Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

ULASAN BITCOIN HALVING CELEBRATION 2020!

anisa giovanny     Monday, May 18 2020

Halving Bitcoin merupakan peristiwa penting yang tidak boleh dilewatkan, momen ini hanya terjadi empat tahun sekali. Karena itu untuk memeriahkan Bitcoin Halving 2020, Coinvestasi pun menghadirkan acara Bitcoin Halving Celebration: Menakar Nasib Bitcoin Halving 2020.

Baca juga: Menakar Nasib Halving Bitcoin di Tengah Pandemi Covid

Acara ini dilangsungkan melalui kegiatan live streaming di Youtube pada 12 Mei. Menghadirkan lima pembicara yakni, Asih Karnengsih dari AsosiasI Blockchain Indonesia, Danny Taniwan Founder Cryptowatch, Teguh Harmanda COO Tokocrypto, Jeth Soetoyo CEO Rupiah Token dan PINTU dan Rexy Fayed marketing manager Binance.

Bagi Anda yang sempat terlewat berikut ini adalah recap dari acara Bitcoin Halving Celebration.

Bitcoin Memiliki Peluang Panjang untuk Saingi Emas

Di sesi pertama, Dany taniwan membahas seputar Bitcoin Halving secara general di mana Bitcoin Halving adalah peristiwa pengurangan separuh reward bagi para penambang asset itu. Di tahun 2009, untuk 10 menit penambangan akan mendapatkan 50 BTC.

Lalu ada halving pertama yang membuat hanya dapat 25 BTC setiap 10 menit penambangan. Kemudian setelah halving kedua mendapatkan 12,5 BTC, kemudian setelah halving ketiga 6,25 BTC. Nah, sekarang kita sedang menjalani 6,25 BTC.

 “  Setelah halving ini, block reward akan berkurang, tetapi nanti transaction fee nantinya akan mengcover, dan fokus utama setelah halving ini adalah miners. Tanpa miners, Bitcoin tidak akan jalan. Jadi miners harus survive dulu, “ jelas Danny

Ia juga mengatakan jika di tahun ini inflasi setelah halving Bitcoin ketiga adalah 1,8% dan mengacu pada model Stock to Flow harga Bitcoin sesudah halving masih perlu ditinjau lebih lanjut lagi.

“ Kita berada di keadaan Growth yang diharapkan akan mencapai All-Time-High yang belum diketahui apakah akan lebih tinggi 100 ataupun 1000% dari harga sekarang. Tetapi, jika melihat grafik ini, bitcoin diprediksi akan mencapai All-Time-High di $100.000 Opportunity Bitcoin masih panjang untuk bisa menyaingi emas, USD, dan global currency, “ katanya.

Halving Membawa Adopsi Baik untuk Blockchain Indonesia

Di sesi selanjutnya ada Asih Karnengsih dari Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).  Di sini ia memaparkan jika halving bisa membawa adopsi yang baik bagi blockhain di Indonesia. Contohnya di tahun 2017 akhir, hanya ada 7 perusahaan blockchain Indonesia.

Namun saat ini, ada lebih dari 60 project blockchain di Indonesia dengan use case nya masing-masing.  Dengan informasi soal Blockchain yang semakin banyak, maka informasi Bitcoin juga bisa terangkat karena blockchain adalah hal yang tidak bisa dilepaskan dari Bitcoin.

Di tahun 2017 ketika Bitcoin mencapai all time high diangka $20.000, mulai banyak orang mengenal dan menabung dengan trading Bitcoin.

“Bitcoin menjanjikan traceability, transparansi & tanpa ada pihak ketiga. membuat bitcoin berbeda dengan sarana investasi lain, regulasi dari pemerintahan. Tahun 2018, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sudah menganggap Bitcoin sebagai asset komoditas, yang berarti sudah legal untuk diperjual belikan, dengan mengenal Bitcoi. Pasti akan juga mengenal teknologi blockchain,” jelas Asih.

