Analis Venture Founder Prediksi Harga Bitcoin ke $14.000!

Anisa Giovanny

1st June, 2022

Saat ini harga Bitcoin diketahui sedang menghadapi siklus bawah, di mana ia bisa turun lebih dari 50% dari level saat ini menurut data dari platform analitik on chain yang diunggah oleh Venturefounder, kontributor Cryptoquant. 

Menurutnya saat ini adalah tahun yang sangat lesu bagi BTC dan waktunya aset ini untuk “menyerah”. Berdasarkan pola historis yang melibatkan halving Bitcoin, tahun ini memang akan bearish. 

Baca juga: Mengenal Bear Market dan Cara Menghadapinya

Sama seperti 2018 ketika bearish terjadi setelah halving di 2016, Bitcoin akan menemukan dirinya di beberapa level penting tahun ini dan akan mengalami penurunan yang membuat harganya diprediksi akan berkisar antara $14.000-$21.000.

“Dalam 670 hari sebelum halving, dalam 6 bulan ke depan BTC akan mencapai titik terendah ($14-21k), kemudian ke sekitar $28-40k di sebagian besar tahun 2023 dan berada di ~$40rb lagi dengan halving berikutnya,” jelasnya.

Prediksi ini tentu bukan kabar baik bagi investor Bitcoin dan crypto secara umum, namun hal ini sangat mungkin untuk terjadi. Data menunjukan jika setelah halving harga BTC memang akan mengalami penurunan. 

Satu tahun setelah halving di  2017 Bitcoin raih ATH di kisaran angka $20.000, di Desember 2018 Bitcoin sempat turun ke $3.100 dan baru berhasil pulih tujuh bulan sesudahnya ke angka $13.800. Selanjutnya kembali turun ke harga $3.600 di Maret saat pandemi Covid-19 menerjang dunia. 

Level itu lagi-lagi bisa menjadi fitur grafik harga spot, menurut Venturefounder. Mereka yang bertahan akan menjadi bagian dari sejarah.

Menurutnya jika membeli Bitcoin saat ini hingga 6-12 bulan ke depan merupakan langkah yang baik, dan bisa jadi mendapatkan ROI terbaik dalam tiga tahun mendatang. 

“Kami mungkin tidak berada di titik terbawah siklus, tetapi kami berada dalam kisaran titik terendah siklus BTC. Ini adalah yang terbaik yang dapat dilakukan ketika mengatur waktu siklus pasar.”

Sementara itu jika harga $14.000 akan diraih, itu akan mewakili penurunan sekitar 80% dari level tertinggi sepanjang masa $69.000 saat ini, sesuai dengan siklus terendah dalam persentase sebelumnya.

Bitcoin Turun, Whale Siap Borong

Harga Bitcoin yang diprediksi akan turun lebih dari 50% itu di sisi lain membuat para whale senang, karena mereka akan menjadikan momentum ini untuk membeli lebih banyak.

MicroStrategy, yang memiliki perbendaharaan perusahaan BTC terbesar, telah berjanji untuk membeli ketika harga menuju ke $20.000.

Arthur Hayes, mantan CEO bursa BitMEX, juga telah mengkonfirmasi bahwa dia akan tertarik dengan BTC dengan harga $20.000.

Menurut CEO Cryptoquant, institusi memang tercatat akan terus melakukan akumulasi ketika investor retail menyerah dan keluar dari market. Para institusi yang terus membeli juga bisa menjadi pendorong untuk fase bull run selanjutnya. 

“Lembaga yang mendorong bull-run 2021 membeli dalam kisaran $25.000-30.000 ini juga.”

Baca juga: Whale Misterius Akumulasi $117,000,000 dalam Bitcoin

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency