THETA Masih Terlihat Kuat Akibat 30 Juni 2021, Ini Analisis Harganya

THETA dan TFUEL dikabarkan mengalami apresiasi lebih dari 50% sejak adanya kabar pembaruan jaringan ke versi 3.0 di 30 Juni 2021.

Pembaruan sistem umumnya membentuk sentimen positif terhadap suatu crypto, terutama yang memiliki blockchainnya sendiri.

Asumsi ini ternyata masih terlihat terbukti nyata dengan harga THETA dan TFUEL yang naik akibat adanya peluncuran pembaruan untuk Theta Network.

THETA Naik 50% Lebih Mendekati Pembaruan Versi 3.0

Terlihat bahwa ekosistem Theta Network terus mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Kabar terbarunya adalah pembaruan jaringan untuk maju ke versi 3.0 yang nampaknya dianggap sebagai kabar positif oleh mayoritas investor.

Hal ini terlihat dari apresiasi token nyatanya yaitu THETA sebesar 50% dan juga crypto untuk biaya transaksinya, TFUEL, yang naik 70%.

Dikabarkan bahwa peluncuran pembaruan terhadap jaringan akan resmi terjadi pada 30 Juni 2021, yang dianggap akan membuat adopsi Theta Network semakin luas.

Perbandingan Harga THETA dan TFUEL

Apresiasi ini terlihat terjadi setelah Bulan Mei 2021 dimana THETA dan TFUEL mengalami apresiasi setelah mendapatkan kabar adopsi dari Creative Artists Agency (CAA).

CAA sendiri yang merupakan sebuah agensi di bidang hiburan dan olahraga, dikabarkan telah menjadi validator terbaru untuk Theta Network.

Kabar ini juga datang bersamaan dengan publikasi tentang fitur staking baru yaitu sistem one-click delegated staking untuk wallet di situs Theta.

Inovasi tersebut membuat adanya efisiensi dan kemudahan dalam proses staking untuk mendapatkan imbalan yang paling ideal untuk investor.

Untuk melakukan staking saat di Theta Newtork saat ini, terdapat persyaratan untuk memiliki 1.000 THETA.

Diprediksi Mengalami Apresiasi Jangka Panjang

Hingga 6 Juni 2021, lebih dari 60% telah terkunci di jaringan Theta Network untuk digunakan sebagai persyaratan menjadi validator.

Oleh karena itu, dengan semakin berkurangnya persediaan THETA, tercipta kelangkaan yang dapat membuat harganya terus naik jika permintaan juga naik.

Selain itu, adanya penguncian 60% tersebut juga mengurangi risiko tekanan jual berlebihan akibat berkurangnya jumlah THETA yang tersedia untuk dijual.

Sentimen positif terdekat saat ini adalah peluncuran protokol terbaru untuk Theta Network yaitu protokol versi 2.4.0 yang akan membawanya semakin dekat ke versi 3.0.

Sehingga walau saat ini terlihat masih tertekan oleh sentimen negatif pergerakan pasar crypto secara menyeluruh, THETA terlihat masih kuat.

Saat ini juga THETA merupakan satu dari sedikit crypto yang bergerak dalam candlestick bulanan hijau atau positif yang menandakan kuatnya ketertarikan saat ini.

Dalam jangka pendek, nampaknya THETA akan terimbas oleh kondisi pasar, namun tidak terlalu drastis.

Hal ini disebabkan sebelumnya, THETA sendiri telah mengalami konsolidasi setelah mengalami apresiasi yang cukup signifikan.

Sehingga koreksi kemungkinan besar hanya akan menuju batas bawah konsolidasi dan hanya akan terjadi dalam jangka pendek.

Grafik Harian THETAUSD

Untuk saat ini kemungkinan koreksi akan menuju ke $7,9 atau Rp112,7 Ribu sebelum dapat kembali naik dalam zona konsolidasi.

Jika kondisi pasar sudah mulai membaik, kemungkinan besar THETA dapat kembali bergerak naik bahkan mencapai $11,9 atau Rp169,79 Ribu.

Apresiasi tersebut nampaknya dapat terjadi mendekati 30 Juni 2021, yang diprediksi mayoritas analis akan menjadi dorongan positif untuk harga THETA.

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan analisis pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading.

Keuntungan dan kerugian yang didapatkan dari analisis ini merupakan tanggung jawab pembaca. Risiko ditanggung masing-masing.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.