Dampak Bitcoin Halving bagi Altcoins

Pembicara ketiga adalah Jeth Soetoyo, CEO Rupiah Token dan Pintu ini menjelaskan mengenai dampak Bitcoin Halving terhadap altcoins.

“ Selalu ada satu raja adalah cryptocurrency dan itu adalah Bitcoin,“ katanya

Meskipun BTC adalag rajanya namun sifat-sifat dari BTC ini juga dimiliki oleh altcoin lainnya. Seperti Litecoin dan lain sebagainya, dan biasanya harga altcoin akan mengikuti harga Bitcoin.  

Untuk stablecoin cenderung lebih stabil karena harganya mengikuti harga mata uang fiat.

“ Yang menarik jika ada kenaikan volume pada cryptocurrency, demand pada stablecoin juga ikut naik. Namun tetap adda banyak skenario harga bisa naik juga bisa turun. Masih harus banyak dilakukan research dan tergantung pada masing-masing cryptocurrency atau tergantung dari altcoin itu sendiri, “ papar Jeth.

Bitcoin Halving Bisa Ciptakan Ekosistem Baru

Pembicara selanjutnya yang memaparkan materi adalah Teguh Harmanda, COO Tokocrypto. Di kesempatan tersebut ia memaparkan soal nasib Bitcoin apakah bisa mengulangi kejayaannya apda tahun 2017 saat harganya $20.000

“ Jika mengacu pada ekspektasi para trader yang menyebutkan bahwa harga bitcoin akan langsung naik setelah harga halving, itu sama sekali tidak.  Saya menganggap bahwa pergerakan harga BTC tidak akan langsung naik pasca halving. Butuh waktu beberapa bulan untuk melihat pergerakan kenaikkannya, “ katanya.

Di tahun ini pun tentu berbeda dengan tahun 2017, di halving ketiga ini dunia sedang dalam situasi pandemi covid-19 yang sedikit banyak juga memengaruhi harga Bitcoin.

“ Apakah ini akan lebih dari tahun 2017? Ya, setelah pandemik selesai, saya rasa akan terbentuk harga baru, serta juga kemungkinan akan terbentuk cryptoeconomics baru. Hal ini mengingat orang-orang juga sudah mulai mengerti bitcoin dan blockchain, recovery akan semakin baik dan kemungkinan akan ada, “ jelas Teguh

Namun Ia optimis jika momen ini bisa memunculkan ekosistem baru yang terbentuk seiring dengan meningkatkanya teknologi blockchain.

Dampak Bitcoin Halving Bagi Investor dan Miners

Pembicara terakhir adalah Rexy Fayed, Marketing Manager Binance. Ia menjelaskan dampak halving bagi investor dan miners.

Bagi investor Bitcoin tetap jadi peluang. Hal ini mengingat biasanya akan ada impact pada harga secara positif. Media dan publik menjadi tertarik dan akhirnya membuat user-user baru. Sedangkan untuk miners ada dua yang perlu dilihat yakni miners tradisional (individu) dan  mining pool (consorsium atau perkumpulan dr miners-miners)

“ Tradisional Miners dan mining pool ini harus dibedakan karena mereka datang dari industri yang berbeda.  Biasanya tradisional miners bergabung ke mining pool krn lebih efisien. Kedepannya, persaingan bukan hanya soal listrik lebih murah, setup harga lebih bagus, tetapi juga pasti ke depannya harus ada teknologi yang lebih advance dengan hash rate yang lebih tinggi, “ kata Rexy.

Halving Bitcoin sejauh ini juga  selalu memberikan dampak positif pada industri crypto.  Misalnya di 2012 Bitcoin mengalami komersialisasi, dan setelah halving 2016 ada peningkatan SDM yang berkecimpung dalam teknologi blockchain. Di halving 2020 diharapkan aka nada konsumerisme di mana platform-platform akan  berusaha untuk memberikan layanan yang baik kepada penggunna asset crypto.


Itu dia ulasan singkat seputar Bitcoin Halving Celebration. Versi lengkapnya Anda dapat menonton video di bawah ini.