Laporan Keuangan Ripple Perlihatkan Data Positif untuk XRP

Walau saat ini Ripple sedang mengalami kasus perselisihan dengan Securities Exchange Commission (SEC), laporan keuangannya menunjukkan adanya apresiasi kepemilikan XRP.

Saat ini ketertarikan terhadap Ripple juga terlihat terus mengalami apresiasi akibat adanya peningkatan dalam pengguna likuditas atau ODLnya.

Ripple Mengalami Apresiasi dalam Ketertarikan

Laporan keuangan Kuartal Pertama 2021 Ripple pada 6 Mei 2021 menyatakan pemilik XRP dalam jumlah besar atau whale naik 3,5%.

Alamat dompet digital investor besar XRP yang naik tersebut dikabarkan memiliki XRP dalam kisaran sepuluh Juta XRP.

Selain itu, dompet yang memiliki satu juta hingga sepuluh juta XRP juga naik sekitar 6,31% dalam kuartal pertama tahun ini.

Dalam laporan tersebut Ripple juga menyatakan bahwa apresiasi kepemilikan tersebut juga didorong oleh investor institusional.

Saat ini sentimen positif terhadap XRP juga terlihat terus meningkat dengan open interest pada kontrak futures yang naik sekitar 50%.

Open Interest yang naik secara positif tersebut menandakan bahwa mayoritas trader membuka posisi long atau beli, menandakan kepercayaan terhadap harga XRP akan naik.

Selain itu, saat ini jasa terhadap on demand liquidity atau jasa penyediaan likuiditas Ripple juga mengalami ketertarikan yang meningkat.

Hal tersebut membuat terjadinya penjualan XRP oleh Ripple yang meningkat pada tahun ini sekitar 50% dibandingkan kuartal akhir 2020.

Namun hal tersebut tidak perlu menjadi kekhawatiran untuk tekanan harga XRP, akibat penjualan tersebut hanya sekitar 0,07% dari transaksi global XRP.

Harga XRP Berpotensi Mengalami Apresiasi

Dengan kuatnya ketertarikan terhadap XRP, kemungkinan besar harganya berpotensi untuk bergerak naik lebih tinggi.

Namun nampaknya apresiasi itu akan penuh dengan beberapa fluktuasi mengingat masih tidak stabilnya kondisi persidangan dengan SEC saat ini.

Tapi dari kabar yang beredar, saat ini Ripple berada di posisi unggul terhadap SEC yang mendorong sentimen positif lebih tinggi.

Oleh karena itu, dengan kabar tersebut, kemungkinan besar ketertarikan terhadap XRP akan meningkat yang mendorong harganya naik akibat juga adopsinya yang terus naik.

Grafik Harian XRPUSD

Dari sisi teknikal, saat ini XRP berada pada kondisi konsolidasi antara $1,52 atau Rp21.718 hingga $1,64 atau Rp23.432.

Kemungkinan besar pergerakan akan berlanjut lebih jelas jika harganya mengalami pergerakan melewati salah satu batas harga tersebut.

Jika bergerak naik kemungkinan target selanjutnya berada pada $1,76 atau Rp25.147 hingga $1,97 atau Rp28.147.

Dalam jangka panjang, target untuk XRP berikutnya berada pada $3.18 atau Rp45.541 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

Saat ini batas bawah yang perlu dijaga berada pada $1.38 atau Rp19.717 yang jika ditembus kemungkinan akan melanjutkan koreksi terjadi lebih dalam.

Namun, melihat ketertarikan di sekitarnya dan apresiasi dari mayoritas Altcoins, kemungkinan besar harganya akan terus bergerak naik menuju target tersebut dalam jangka panjang.

Tapi perlu diingat kembali bahwa manajemen risiko wajib untuk tetap dilakukan untuk menjaga terhadap fluktuasi harga.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.