Cardano Ungguli Ethereum 2.0 dan Luncurkan Alonzo Testnet, Ini Analisis Harganya

CEO IOHK, Charles Hoskinson, baru saja menyatakan keunggulan Cardano (ADA) dibandingkan Ethereum (ETH) 2.0 dalam sebuah wawancara.

Ia percaya bahwa Ethereum 2.0 tidak akan memiliki dampak yang signifikan dan akan kalah dengan Cardano, mendekati peluncuran pembaruan jaringannya.  

Charles Hoskinson Nyatakan Cardano Kalahkan Ethereum 2.0

Kekurangan yang terus dinyatakan terhadap Ethereum 2.0 oleh Hoskinson adalah kurangnya implementasi governance.

Governance sendiri adalah metode dalam mengatur dan menerapkan perubahan terhadap blockchain atau proyek crypto dengan adanya pemungutan suara dari komunitas.

Hal tersebut akan membuat adanya beberapa aturan dan juga implementasi yang membuatnya dapat bergerak secara mandiri.

Cardano sendiri merasa bahwa blockchainnya akan menerapkan governance melalui fase Voltaire yang akan resmi membuatnya dalam bergerak secara automasi dan mandiri.

Baca juga: Apa itu Cardano? Panduan untuk Pemula

Hoskinson menyatakan bahwa untuk Cardano dapat bergerak penuh secara terdesentralisasi, ia membutuhkan infrastruktur yang memadai. Ia menyatakan,

“Untuk Cardano dapat bergerak secara terdesentralisasi, ia membutuhkan infrastruktur yang memadai di era Shelley ini. Namun infrastruktur tersebut juga membutuhkan kemampuan untuk terus dikembangkan seiring berjalannya waktu.”

Implementasi Voltaire sendiri sudah mulai berjalan dan saat ini terdapat sistem “pajak” untuk imbal hasil staking.

Selain itu terdapat sistem pemungutan suara yang membuat partisipasi komunitas Cardano lebih kuat dalam penentuan pembaruan.

Membandingkan governance Cardano dan Ethereum, Hoskinson menyatakan bahwa Ethereum 2.0 masih belum memperjelas evolusi jaringannya ke depan.

Hoskinson juga mempertegas kembali bahwa dalam pembaruan Ethereum 2.0, tidak ada sistem governance yang tegas dan jelas.

Persaingan Mengetat Mendekati Pembaruan Alonzo

Hoskinson juga baru saja memberikan kabar terbaru mengenai adanya pembaruan sistem smart contracts dalam Cardano.

Pembaruan tersebut akan dilakukan melalui pembaruan protokol bernama Alonzo yang saat ini berada di tahap Plutus Pioneer Program.

Saat ini fase Alonzo sedang berada di tahap uji coba atau berada di jaringan testnet Alonzo, yang kemungkinan akan terus dilakukan hingga mencapai stabilitas.

Kabar tersebut baru saja dipublikasi pada satu hari yang lalu, yang menyatakan bahwa akhirnya terdapat kabar terbaru mengenai pembaruan jaringan Cardano.

Kemungkinan penerapan secara nyatanya atau mainnet akan diimplementasikan pada Bulan Agustus 2021 menurut mayoritas analis di pasar.

Prediksi implementasi tersebut juga diperkuat oleh laporan dari U.Today, dimana Hoskinson menyatakan bahwa tiga bulan lagi mainnet akan berjalan.

Baca juga: Cardano Project Menawarkan Pelatihan Blockchain Untuk Siswa di Indonesia

Namun, smart contracts pada jaringan baru tersebut dikabarkan baru akan mulai resmi berjalan sekitar September 2021, saat mainnet sudah stabil.

Kabar ini diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk Cardano akibat akan semakin banyak proyek dan rekan yang tertarik pada blockchainnya dalam jangka panjang.

Analisis Pergerakan Harga ADA

Untuk saat ini nampaknya Cardano masih dalam pergerakan apresiasinya sejak Januari 2021. Hal ini berbeda dengan mayoritas crypto yang terlihat relatif lemah.

Satu pembeda utama adalah koreksi yang terjadi pada Cardano di Bulan Maret 2021 di saat crypto lain mengalami apresiasi.

Hal tersebut membuat apresiasi telah ternormalisasi terlebih dahulu sehingga pergerakannya masih terlihat relatif kuat.

Dengan adanya kabar pembaruan jaringan ini,, kemungkinan besar ke depannya ADA masih akan terus mendapatkan sentimen positif.

Selain itu, dengan semakin banyaknya partisipasi dari investor besar terhadap Cardano, kemungkinan besar harganya dapat terus naik dalam jangka panjang.

Grafik Harian ADAUSD

Untuk saat ini Cardano masih terlihat berkonsolidasi dalam jangka pendek dengan kemungkinan mengarah ke batas bawah sebelum dapat naik kembali.

Kemungkinan besar pergerakan hari ini akan menuju batas bawah pada $1.55 atau Rp22.147 sebelum dapat bergerak naik kembali akibat melakukan retest.

Namun jika terus turun kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada $1.27 atau Rp18.146 hingga $1 atau Rp14.288 yang merupakan batas pengaman apresiasi untuk terus terjadi.

Tapi jika terus naik kemungkinan besar ADA dapat mencapai $1.8 atau Rp25.720 hingga $2.3 atau Rp32.864.

Target jangka panjang Cardano utama saat ini kemungkinan besar berada pada $3.72 atau Rp53.154 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

*Disclaimer

Analisis merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan ajakan atau saran untuk investasi atau trading. Coinvestasi tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang didapatkan dari analisis dalam artikel ini.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.