Ada Startup Indonesia di Konferensi Bloomberg, New York Loh!

Coinvestasi     Friday, October 11 2019

Agritech HARA adalah satu-satunya startup Indonesia yang dipilih untuk berbicara mengenai inovasi dalam mempromosikan inklusi finansial di konferensi tahunan Bloomberg bertemakan pemanfaatan data pada minggu lalu di New York, Amerika Serikat.

“Suatu kehormatan dapat membawa Indonesia ke panggung nternasional dalam teknologi big data. Responnya sangat positif,” ungkap Larissa Sidarto, selaku Direktur Business Development and Marketing HARA. Sidarto dan Magisha Thohir selaku Business Analyst berbagi pengalaman HARA dalam menggunakan data untuk mendorong inklusi finansial bagi petani di Indonesia. Bloomberg, perusahaan bisnis, teknologi, dan media terkemuka di dunia, menyelenggarakan konferensi Data for Good Exchange ke-6 pada 15 September 2019. Dengan tema “Data Science for the SDGs”.

Konferensi ini mendatangkan lebih dari 500 ahli bidang data lintas sektor industri untuk berbagi pengetahuan tentang inovasi data dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs) pada tahun 2030. Pembicara terkemuka, termasuk diantaranya Chief Technology Officer (CTO) Bloomberg, Shawn Edwards, Asisten Direktur Divisi Statistik PBB, Francesca Perucci, dan Managing Director The Rockefeller Foundation, Tariq Khokhar.

“Kesenjangan data dalam pencapaian SDGs tak lekang oleh waktu, inklusivitas, dan relevansinya untuk semua pengguna – jadi kita perlu mengubah cara dalam menghasilkan dan memanfaatkan data,” ungkap Perucci. Startup Agritech HARA berbicara tentang metode untuk menghadapi kesenjangan data.

Kurangnya data dan transparansi dalam sektor pertanian Indonesia mengakibatkan rendahnya inklusi keuangan hingga ekslusi petani dari institusi keuangan formal. Cara HARA dalam melakukan misinya telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam pemanfaatan data untuk memberikan akses finansial terhadap segmen masyarakat yang tidak terlihat oleh institusi keuangan formal. “Informasi ada di sekitar kita, namun sering kali terabaikan. Analisis data berdasarkan empati dan kemanusiaan dapat menyediakan perubahan yang dibutuhkan dunia” ungkap Sidarto. “Misi HARA adalah membuat informasi menjadi tersedia. Kami berupaya mengubah yang semula tak terlihat menjadi memiliki akses, dan data adalah kunci untuk semua ini.”

Baca Juga: Public Sale HARA Token Akan Segera Dibuka!

2 Bloomberg Conference HARA
Sidarto mewakili HARA, startup agritech dari Indonesia, berbagi pengalaman dalam menggunakan data untuk mendorong inklusi keuangan bagi petani.

Hingga saat ini, cakupan HARA tersebar lebih dari 400 desa di seluruh Indonesia. HARA bekerjasama dengan lebih dari 26.000 petani yang sebelumnya dianggap sebagai masyarakat ‘unbankable’. Dengan bantuan 700 tim lapangan dan lembaga mitra, HARA telah menyalurkan program pembiayaan senilai US$380.000 kepada lebih dari 2.500 petani dengan tingkat pengembalian hingga 97%.

Thohir menyatakan bahwa dengan mengimplementasikan program kredit yang sukses, HARA mengembangkan cara-cara untuk meningkatkan akses terhadap produk keuangan, termasuk asuransi pertanian, yang dapat mengurangi risiko keuangan dari gagal panen akibat cuaca, dan membangun kerjasama dengan para pemilik toko di desa untuk menghasilkan solusi yang tepat guna. “Konferensi Data for Good Exchange memberi gambaran komprehensif terkait penggunaan data yang dapat mengubah dunia. Informasi tidak hanya dapat menggambarkan suatu peristiwa, tetapi juga dapat membawa perubahan yang berdampak nyata. HARA adalah salah satu dari ekosistem data yang berupaya menciptakan tempat yang lebih baik bagi semua orang,” ungkap Thohir.

Bloomberg Data for Good Exchange
Panelis dari What Works Cities, Mastercard Center for Inclusive Growth, University of New Orleans, dan Walikota Dayton Ohio, membahas “How Data Can Help Build Cities That Work for All Residents”

“Konferensi ini mempertemukan institusi dan individu untuk menghasilkan solusi inovatif dalam menyelesaikan masalah sosial yang telah lama ada. Seringkali bahkan jawabannya tepat di depan mata,” tutup Sidarto.

Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Diklat Crypto Untuk Lawyer

Untuk info lebih detail tentang HARA, silahkan akses link berikut ini:

Website | Facebook | Twitter | Instagram | Telegram | YouTube