Lyfe Berkolaborasi dengan BNI Hadirkan Jam Tangan Pembayaran Pertama di Indonesia

By Ary Tantranesia     Monday, July 8 2019

Jakarta, 5 Juli 2019

Start-up Lyfe bekerjasama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI hadirkan jam tangan pembayaran pertama di Indonesia. Jam tangan yang diberi nama Lyfe Watch ini diperkenalkan pertama kali kepada pegawai BNI pada tanggal 5 Juli 2019, bertepatan dengan HUT ke-73 BNI

Lyfe Watch merupakan salah satu produk dari Lyfe untuk melengkapi gaya hidup sehat saat ini. Melalui kolaborasi dengan BNI, Lyfe Watch dilengkapi dengan teknologi pembayaran non-tunai (cashless) Tapcash dan menjadikannya sebagai jam tangan pembayaran pertama di Indonesia.

LYFE

“Kami menghadirkan Lyfe Watch dengan tujuan untuk menunjang gaya hidup sehat masyarakat Indonesia. Adanya kerja sama dengan BNI juga menambah lagi fungsi Lyfe Watch sebagai alat pembayaran yang akan membuat aktivitas masyarakat lebih mudah dan praktis,”  

Indra Darmawan, CEO Lyfe

Dengan adanya fitur Tapcash, Lyfe Watch bisa digunakan untuk membayar tiket MRT, bus TransJakarta, parkir di Gelora Bung Karno, hingga berbelanja di mini market yang bekerjasama dan merchant-merchant BNI yang sudah menerima pembayaran TapCash. Cara penggunaannya pun mudah, cukup menempelkan Lyfe Watch di mesin pembaca dan seluruh transaksi pun dapat selesai dalam sekejap.

LYFE WATCH

Lyfe Watch dengan Tapcash dirancang untuk menunjang aktivitas masyarakat Indonesia, terutama kalangan pekerja ibukota, yang memiliki mobilitas tinggi sehingga memerlukan segala hal dapat dilakukan secara cepat.. Pengguna Lyfe Watch akan dimudahkan dalam melakukan rutinitas sehari-hari, mulai dari pergi-pulang beraktivitas, menjaga gaya hidup sehat, sampai memenuhi kebutuhan harian tanpa lagi perlu mengeluarkan dompet dan uang tunai. Jika pengguna Lyfe Watch dengan TapCash ini ingin mengetahui jumlah saldo TapCash ataupun isi ulang saldo TapCash, dapat dilakukan melalui aplikasi TapCash Go yang dapat diunduh di Google Play.

Selain menjadi jam tangan pembayaran, Lyfe Watch juga memiliki fungsi utama sebagai fitness tracker. Lyfe Watch dilengkapi dengan fitur-fitur penunjang gaya hidup sehat, seperti penghitung langkah (step counter), pengukur detak jantung dan tekanan darah, fitur olahraga, serta pengukur kalori terbuang. Dengan menggunakan Lyfe Watch, pengguna dapat menjalani rutinitas dengan lebih mudah dan mencapai gaya hidup sehat setiap hari secara bersamaan.

Lyfe Watch dapat disambungkan dengan Lyfe App, aplikasi milik Lyfe, via bluetoooth untuk memudahkan dalam memantau pencapaian dan kondisi tubuh. Melalui Lyfe App, pengguna juga dapat mengikuti berbagai tantangan aktivitas sehat harian dan mendapatkan rewards untuk setiap tantangan yang diselesaikan.

Mengenai peluncuran Lyfe Watch ini, Indra Darmawan berharap dapat menjadi salah satu langkah untuk memajukan perkembangan masyarakat Indonesia dalam hal teknologi.

“Kami berharap dengan peluncuran ini dapat bersama memajukan perkembangan masyarakat Indonesia sesuai dengan arahan pemerintah mengenai Revolusi Industri 4.0. Ke depannya kita akan terus berinovasi menyediakan produk inovatif yang dapat digunakan untuk berbagai kegunaan dan tentunya menjangkau seluruh usia,”

Indra Darmawan, CEO Lyfe

Lyfe Watch bisa didapatkan melalui toko resmi Lyfe di berbagai e-commerce. Mengenai harga jual Lyfe Watch, pihak Lyfe akan mengumumkannya pada saat perilisan di akhir Juli nanti.

Tentang Lyfe

Lyfe merupakan platform gamifikasi kesehatan yang dikembangkan oleh Lyfe Health, perusahaan rintisan (start-up) di bidang teknologi kesehatan. Melalui platform ini, Lyfe berusaha membangun sebuah ekosistem gaya hidup sehat yang nyaman dan menyenangkan. Dengan begitu, gaya hidup sehat tidak lagi sulit untuk didapatkan dan dijalankan.  
Lyfe memanfaatkan teknologi Blockchain dalam menjalankan dan mengembangkan ekosistemnya. Dengan teknologi Blockchain, pengguna dapat berpartisipasi dalam berbagai tantangan dan kompetisi aktivitas sehat, seperti jalan kaki, lari, makan sehat, hingga berkompetisi dengan pengguna lain. Setiap tantangan yang berhasil diselesaikan, pengguna akan mendapatkan rewards berupa token Lyfe dan bisa ditukarkan dengan berbagai promo menarik dari Lyfe.
Saat ini, sudah ada dua produk yang diluncurkan Lyfe, yaitu Lyfe App (Beta) dan Lyfe Watch. Informasi lebih lanjut mengenai Lyfe dan Lyfe Watch dapat diakses di https://lyfe.health dan https://lyfe.watch.

Tentang BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI didirikan pada tanggal 5 Juli 1946 dan menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. 

Hingga Kuartal I 2019, BNI memiliki 2.247 outlet yang tersebar di 34 provinsi dan 420 kabupaten/kota. BNI memiliki 33 Sentra Kredit Menengah (SKM), 25 Sentra Kredit Kecil (SKC), serta 12 Consumer & Retail Loan Center (LNC). 
BNI kini memiliki 18.335 ATM yang tersebar di 34 provinsi dan 521 kabupaten/ kota termasuk 6 (enam) ATM di luar negeri, yaitu 4 ATM di Hong Kong dan 2 ATM di Singapura. Jaringan ATM tersebut juga dapat melayani transaksi kartu debit berlogo GPN, Link, ATM Bersama, dan Prima.

BNI sebagai holding perusahaan telah memiliki 4 anak perusahaan, yaitu BNI Syariah (perbankan syariah), BNI Life (perasuransian), BNI Securities (pasar modal), BNI Multifinance (pembiayaan), dan BNI Remittance (remitansi). BNI Asset Management merupakan anak perusahaan dari BNI Securities.