Kemungkinan Bitcoin Tembus 700 Juta di 2020

Dhila Rizqia     Thursday, November 14 2019

Kemungkinan Bitcoin tembus angka 700 Juta Rupiah atau $55,000 pada Mei 2020 berkaitan dengan halving. Setidaknya begitulah yang diperkirakan dengan model stock-to flow.

Jadwal pasokan Bitcoin adalah Bitcoin baru yang diterima oleh para penambang sebagai reward untuk mengamankan jaringan Bitcoin secara efektif. Reward untuk miner dijadwalkan akan berkurang setiap empat tahun, dengan ‘Halving’ berikutnya dijadwalkan untuk Mei tahun depan.

‘Halving’ ini akan secara dramatis mengurangi ‘aliran’ aset yang sudah langka dan memiliki potensi untuk efek dramatis pada harga Bitcoin dan pasar crypto. Tetapi seberapa besar nilainya?

Kelangkaan Bitcoin dan Stock-to-Flow

Akhir-akhir ini ada upaya untuk menggambarkan kelangkaan Bitcoin yang semakin meningkat ini dalam model Stock-to-Flow seperti yang ditulis oleh PlanB pada akun Mediumnya.

Saifedean Ammous berbicara tentang kelangkaan dalam hal rasio stock-to-flow (SF). Dia menjelaskan mengapa emas dan bitcoin berbeda dari komoditas konsumsi seperti tembaga, seng, nikel, kuningan, karena mereka memiliki SF tinggi.

Model stock-to-flow dapat digunakan untuk mengikuti stok (pasokan yang ada), aliran (pasokan baru) dan harga aset tertentu.

rasio AS komoditi keuangan

Dari tabel di atas diketahui, emas memiliki SF 62 tertinggi, butuh 62 tahun produksi untuk mendapatkan stok emas saat ini. Perak di posisi kedua dengan SF 22. SF tinggi ini membuatnya menjadi barang moneter.

Menariknya, karena aliran Bitcoin telah menurun relatif terhadap stoknya dari waktu ke waktu, harganya telah meningkat dan secara kasar mengikuti model stock-to-flow.

“Stok Bitcoin yang ada pada 2017 sekitar 25 kali lebih besar dari koin baru yang diproduksi pada 2017. Ini masih kurang dari setengah rasio untuk emas, tetapi sekitar tahun 2022, rasio stock-to-flow Bitcoin akan menyusul dari emas “- Ammous

Stok bitcoin saat ini mendekati 18 juta sedangkan alirannya sekitar 0,7 juta per tahun untuk rasio SF 25. Ini menempatkan bitcoin dalam kategori barang moneter seperti perak dan emas. Nilai pasar Bitcoin dengan harga saat ini adalah $70milyar.

bitcoin price rasio SF
Kelangkaan Bitcoin dalam model Stock-to-Flow. Sumber: PlanB

Dalam grafik di atas, titik-titik berwarna adalah Bitcoin sedangkan titik abu-abu adalah Perak dan titik kuning adalah Emas. Bitcoin sejauh ini bergerak naik dan ke kanan seiring dengan meningkatnya kelangkaan. Perhatikan bahwa sumbu y pada grafik di atas adalah logaritmik dan bahwa ‘nilai pasar’ Emas dekat dengan US$10tr vs kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini US $175 miliar.

Menurut Henrik Andersson, Chief Investment Officer dari Apollo Capital, Pasokan Bitcoin akan dipotong setengah lagi. Inflasi Bitcoin dapat dihitung sebagai rasio Stock-to-Flow terbalik. Setelah Mei 2020, inflasi Bitcoin akan berada di sekitar 0,35 / 18 = 1,9%.

Jika model ini terus bertahan, Bitcoin tembus target harga $55.000 atau sekitar 700 Juta Rupiah pada Mei tahun depan.

Apakah Ini Saat yang tepat beli Bitcoin?

Kalau begitu apakah sekarang saat yang tepat untuk beli bitcoin supaya untung?

Lonjakan harga fantastis yang diprediksikan mungkin akan benar-benar terjadi. Namun, investasi apa pun tanpa bekal dan ilmu yang memadai bisa berujung buntung.

Untuk menjawab pertanyaan dan keraguan mengenai kondisi market bitcoin dan altcoins di tahun 2020 COINFEST Roadshow kembali hadir!

Mulai 3 Desember hingga 14 Desember 2019 COINFEST Roadshow akan diselenggarkan di Medan, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Para ahli dari exchange terkemuka Indodax, Binance, SnapEx, OKEx, Bithumb dan Zipmex akan memberikan analisis bitcoin dan altcoins secara fundamental dan teknikal, disertai tips strategi trading yang menguntungkan.

Pembelian tiket kunjungi www.coinfest.id