Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 8 min read

Cloud mining memungkinkan pengguna untuk melakukan mining dengan hanya membeli kontrak dari perusahaan cloud mining tanpa harus membeli alat fisik. Hanya saja, cloud mining yang ada saat ini pengelolaannya masih tersentralisasi dan kurang transparan.
Bitcoin Minetrix adalah proyek kripto bidang cloud mining yang berusaha mengatasi masalah transparansi dengan mendesentralisasikan proses cloud mining.
Tahap awal presale token BTCMTX, token native dari Bitcoin Minetrix telah mencuri perhatian dengan telah mengumpulkan lebih dari US$300.000 di tahap pertama.
Cloud mining adalah sebuah metode mining dimana pengguna dapat membeli kontrak mining dari perusahaan mining. Dengan metode ini, pengguna tidak perlu memiliki hardware mining sendiri. Cukup dengan membayar biaya kontrak, perusahaan mining akan melakukan penambangan untuk pengguna.
Kelebihan dari cloud mining antara lain:
Namun, seperti halnya investasi lainnya, cloud mining juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah kita harus mempercayai perusahaan mining sepenuhnya. Jika perusahaan tersebut melakukan penipuan, pengguna bisa kehilangan seluruh investasinya.
Hal ini menunjukkan adanya pihak sentral yakni perusahaan yang memegang hak atas pengelolaan kontrak mining, pengguna sebagai pembeli kontrak tidak memiliki hak atas pengelolaan kontrak mereka.
Baca juga: Apa itu Cloud Mining dan Cara Menggunakannya
Melihat potensi dan kekurangan dari cloud mining konvensional, muncul sebuah solusi baru bernama Bitcoin Minetrix. Platform ini menawarkan metode cloud mining yang lebih terdesentralisasi dengan memanfaatkan tokenisasi kekuatan mining atau hashpower yang disebut sebagai Stake-to-Mine.

Bitcoin Minetrix memiliki token dengan ticker BTCMTX yang merupakan token ERC-20 pada jaringan Ethereum. Pengguna yang memiliki token BTCMTX dapat melakukan staking dan sebagai imbalannya, mereka akan mendapatkan token credit mining yang dapat ditukarkan dengan hashpower untuk mining Bitcoin.
Konsep Stake-to-Mine ini mendesentralisasikan hak kepemilikan hashpower yang diwakilkan oleh kepemilikan token BTCMTX. Token ini sepenuhnya menjadi milik pengguna dan pengguna memiliki hak penuh atas pengelolaan token yang mereka miliki.
Bitcoin Minetrix berinovasi untuk mendesentralisasikan cloud mining dengan memberikan hak penuh pengelolaan hashpower kepada pengguna melalui token BTCMTX. Berikut adalah beberapa keunggulan konsep Stake-to-Mine Bitcoin Minetrix dibandingkan dengan cloud mining konvensional:
Berdasarkan informasi yang ada, Bitcoin Minetrix telah mengambil langkah untuk memastikan bahwa platform mereka transparan dan aman. Mereka telah melakukan audit smart contract mereka melalui Coinsult, sebuah perusahaan keamanan blockchain, dan tidak menemukan adanya celah keamanan pada kontrak.
Selain itu, tahap pertama presale token BTCMTX telah mengumpulkan dana sebesar lebih dari US$300.000 menunjukkan antusiasme terhadap proyek ini.
Dengan demikian berdasarkan informasi yang ada dapat dikatakan bahwa Bitcoin Minetrix adalah proyek yang berpotensi legit dan memiliki potensi untuk mengubah konsep cloud mining yang ada saat ini.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.