Bank Sentral AS Kehabisan Akal, Bitcoin adalah Jawaban

Wafa Hasnaghina

3rd April, 2020

Munculnya pandemi secara tiba-tiba menunjukan betapa menyedihkan sistem keuangan global sebenarnya. Federal Reserve AS (The Fed atau Bank Sentral AS) sedang melakukan demonstrasi langsung tentang cara mencetak uang dari udara kosong dan membeli sekuritas pemerintah dan perusahaan dengan uang tersebut. Tampaknya model Rencana B akan bekerja dengan baik. 

Bank Sentral AS Mengalirkan Satu Juta Dolar per Detik

Sistem keuangan AS telah menunjukan tanda-tanda awal dari kejatuhan sebelum adanya pandemi Covid-19. Bulan September 2019, The Fed mulai mengalirkan dana untuk mengendalikan tingkat repo agunan umum yang melonjak lebih dari 1% pada saat itu. Bank Sentral menyebutkan bahwa itu hanyalah langkah sementara untuk membawa suku bunga repo lebih dekat ke suku bunga rendah, tetapi aksi tersebut tetap berlanjut hingga hari sekarang.

Selain itu, krisis besar yang disebabkan oleh pandemi ini telah memaksa pemerintah dan The Fed mengambil tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menyelamatkan ekonomi. Apa yang terjadi sekarang akan ada pada buku-buku sejarah AS.

The Fed telah menerapkan langkah-langkah berikut untuk menyuntikan dana ke dalam perekonomian:

  • Memotong bunga menjadi nol, meskipun taktik yang sama digunakan setelah krisis keuangan pada 2008.
  • Membeli obligasi pemerintah dalam jumlah yang tidak terbatas dan sekuritas uang didukung hipotek. Aksi ini pertama kali digunakan Bank Sentral AS dalam menjanjikan stimulus tanpa batas.
  • Bank Sentral AS mengumumkan akan mulai membeli obligasi kota.
  • Pertama dalam sejarah, Bank Sentral AS mengumumkan akan membeli obligasi perusahaan. 

Penggambaran istilah “Bazooka” bahkan tidak dapat menggambarkan peristiwa ini, bahwa The Fed bermaksud membeli semuanya. Tampaknya The Fed memiliki kemampuan untuk berganti arah dalam membeli saham dan bahkan melakukan transfer langsung ke perorangan.

Baca juga: Bitcoin dan Saham Kembali Bangkit Seiring Perekonomian AS yang Melambat

The Fed Bergerak Membeli Obligasi dari Luar, Mungkin juga Membeli Saham

Beda hari, berbeda pula “program pinjaman darurat” yang dibuat oleh The Fed. Sekarang ini entitas swasta ini ingin mengalirkan dana dalam skala global. Beberapa saat lalu, Bank Sentral AS mengatakan bahwa mereka meluncurkan “fasilitas perjanjian pembelian kembali untuk sementara yang ditunjukan pada otoritas moneter internasional (Fasilitas FIMA Repo).”

Dengan kata lain, The Fed akan menciptakan sejumlah uang untuk membeli surat berharga AS dari bank-bank sentral dan otoritas moneter lainnya, yang dapat menggunakan dolar AS dalam yurisdiksi mereka. 

Para ekonom berpendapat bahwa The Fed mungkin akan melakukan intervensi di pasar saham untuk pertama kalinya. Namun, bank sentral akan membutuhkan persetujuan dari Kongres AS.

Quincy Krosby, Kepala Strategi Market di Prudential Financial, berkomentar:

“Jika ada dislokasi besar, jelas bahwa mereka akan masuk ke sudut dan celah apapun di pasar yang mulai terdesak. Kita tahu bahwa ketika Anda terdesak di satu bagian pasar, Anda telah terdesak di bagian pasar yang mengarah ke dislokasi. Segera setelah Anda melewati batas tersebut, Anda akan menghadapi sesuatu yang lain yang mungkin bisa Anda beli.”

Padahal CEO JPMorgan, Jamie Dimon pernah mengatakan hal tersebut tiga tahun lalu, bahwa:

“Anda tidak dapat memiliki bisnis di mana orang dapat menemukan mata uang yang keluar dari udara kosong dan berpikir orang-orang yang membelinya adalah orang-orang cerdas. Hal itu lebih buruk daripada kejadian tulip bulbs, mengerti? Dan pada akhirnya akan meledak. Itu adalah bentuk penipuan, mengerti?”

Pada saat itu, dia berbicara mengenai Bitcoin, tetapi sekarang mengapa dia tidak menerapkan hal tersebut pada Dolar AS? Yang belakangan ini menjadi gelembung utama saat ini. Sementara langkah-langkah darurat The Fed mungkin mengurangi kerusakan jangka pendek, tetapi itu akan memicu masalah jangka panjang untuk Amerika.

Bukan Hanya The Fed, Pemerintah AS Juga Terlibat

Jika Anda berpikir pemerintah AS akan menangani masalah ini, Anda salah. The Fed dianggap sebagai entitas swasta yang belum diperintah oleh entitas pemerintah mana pun. Namun, dilihat dari fasilitas kredit dan pendanaan yang baru saja diluncurkan, terlihat bahwa The Fed berkolaborasi dengan Departemen Keuangan AS karena sebenarnya The Fed tidak memiliki izin untuk membeli obligasi perusahaan, saham, dan kota. Apakah itu berarti The Fed mengambil alih pemerintah AS atau sebaliknya?

Dalam wawancara lama, mantan ketua Federal Reserve AS, Alan Greenspan mengatakan:

“Pertama, the Federal Reserve adalah agen independen, dan itu pada dasarnya berarti bahwa tidak ada agen pemerintah lain yang dapat menolak tindakan yang ia ambil.”

Terlepas dari hal tersebut, The Fed sekarang bekerja bersama dengan pemerintah AS. secara khusus, bank sentral akan membiayai apa yang disebut special purpose vehicle (SPV) untuk setiap operasi kreditnya (pembelian obligasi pemerintah, obligasi korporasi, surat berharga, dll.).

Departemen Keuangan AS akan melakukan investasi ekuitas di setiap SPV melalui Exchange Stabilization Fund dan secara efektif membeli semua sekuritas ini. The Fed hanya bertindak sebagai bankir, menawarkan pembiayaan. The Fed juga baru-baru ini mempekerjakan BlackRock untuk membeli semua surat berharga dan mengelola SPV atas nama Departemen Keuangan.

Ini berarti bahwa pemerintah AS menasionalisasi pasar keuangan. Skema ini menggabungkan The Fed dan Departemen Keuangan menjadi satu organisasi, setidaknya untuk saat ini. Jadi, mesin cetak ada di tangan Presiden AS Donald Trump, dan siapa yang dapat menjamin bahwa dia tidak akan menggunakannya setelah pandemi ini berakhir?

Pasar kripto akan mengalami peningkatan pada tahun-tahun mendatang karena The Fed mengalirkan dana tunai tak terbatas sekarang. 

Sumber