
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 6 min read
Pasar aset kripto kembali menguat pada awal pekan ini dengan Bitcoin yang pulih di atas US$102.000 setelah sempat mengalami volatilitas tinggi selama pekan lalu, dipicu popularitas chatbot DeekSeek AI asal Tiongkok.
Data dari CoinMarketCap pada Selasa pagi (28/1/2025) mencatat harga Bitcoin melonjak hingga US$102.500 dengan kapitalisasi pasar yang kembali menyentuh angka US$2,03 triliun. Kenaikan ini terjadi usai Bitcoin sebelumnya sempat anjlok ke level US$98.000 di tengah kepanikan pasar karena kehadiran DeepSeek AI yang mengancam pasar kripto dan pasar saham di Amerika Serikat.
Selain Bitcoin, penguatan juga dialami aset kripto lainnya. Ether (ETH) berhasil rebound dari level US$3.000 ke US$3.210, mencatatkan kenaikan sekitar 1%. Sementara itu, XRP dan BNB turut mengalami kenaikan signifikan sebesar 2-3%.
Kenaikan harga Bitcoin saat ini diikuti dengan pemulihan aset kripto lainnya, dengan Ether (ETH) yang rebound dari level hanya US$3.000 ke US$3.210 dengan kenaikan sekitar 1%, sementara XRP (XRP) dan BNB (BNB) yang naik di kisaran 2-3%.
Pemulihan pasar ini bersamaan dengan munculnya pandangan yang lebih terukur dari para analis Wall Street terkait dampak DeepSeek terhadap sektor teknologi. Sebelumnya, pasar sempat dilanda kepanikan yang menyebabkan likuidasi aset kripto senilai US$860 juta serta merontokkan saham-saham teknologi AS.
“Apakah DeepSeek menjadi ancaman bagi pengembangan AI? Kami rasa tidak,” ujar Stacy Rasgon, analis Bernstein, dalam sebuah catatan untuk investor yang dikutip dari Decrypt. Ia menambahkan, reaksi pasar tampak berlebihan.
Sementara itu, analis dari Morgan Stanley menilai DeepSeek tidak menjadi ancaman langsung bagi pemain besar, melainkan menunjukkan jalur alternatif untuk pelatihan model AI yang lebih efisien.
Baca juga: Waspada Lonjakan Token Palsu di Tengah Tren DeepSeek AI
DeepSeek merilis versi terbaru aplikasi AI-nya pada 20 Januari lalu, yang langsung melesat ke puncak tangga unduhan di App Store. Model AI DeepSeek disebut-sebut mampu menyaingi ChatGPT milik OpenAI, meskipun biaya pembangunannya diklaim jauh lebih hemat, hanya sekitar US$6 juta.
Keberhasilan DeepSeek bahkan membuatnya melampaui ChatGPT sebagai aplikasi terpopuler di App Store dan mendominasi tren pencarian Google di AS selama pekan lalu.
Hiruk-pikuk seputar chatbot DeekSeek sempat mengguncang pasar kripto dan saham dan memicu perdebatan tentang persaingan ekonomi dan geopolitik antara AS dan Tiongkok dalam pengembangan teknologi AI. Data CoinGecko menunjukkan kapitalisasi pasar aset ini mengalami penurunan hingga 10%, menjadi US$10,4 miliar.
Popularitas DeepSeek juga berdampak besar pada raksasa teknologi seperti NVIDIA, yang kehilangan US$600 miliar dalam kapitalisasi pasar hanya dalam satu hari, sebuah kerugian harian terbesar dalam sejarah. Kehilangan tersebut turut memicu penurunan nilai hingga US$1 triliun di sektor teknologi AS.
Secara luas, Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah konferensi Partai Publik di Miami, menyoroti isu DeepSeek dengan menyatakan bahwa peluncuran chatbot tersebut menjadi “peringatan bagi industri AS” agar perlu fokus untuk bersaing dan memenangkan persaingan tersebut dengan TiongKok.
Adapun, Trump menyebut kemunculan DeepSeek juga dilihat sebagai peluang, dengan alasan biaya pengembangan yang lebih efisien menjadi aset penting untuk memajukan pertumbuhan teknologi negaranya.
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.