Bitcoin dengan harga murah dan memanfaatkannya.

Sumber