Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Cara Staking Mudah Melalui Exchange Crypto

anisa giovanny     Tuesday, September 15 2020

Sekarang sudah ada exchange atau bursa yang menyediakan staking aset crypto. Cara staking di bursa ini bisa dibilang paling mudah dan sederhana dibandingkan staking dengan cara lain. Lalu bagaimana cara staking di exchange? Simak artikel berikut ini untuk mengetahui langkah-langkahnya. 

Langkah-langkah Staking di Exchange 

Pilih Bursa/Exchange Crypto 

Tahap pertama adalah memilih bursa atau exchange untuk melakukan proses staking, perlu diingat jika belum semua exchange menyediakan fitur staking. Berdasarkan data yang dihimpun, exchange di Indonesia belum menyediakan fitur ini. Staking dapat dilakukan di bursa yang beroperasi di luar negeri seperti Binance, Kraken, OkeX, Poloniex dan sebagainya. 

Baca juga: Daftar Platform Trading Bitcoin Legal di Indonesia

Daftar dan Verifikasi 

Sama seperti jika ingin trading, kamu  harus melakukan proses daftar dan verifikasi jika dibutuhkan untuk bisa mengakses layanan staking dari exchange. 

Pilih Koin 

Jika sudah daftar dan verifikasi, maka pilih koin yang ingin di staking. Jumlah pilihan aset crypto yang bisa di stake di bursa masih cukup terbatas. Karena itu pilihlah dengan cermat aset yang ingin dipertaruhkan. 

Deposit 

Setelah menentukan koin, maka depositkan sejumlah aset sesuai ketentuan exchange untuk di stake. Setiap exchange memiliki ketentuan dan imbalan yang berbeda-beda, pilihkan exchange yang sesuai dengan target yang telah kamu tentukan. 

Mulai Staking! 

Jika sudah, maka kamu sudah resmi melakukan penguncian  aset crypto. Aset yang sudah kamu berikan untuk di stake akan dikelola oleh exchange, proses stake di bursa dilakukan otomatis. 

Baca juga: Apa Itu Staking? Panduan Lengkap untuk Pemula

Dapatkan Hasil Staking 

Kamu tinggal memeriksa imbalan yang kamu dapatkan di periode waktu tertentu. Kamu bisa mengeceknya setiap satu minggu sekali untuk melihat imbalan yang didapatkan. Imbalan yang diperoleh biasanya sudah dipotong dengan biaya tambahan yang dibebankan oleh bursa, hal ini dikarenakan kamu perlu memberikan komisi bagi para validator di bursa yang mengelola detail teknis dalam staking.  

Baca juga: Apa itu Staking Ethereum 2.0 ? Panduan untuk Pemula

Langkah tersebut adalah tahapan yang umum untuk melakukan staking di exchange. Agar kamu lebih mendapatkan gambaran, di bawah ini akan diberikan contoh staking menggunakan salah satu exchange yakni Binance. 

Cara Staking di exchange Binance 

Di Binance ada dua jenis staking yakni locked dan flexible. Dalam staking locked aset crypto yang dipertaruhkan akan dikunci dalam periode waktu tertentu dan tidak bisa diperdagangkan. Tetapi return yang dihasilkan lebih besar. Sedangkan flexible adalah aset crypto yang di stake masih bisa diperdagangkan tetapi returnnya lebih kecil. 

Baca juga: Cara Daftar di Binance dalam 5 Menit

Cara staking di Binance pertama adalah daftar dan isi semua data diri yang dibutuhkan. Di Binance tidak diperlukan verifikasi kecuali jika kamu berencana untuk melakukan withdrawal dua BTC. 

Nah, jika sudah daftar kamu bisa masuk ke laman ini. Di sana kamu akan melihat berbagai pilihan untuk staking. Ada yang flexible dan ada yg locked. Kamu bisa menentukan mau staking di bagian yang mana dan memilih koin apa, di sana juga sudah diberikan informasi mengenai keuntungan stake masing-masing koin yang akan memudahkanmu untuk menentukan pilihan. 

binance staking

Jika memilih flexible maka cukup klik deposit aset kripto yang ingin dikunci. Setelah itu,proses staking akan berjalan secara otomatis dan kamu cukup mengecek bunga yang didapatkan sebulan sekali. Proses staking di Binance ini tidak dikenakan biaya tambahan dan cukup mudah untuk pemula. 

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.