Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Mengenal SAND, Token Dunia Digital Baru di Bursa Indodax

Naufal Muhammad     Friday, April 9 2021

Bursa Indodax baru saja melakukan listing atau pendaftaran baru terhadap dua mata uang crypto pada Rabu, 7 April 2021.

Token tersebut telah mulai diperdagangkan di Bursa Indodax pada Kamis, 8 April 2021.

Mulai trading Bitcoin di Indodax sekarang 💰

Salah satu token ini bernama Sandbox (SAND) yang terlihat mengalami apresiasi signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas apa sebenarnya SAND dan bagaimana token tersebut bisa menarik perhatian banyak investor.

Mengenal Sandbox (SAND)

Sandbox adalah nama panggilan untuk permainan daring (game online) bernama The Sandbox Game.

Permainan ini bersifat seperti Minecraft atau Roblox, namun terdesentralisasi.

Sehingga, pemain dapat menciptakan “dunianya” sendiri dan “hidup” di “dunianya” sendiri secara digital.

Tipe permainan Sandbox seperti The Sandbox Game, Minecraft, dan Roblox, sudah tidak diragukan lagi memiliki ketertarikan yang cukup tinggi.

The Sandbox Game sendiri berdiri di 2011, dan memiliki lebih dari 40 Juta pengunduh (download) dan 70 Juta dunia digital yang dibentuk oleh komunitas pemainnya hingga 2020.

Sehingga permainan ini memiliki ketertarikan yang cukup tinggi dengan pemain yang memiliki umur beragam.

Baca juga: Nvidia Digugat Karena Menyamarkan $1Miliar di ‘Fickle’ Crypto Mining Sales sebagai Pendapatan Gaming

Tujuan dari The Sandbox Game sendiri adalah menciptakan adopsi blockchain terbaru untuk dunia gaming.

SAND bergerak pada jaringan Ethereum, sehingga bersifat token ERC-20 dan memiliki keterbatasan dalam persediaan yaitu pada 3 Miliar SAND.

Kegunaan Token

Token ini akan digunakan untuk tiga hal. Pertama adalah sebagai alat tukar pada keseluruhan ekosistem The Sandbox Game.

Mengingat adanya dunia digital, seluruh aset termasuk tanah pada dunia tersebut apat diperjualbelikan, sehingga alat tukarnya adalah SAND.

Kedua adalah sebagai untuk governance atau partisipasi pada jaringan dan ekosistem keseluruhan The Sandbox Game.

Dengan fungsi tersebut, maka pemilik token SAND dapat berpartisipasi dalam pemungutan suara untuk beberapa inovasi dalam ekosistem The Sandbox Game.

Baca juga: Tim Pembuat Angry Birds Dapat Dana $40 Juta untuk Network Gaming Blockchain

Ketiga adalah sebagai alat untuk staking. Namun, SAND memilik mekanisme staking yang berbeda yang terbagi menjadi dua.

  • Pertama adalah staking untuk likuiditas atau liquidity pool pada Uniswap, bursa terdesentralisasi utama Ethereum.
  • Kedua adalah staking melalui kepemilikan tanah atau properti pada The Sandbox Game, yang akan menghasilkan keuntungan melalui SAND.

Mengapa Menarik?

SAND menjadi menarik akibat kegunaannya di dunia gaming yang memiliki pangsa pasar cukup besar, terutama di industri genre game Sandbox.

Tidak seperti Minecraft atau Roblox, The Sandbox Game bergerak secara terdesentralisasi dan tidak sepenuhnya dikendalikan oleh perusahaan yang memiliki game.

Pada Minecraft dan Roblox, seluruh kreasi yang diciptakan oleh pemain jatuh kepada kepemilikan perusahaan penerbit game.

Walau kreasi tersebut tertera dalam akun pemain, pemain tidak bisa memanfaatkan dan menghasilkan uang dari ciptaannya.

Dengan The Sandbox Game, pemain dapat menghasilkan uang dengan kreasinya, akibat seluruh ciptaan dan kreasi menjadi penuh kepemilikan pemain.

Sehingga, dunia digital yang diciptakan oleh pemain dapat dijual atau bahkan disewakan untuk sesama pemain lain.

Dunia digital tersebut juga dapat digunakan untuk membangun ekosistem sendiri seperti membentuk permainan kecil (Mini Games) yang juga dapat menarik penggunaan.

Baca juga: Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)

Mengingat adanya tanah atau properti di dunia digital tersebut, kedua hal itu bisa disewakan untuk pihakk lain yang ingin memanfaatkan dunia digital yang telah diciptakan.

Di luar properti dan tanah, terdapat beberapa alat digital yang bisa diperjualbelikan seperti avatar, senjata untuk digunakan dalam permainan, pakaianuntuk avatar, dan lainnya.

Semua ekosistem ini akan menggunakan alat tukar SAND, sehingga ada kemungkinan apresiasi harganya akan tinggi bersama manfaatnya.

Dunia digital menjadi salah satu fenomena yang sedang naik akibat ketenarannya yang meningkat terutama dalam masa pandemi ini.

Oleh karena itu, SAND akan menjadi bagian penting dalam fenomena ini yang dapat mendorong harganya untuk naik lebih tinggi.

Potensi Apresiasi Lebih Tinggi

Dari sisi teknikal, saat ini harga SAND sudah terlihat naik secara signifikan sehingga kemungkinan besar akan terjadi koreksisebelum mengalami apresiasi kembali.

Hal tersebut disebabkan apresiasinya di 2021 yang telah melebihi 1.000% sehingga saat ini koreksi kemungkinan akan terjadi.

Harga juga saat ini sedang berada di batas bawah zona apresiasi yang mendukung kemungkinan sebelum naik kembali lebih tinggi dari harga tertinggi sebelumnya.

Pergerakan Harian SANDUSD

Saat ini batas pengaman apresiasi berada pada $0,628 atau Rp9.151 yang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi dalam jangka pendek.

Batas atas yang perlu dilewati sebelum naik kembali berada pada $0,714 atau Rp10.404 sebelum naik kembali melanjutkan apresiasinya menuju $0,84 atau Rp12.240.

Diskon 20% Biaya Trading di Binance 💰

Dalam jangka panjang, melihat ketertarikan di sekitarnya yang cukup tinggi, kemungkinan apresiasi dapat mencapai $1,36 atau Rp19.817 hingga $2,2 atau Rp32.058.

Saat ini jika ingin membeli SAND beberapa bursa indonesia sudah menyediakan seperti Indodax dan Tokocrypto.

Sehingga, SAND sudah mudah untuk diakses, namun sebelum membeli ada baiknya investor melakukan analisis pribadi

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.