Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Cara Mendapatkan Passive Income dari Aset Crypto

anisa giovanny     Friday, September 18 2020

Ketika uang sudah bekerja untuk kita dan bukan sebaliknya, atau ketika tanpa usaha besar tapi penghasilan tetap stabil, saat itulah kita bisa menyebut bahwa kita berhasil memperoleh passive income. Ini adalah sebuah penghasilan di mana kamu hanya tinggal menunggu uang datang dan mengisi dompet setiap bulan.

Salah satu cara untuk mendapatkan passive income adalah menggunakan cryptocurrency. Ada beberapa cara untuk mendapatkan passive income dari aset crypto yakni staking,  lending, masternodes, dan mengikuti program affiliate. Selengkapnya dapat kamu temukan di artikel berikut ini. 

Passive Income dari Aset Crypto 

Staking

Staking ini adalah salah satu cara termudah untuk mendapatkan passive income dari aset crypto dan bisa digunakan oleh pemula. Cara ini pada dasarnya adalah alternatif dari mining aset crypto, dalam proses stake ini menggunakan mekanisme proof of stake.

Sesuai namanya ini adalah proses di mana kamu memberikan sejumlah koin minimal ke dalam jaringan blockchain untuk bisa menjadi validator. Jika kamu sukses menjadi validator, kamu bisa mendapatkan imbalan berupa bunga karena sudah berkontribusi di dalam jaringan blockchain aset yang kamu gunakan. 

Sederhananya staking ini mirip dengan deposito di bank, ada jumlah minimal koin yang harus kamu setorkan dan akan ada perkiraan jumlah keuntungan atau bunga yang diperoleh.

Baca juga: Cara Staking Aset Crypto Menggunakan Staking Pool

Dalam staking ini kamu bisa menggunakan staking pool atau staking exchange agar proses staking bisa lebih mudah dan pendapatan lebih konsisten. Namun perlu diingat setiap pool atau exchange memiliki syarat, ketentuan dan biaya tambahan untuk proses staking. 

Jika kamu ingin melakukan staking dan mengetahui keuntungannya, kamu bisa melakukan simulasi keuntungan staking di sini.  

Baca juga: Apa itu Staking? Panduan lengkap untuk Pemula

Lending atau Pinjaman

Memberi pinjaman adalah cara untuk mendapatkan pendapatan pasif dengan mendapatkan bunga dari individu yang meminjam mata uang crypto kamu. 

Ada banyak platform lending untuk crypto, kamu bisa menemukannya di DeFi, di sini kamu akan menemukan berbagai project yang memberikan layanan lending, di mana kamu bisa berperan sebagai pemberi pinjaman dan akan mendapatkan bunga dari aset yang dipinjamkan.

 Lending crypto saat ini pun sedang populer seiring dengan berkembangnya DeFi. Platform yang bisa dipilih untuk lending di DeFi diantaranya adalah Aave, Maker atau Compound. Metode ini ideal untuk pemegang crypto jangka panjang yang ingin meningkatkan kepemilikannya dengan sedikit usaha tanpa harus melakukan trading.  

Baca juga: Apa itu DeFi

Menjalankan Masternodes

Serupa dengan mempertaruhkan cryptocurrency Proof-of-Stake (PoS), kamu juga dapat menjalankan masternode. Masternode adalah jenis node dalam jaringan blockchain yang menjalankan fungsi tertentu. Node ini umumnya dibuat oleh anggota komunitas yang berdedikasi dan memerlukan investasi awal dari koin yang dipertaruhkan untuk disiapkan. 

Masternode pertama diluncurkan oleh mata uang digital DASH yang berfokus pada privasi untuk memfasilitasi fitur PrivateSend-nya. Untuk mengatur masternode DASH, pengguna harus “mengunci” 1.000 DASH (saat ini bernilai sekitar $120.000). Sebagai imbalannya, operator masternode DASH menerima pengembalian investasi sebesar 6,45 persen dan memiliki suara dalam keputusan tata kelola proyek. 

Meskipun menjalankan masternode DASH terlalu mahal untuk investor mata uang kripto kebanyakan, ,masih ada pilihan masternode lain yang dapat digunakan. Menurut Masternodes.online, ada lebih dari 470 koin untuk masternode.

Altcoin seperti PIVX, ZCoin, dan Horizen, memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan masternode dengan ROI yang baik tanpa investasi awal yang terlalu mahal. Misal, untuk mengoperasikan masternode PIVX, hanya diperlukan 10.000 PIVX (yang saat ini berharga sekitar $9.000), dan pemegang diperkirakan bisa mendapatkan keuntungan lebih dari 12 persen per tahun. 

Program Affiliate 

Beberapa bisnis crypto akan sering mengadakan program affiliate yang bertujuan untuk mengajak pengguna baru sebanyak-banyaknya. Kamu bisa mengikuti program ini, dan jika sudah mendapatkan link afiliasi maka bisa kamu sebarkan dan ajak sebanyak-banyaknya orang untuk mendaftar di bursa menggunakan link afiliasi kamu. Semakin banyak orang yang bergabung dengan link afiliasi tersebut, maka kesempatanmu untuk mendapatkan komisi atau pendapatan dari bursa semakin besar. 

Program afiliasi ini bisa kamu lakukan dengan bermodalkan internet dan smartphone, dan jika kamu  memiliki pengikut media sosial besar, program afiliasi dapat menjadi cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 


Cara-cara tersebut dapat kamu coba gunakan untuk memanfaatkan aset crypto yang dimiliki sebagai passive income. Cara ini cenderung lebih rendah risikonya dibandingkan dengan kegiatan trading.

Baca juga: Bitcoin VS 5 Saham Perusahaan Teknologi, Mana Lebih Profit?

Passive income crypto hampir mirip dengan passive income instrumen investasi lainnya, kamu harus menyediakan modal aset terlebih dahulu, memilih mau investasi dengan cara apa dan tentunya mengetahui segala risiko dan keuntungan yang diberikan dari proses investasi aset crypto untuk mendapatkan passive income.