Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

BIS: Bitcoin Harus Angkat Kaki Dari Proof-of-Work

Aulia Medina     Wednesday, January 23 2019

Masalah Bitcoin (BTC) hanya dapat dipecahkan dengan memisahkannya dari sistem proof-of-work (PoW), menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Bank for International Settlement (BIS) pada 21 Januari.

Menurut laporan tersebut, di masa depan Bitcoin block reward akan jatuh sampai nol — memberikan hanya jumlah yang terbatas dari Bitcoin baru yang akan diciptakan — biaya transaksi sendiri tidak akan dapat menopang biaya penambangan. Argumen yang tersirat bahwa jaringan Bitcoin akan menjadi lelet dan itu hampir tidak dapat digunakan, menyatakan:

“Kalkulasi yang mudah menyarankan bahwa sekali block reward adalah nol, ini dapat memakan waktu berbulan-bulan sebelum pembayaran Bitcoin terakhir, kecuali teknologi baru disebarkan untuk mempercepat finalitas pembayaran.”

Baca juga: Jepang Setujui Regulasi Bitcoin Sidechain Untuk Exchange

Studi lanjut mencatat bahwa sementara solusi layer kedua seperti Lightning Network dapat menolong, “satu-satunya solusi mendasar adalah dengan pisah dari proof-of-work.” Seperti pemberangkatan, menurut laporan, akan “mungkin memerlukan bentuk koordinasi sosial atau institusional.”

Konklusi keseluruhan dokumen, menurut para peneliti, “dalam era digital juga, uang yang baik cenderung tetap menjadi konstruksi sosial daripada yang murni teknologi.”

BIS yang berbasis di Swiss adalah organisasi yang terdiri dari 60 bank sentral, yang dilaporkan menyumbang 95 persen dari GDP global.

Seperti yang Cointelegraph laporkan, laporan BIS lain yang dipublikasikan pada 8 Januari menemukan bahwa 70 persen dari bank sentral di seluruh dunia terlibat penelitian dalam penerbitan mata uang digital bank sentral.

Laporan lainnya yang dipublikasikan oleh BIS pada September tahun lalu menemukan korelasi yang kuat diantara harga crypto dan berita tentang intervensi regulasi secara global.

Sumber