Linkedin Share
twitter Share

Trading · 6 min read

Mengenal Dead Cat Bounce di Trading Crypto

dead cat bounce crypto

Dalam dunia trading banyak istilah yang digunakan untuk menyebut arti dari sebuah pergerakan atau perubahan pola pasar. Istilah-istilah ini penting untuk diketahui agar trader bisa mengetahui kondisi yang sedang terjadi di market. Salah satu istilah yang penting untuk diketahui adalah dead cat bounce. Apa itu? Coinvestasi akan mengulasnya di artikel berikut ini.

Pengertian Dead Cat Bounce

Dead cat bounce atau DCB adalah istilah yang mengacu pada pemulihan harga sementara dari aset yang telah menurun cukup lama.

Hal ini umumnya terlihat saat kenaikan berlangsung dengan jangka waktu singkat dan kemudian diikuti dengan tren penurunan lebih lanjut.

Seringkali hal ini terjadi karena trader menutup posisi short kemudian membeli atau memasang posisi long dengan asumsi harga sudah mencapai level terendahnya.

Waktu dead cat bounce bisa bervariasi dalam rentang waktu harian bahkan bulanan. Untuk mengetahui dead cat bounce diperlukan analisis teknikal dan fundamental agar bisa menentukan apakah pola ini benar-benar terbentuk atau tidak. 

Baca juga: 10 Tips Trading Cryptocurrency Biar Tetap Untung

Beberapa hal terpenting yang perlu diketahui investor tentang DCB adalah:

  • Bounce atau pantulan tidak berkelanjutan: Alasan dead cat bounce disebut demikian adalah karena pantulan tidak akan bertahan lama. Ini hanya jeda sementara dari tren turun.
  • Bisa menipu: Sebuah DCB dapat memberikan harapan palsu kepada investor bahwa harga aset sedang rebound dan akan mulai naik lagi. Inilah mengapa penting untuk mengetahui tanda-tandanya.
  • Dapat memberikan peluang: Meskipun DCB bukanlah tren yang berkelanjutan, ini dapat memberikan peluang bagus untuk membeli dengan harga lebih rendah sebelum tren turun berlanjut.

Contoh Dead Cat Bounce

Dead cat bounce cukup sering terlihat di pergerakan harga aset kripto, salah satu contohnya bisa dilihat di harga Bitcoin saat Januari 2022.

Kala itu harga Bitcoin sedang berada di fase konsolidasi dan belum menentukan apakah sedang memasuki fase bear atau bull.

Harga Bitcoin sempat naik menjadi $43K, tetapi alih-alih menuju angka naik untuk pemulihan harga, ia malah membentuk dead cat bounce dan kembali turun ke level $33K. 

Contoh dead cat bounce. Sumber: Changelly

Penyebab Pola Dead Cat Bounce 

  • Banyak trader yang menutup posisi short 
  • Banyak investor yang merasa bullish dengan aset tertentu dan mencoba untuk membelinya meski saat itu ada kemungkinan besar bear market akan tiba.

Baca juga: Mengenal Bear Market dan Cara Menghadapinya

Cara Identifikasi Dead Cat Bounce 

Pola ini seringkali merupakan ilusi nilai intrinsik yang sebenarnya, sehingga membuat investor sering kali salah langkah dan mengambil posisi long ketika short akan segera terjadi atau sebaliknya. 

Untuk mengetahui pola dead cat bounce ada beberapa hal yang bisa diperhatikan, yakni: 

  • Harga crypto cenderung terus menurun 
  • Ada keuntungan tetapi sangat singkat 
  • Harga crypto mulai turun dan turun lebih rendah dari harga rendah sebelumnya 

Namun ini bukanlah karakteristik yang benar-benar tepat, sebab tidak ada cara pasti untuk membedakan dead cat bounce dengan pola pasar yang sedang bergerak pulih, dan cara terbaik untuk untuk mengetahuinya adalah setelah dead cat bounce terjadi.

Cara Trading di Dead Cat Bounce

Buka Posisi Short

Umumnya pola ini menjadi kesempatan bagi trader untuk membuka posisi short. Di sini trader perlu memperhatikan harga untuk reli kembali ke sekitar harga pembukaan.

Ambil posisi short hanya setelah harga mulai turun lagi. Dengan menunggu harga mulai turun setelah mendekati harga pembukaan, day trader memiliki lebih banyak konfirmasi bahwa dead cat bounce benar-benar terjadi. 

Stop-Loss dan Target Harga

Dikutip dari The Balance, stop loss pada dead cat bounce bisa diletakkan tepat di atas harga tertinggi baru-baru ini yang terjadi tepat sebelum trader melakukan short. Ini juga berguna untuk membatasi kerugian jika harga berbalik arah dan kembali bullish. 

Baca juga: Mengenal Istilah Long dan Shorts dalam Trading Crypto


Itu dia penjelasan tentang dead cat bounce, pola yang seringkali menjebak trader dalam membuka posisi. Pola ini bisa menjadi salah satu peluang keuntungan asalkan dilakukan dengan riset dan analisis teknikal yang mumpuni, dan jangan lupa untuk menggunakan stop loss saat trading.

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

Topik

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.