Analis Terkenal Sebut Crypto Ini Bisa Naik ke $1000 Tahun Ini

Beberapa hari terakhir, terdapat satu analisis berupa video yang dibentuk oleh salah satu analis dan influencer tenar di dunia media sosial.

Analis tersebut adalah Coin Bureau yang akhir-akhir ini mendapatkan ketertarikan cukup tinggi dari mayoritas investor crypto.

Prediksi Apresiasi Litecoin

Sebelumnya, Coin Bureau sendiri telah berhasil memprediksi beberapa apresiasi crypto menuju target yang ia sampaikan.

Saat ini ia membahas satu crypto yang sudah berada cukup lama di dunia crypto yaitu Litecoin (LTC).

Litecoin sendiri nampaknya bangkit dalam kondisi apresiasi yang terjadi beberapa bulan lalu.

Mayoritas pasar menganggap bahwa opini Coin Bureau menjadi satu hal yang perlu dipertimbangkan akibat analisisnya yang relatif dalam dan cukup tepat.

Pernyataan itu juga nampaknya masih beredar di sekitar narasi bahwa adopsinya yang akan mendorong harganya naik.

Adopsi terbaru adalah bersama dengan Flare Networks yang akan memberikan kemampuan baru untuk Jaringan Litecoin.

Adopsi ini juga makin signifikan dengan dorongan dari Flare Networks yang akan membagikan tokennya SPARK kepada para pemilik crypto Litecoin.

Pembagian tersebut merupakan bagian dari Airdrop untuk memberikan insentif kepada investor Litecoin untuk tidak menjual kepemilikannya.

Selain itu, Coin Bureau memberikan beberapa data yang mendukung potensi apresiasi Litecoin terutama dalam ketertarikan terhadapnya. Ia menyatakan,

“Saat ini investor ritel  dan investor institusional melihat ketertarikan yang meningkat terhadap Litecoin dalam beberapa bulan terakhir. Mayoritas dana ini berasal dari Reksadana Litecoin Grayscale dimana Grayscale membeli sekitar 80% dari Litecoin yang ditambang di Februari 2021.”

Menurut video dari Coin Bureau, Litecoin dapat mengalami apresiasi namun tergantung kepada Bitcoin. Ia menyatakan,

“Jika Bitcoin mengalami apresiasi hingga dua sampai tiga kali lipat, mayoritas Altcoins yang memiliki kapitalisasi pasar besar akan mengalami apresiasi. LTC kemungkinan akan menjadi bagian dari apresiasi ini dan dapat mencapai $1.000 pada kondisi apresiasi pasar crypto.”

Kondisi ini diprediksi oleh mayoritas analis akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini.

Oleh karena itu, kemungkinan besar LTC dapat mencapai $1.000 atau sekitar Rp14,33 Juta pada tahun ini.

Litecoin Mencapai $1.000 Tahun Ini

Melihat akan banyaknya potensi kabar positif untuk harga Litecoin, kemungkinan besar target ini akan segera tercapai di tahun ini.

Namun kabar terbesarnya baru akan terjadi di sekitar Tahun 2023, dimana akan terjadi block halving yang akan membuat LTC semakin langka.

Sehingga dalam jangka pendek nampaknya apresiasi ini masih harus menunggu kabar-kabar terbaru yang hingga saat ini masih belum ada publikasi terbaru.

Walau masih merupakan opini dan analisis pribadi, Litecoin kemungkinan besar dapat mencapai apresiasi tersebut.

Hal ini disebabkan dukungan kondisi apresiasi pasar dan fundamental Litecoin sendiri yang tergolong bagus menurut mayoritas analis.

Dengan meningkatnya adopsi crypto, kemungkinan Litecoin akan juga ikut teradopsi akibat fundamental dan proyeknya yang merupakan wadah perpindahan crypto.

Saat ini LTC juga masih bergerak dalam koreksi bersama mayoritas crypto walau kemarin mengalami apresiasi sekitar 33,23%.

Kemungkinan konsolidasi masih akan terus terjadi hingga akhir Bulan bersama dengan banyaknya publikasi data perekonomian dan juga kedaluwarsanya mayoritas kontrak derivatif.

Jika ingin pulih kemungkinan besar Litecoin harus melewati batas atas di sekitar $200 atau Rp2,9 Juta hingga $300 atau Rp4,3 Juta yang dapat memulai apresiasi ke harga tertinggi baru.

Namun, untuk Litecoin dapat mencapai $1.000 atau Rp14,33 Juta hanya waktu yang dapat memastikan, tapi masih merupakan sebuah kemungkinan yang besar.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.