Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Blockchair Kini Tersedia dalam Bahasa Indonesia

anisa giovanny     Monday, February 8 2021

Mesin pencari dan analisis blockchain dari Blockchair sekarang tersedia dalam bahasa Indonesia. Sebelumnya Blockchair hanya menyediakan 10 bahasa yang belum termasuk bahasa Indonesia.

Dengan penambahan bahasa ini maka akan memudahkan pengguna Indonesia untuk mengoperasikan alat analisis ini.

Blockchair mendukung 17 blockchain berbeda dalam mesin pencari dan analitik serta alat pengembangnya. Tujuan Blockchair adalah membuat data blockchain dapat diakses oleh siapa saja.

Setelah meluncurkan Chrome dan ekstensi Firefox serta memberikan kunci API gratis kepada siswa melalui GitHub Student. Github Stundent Developer Pack  sekarang bertujuan untuk menerjemahkan situs web ke bahasa sebanyak mungkin untuk memungkinkan akses bagi siapa saja.

Baca juga: Apa Itu Blockchain ?

Blockchair menawarkan mesin pencari dan analitik untuk menemukan, menyortir, dan memfilter semua jenis informasi yang disimpan di blockchain.

Contohnya adalah informasi transaksi dan alamat, tetapi juga data teks tertanam yang disimpan di bidang OP_RETURN transaksi. Contohnya adalah ada sebuah transaksi, di mana seseorang menulis:

‘ Adakah orang Indonesia yang bisa diajak kerjasama dalam pengembangan token simple? Kemanakah akan dibawa masa depan dari simple ledger protocol diindonesia?apakah anda orangnya? ’

Selain mesin pencari dan analitik, platform ini juga menyediakan berbagai alat profesional, seperti API, Data Dumps, dan Release Monitor, yang digunakan oleh ilmuwan, peneliti, dan pengembang dompet, bursa, dan lembaga penelitian di seluruh dunia.

“ Salah satu tujuan kami adalah membuat informasi blockchain dapat diakses semaksimal mungkin. Kami dengan senang hati menyambut semua pengguna yang berbahasa Indonesia di platform Blockchair untuk menjelajahi dunia blockchain,” kata Lucas Roorda, Kepala Pengembangan Bisnis di Blockchair

Kebijakan privasi Blockchair pun cukup baik, karena perusahaan tidak mengumpulkan data pengguna dan tidak melacak pengguna.

Aman dari Kebocoran Data

Platform ini tidak terintegrasi dengan pihak ketiga seperti Google Analytics dan Jaringan Iklan. Artinya tidak ada kebocoran data. Tidak terhubungnya blockchair ke pihak ketiga ini dilakukan untuk mencegah data pengguna bocor, cukup dengan tidak mengumpulkan data pengguna apa pun.

Baca juga: Apa itu Blockchain Wallet ? Panduan Lengkap untuk Pemula

Pengguna Blockchair tidak mengambil risiko data pencarian mereka menjadi publik dan ini menghilangkan risiko penjahat dunia maya mendapatkan informasi ini.

Rencana Blockchair Selanjutnya

Setelah meluncurkan situs web versi Indonesia, Blockchair sekarang  tefokus untuk bisa terhubung dengan pertukaran, dompet, media, lembaga penelitian dan lain-lain yang berbahasa Indonesia dan ingin menggunakan alatnya, berintegrasi dengan layanannya, dan mengalihkan pengguna yang berbahasa Indonesia ke versi Indonesia dari situs pencarian dan analitik.

Informasi lebih lanjut soal Blockchair dapat kamu peroleh di sini