Binance Ajukan Lisensi Crypto di Singapura

Anisa Giovanny

18th February, 2020

Binance Holdings, platform pertukaran mata uang kripto global, telah mengajukan permohonan izin operasi di Singapura di bawah undang-undang pembayaran baru negara tersebut.

“Kami mengirimkan aplikasi dengan sangat cepat. Entitas Binance di Singapura telah berhubungan erat dengan regulator setempat, dan mereka selalu berpikiran terbuka,” kata Changpeng Zhao dilansir dari Techinasia.

Mulai bulan lalu, Undang-Undang Layanan Pembayaran baru memberikan lisensi dan peraturan komprehensif pertama untuk perusahaan yang menangani aktivitas pembayaran. Mulai dari pembayaran digital hingga perdagangan token seperti Bitcoin dan Ether.

Selain itu, UU ini akan membawa perusahaan crypto ke dalam berbagai peraturan. Undang-undang ini akan memberikan wewenang formal bagi Moneter Singapura untuk melakukan keamanan siber dan kontrol pada pencucian uang dan pendanaan terorisme

“Undang-undang PS yang baru akan meningkatkan kerangka peraturan untuk layanan pembayaran di Singapura, memperkuat perlindungan konsumen, dan meningkatkan kepercayaan dalam penggunaan pembayaran elektronik,” kata Otoritas Moneter Singapura.

Baca juga : Binance Tambahkan Mata Uang Rupiah

Ada Tiga Kelas Lisensi

Menurut bacaan kedua RUU itu, akan ada tiga kelas lisensi. Yakni, lisensi penukaran uang, lembaga pembayaran standar, dan lembaga pembayaran utama.

Selain dari Binance, operator pertukaran crypto yang berbasis di Tokyo, Liquid Group dan Luno yang berbasis di London akan mengajukan lisensi berdasarakan undang-undang pembayaran baru di negara itu.

Beberapa exchange mengajukan lisensi tersebut agar bisa beroperasi secara resmi dan leluasa di Singapura serta mendapatkan basis pengguna yang lebih banyak.

Tentang Binance

Didirikan pada tahun 2017, Binance yang berbasis di Malta mulai sebagai platform perdagangan crypto-to-crypto. Sekarang excahnge ini menjadi salah satu yang terbesar di dunia dengan memiliki 10 juta pengguna di seluruh dunia, dengan laba US$ 350 juta pada enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018.

Sebagian besar dari biaya transaksi. Perusahaan ini didukung oleh Vertex Venture Holdings, cabang modal ventura dari Termasuk Holdings milik pemerintah Singapura.

Sumber

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency