Anggota Parlemen Amerika Desak Crypto Lokal Untuk Warga Negara

Wafa Hasnaghina

22nd June, 2020

Ron Kim, anggota Majelis Negara Bagian New York di bawah Partai Democrat and Working Families, menunjukkan dukungannya pada crypto dan menjadi perwakilan dari ide menciptakan crypto lokal di New York.

Kim, anggota badan legislatif pemerintahan selama tujuh tahun terakhir ini, mendorong rancangan undang-undang dalam pembuatan crypto lokal beriringan dengan standar desentralisasi dalam penelusuran kontak. Gaya pemerintahan anggota parlemen ini sejalan dengan komunitas crypto. Dalam beberapa laporan, saat ini Kim sedang mencoba mendesentralisasi struktur kekuasaan dan menciptakan jalur teknologi dalam mencapai otonomi individu.

Kim menggambarkannya sebagai warga negara yang mencapai kedaulatan diri. Kim mengatakan bahwa ketika hal itu tercapai, pertumbuhan akan menjadi tidak terbatas. Kim menjelaskan untuk mencapainya harus ada struktur yang efisien dalam membayar manfaat publik di samping manfaat paliatif dari COVID-19.

Baca Juga: Perusahaan Kesehatan di New York Ini Gabung Blockchain IBM untuk Lawan Covid-19

Anggota Parlemen Bicarakan Terkait RUU Crypto Lokal New York

Kim berkata,

“Saya mencoba dalam beberapa tahun ini, berdiskusi mengenai konsep mata uang komunitas, yang saya pikir merupakan konsep pengantar. Namun, saya menyadari sejak awal bahwa jika berbicara tentang mata uang sebagai orang Asia, atau mata uang digital, beberapa kepentingan akan mencuat.”

Dia mengatakan lebih lanjut, ia akan beralih ke fokus pada masalah ekonomi dan mempersonalisasikan masalah ini dengan berbicara mengenai utang kartu kredit, utang mahasiswa, hipotek, dalam mengekspos sebab kegagalan pasar ekonomi Amerika.

Usulan Kim di Luar Crypto Lokal New York

Selain mendorong crypto hanya untuk warga New York, anggota parlemen tersebut telah mengusulkan untuk adopsi teknologi terkait blockchain lainnya. Sebelumnya pada bulan Mei lalu, Kim mengusulkan agar protokol desentralisasi dan privacy-preserving dalam pelacakan kontak untuk diadopsi.

Hal ini untuk mengurangi ketergantungan pada perusahaan teknologi seperti Google dan Apple selama krisis kesehatan masyarakat. Juga pada bulan Juni lalu, anggota parlemen ini bersama Senator Julia Salazar dan profesor hukum Cornell Robert Hockett, mengusulkan platform pembayaran digital dan mata uang crypto untuk negara.

Sejalan dengan proposal Kim, Tenino, sebuah kota di Washington dengan penduduk hampir 2.000 orang sedang mempertimbangkan mengeluarkan mata uang lokal yang dicetak pada lembaran kayu tipis, untuk meningkatkan perekonomian yang hancur karena krisis pandemi COVID-19.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini