Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Uniswap Lewati Volume Perdagangan Tertingginya! Darimana Transaksinya?

Naufal Muhammad     Tuesday, December 15 2020

Uniswap dikabarkan baru saja melewati $50 Miliar dalam volume perdagangannya sejak berdirinya kurang dari dua tahun yang lalu. Namun, banyak pihak yang merasa skeptis mengenai asal dari transaksi ini yang membuat volume naik secara signifikan.

Jumlah ini merupakan pencapaian untuk sektor Decentralized Exchange (DEX). Hal ini disebabkan selama ini sangat sedikit yang bisa mencapai angka tersebut dan mengingat juga bahwa Uniswap baru saja bergerak selama kurang dari dua tahun.

Uniswap Mendapatkan Pencapaian Baru

Hari ini, Hayden Adams, pencipta dari Uniswap baru saja mengumumkan di Twitter bahwa inovasinya telah mencapai sebuah pencapaian baru. Beliau menyatakan bahwa Uniswap telah mencapai lebih dari $50 Miliar dalam volume perdagangannya sejak berdiri.

Secara rinci, beliau menyatakan bahwa volume transaksi ini tersebar pada lebih dari 26.000 pasangan mata uang kripto. Beliau juga menyatakan bahwa yang perlu dilakukan sekarang adalah menduplikasi sebesar 19 kali untuk mencapai $1 Triliun.

Saat ini, volume transaksi telah mencapai $51.684.721.507 saat artikel ini di tulis. Angka ini membuat volume perdagangan telah menembus hampir $2 Miliar lebih dari volume tertingginya sepanjang masa.

Baca juga: Cara Mendapatkan Airdrop Token CSM Lewat Uniswap

Jika Uniswap berhasil menjaga volumenya pada $10 Miliar per bulan dalam tiga bulan ke depan, terdapat perhitungan bahwa volumenya dapat mencapai $1 Triliun dalam 8 tahun.

Terdapat Pihak Skeptis

Layaknya seluruh pencapaian, pasti akan ada beberapa pihak yang tidak senang atau tidak setuju dan merasa ada kecurangan. Hal ini tidak luput dari Uniswap dimana banyak pihak yang skeptis mengenai pencapaian dalam volume perdagangannya.

Beberapa pihak di komunitas kripto masih merasa ada hal yang janggal terhadap volume perdagangan yang besar tersebut. Hal ini disebabkan tidak ada fitur KYC (Know Your Costumer) dalam exchange tersebut serta tidak ada proses vetting atau pemeriksaan lata belakang untuk koin yang terdaftar.

Salah satu pihak di Twitter dengan nama cyber_hokie menyatakan bahwa transaksi yang besar ini berasal dari pasar gelap yang berisi kecurangan dan pencucian uang. Pernyataan ini bisa jadi benar namun sangat mungkin juga hanya sebuah asumsi akibat fitur biaya tetap Uniswap yang membuat hal negatif tersebut sulit dilakukan.

Namun sayangnya, potensi bahwa pernyataan tersebut untuk menjadi benar masih sangat mungkin. Hal ini disebabkan platform Uniswap sering menjadi tujuan untuk penggelapan dana dan pencucian uang.

Pada Bulan September, peretas yang mencuri kripto senilai $200 Juta dari KuCoin mengirim SNX senilai $1,2 Juta ke Uniswap. Perilaku ini menjadi salah satu contoh pencucian uang yang membuat sentimen di sekitar Uniswap masih negatif.

Uniswap Tetap Maju dengan Kuat

Pengguna Twitter bernama QueenCryptoCat membuat spekulasi bahwa setengah dari volume perdagangan berasal dari kegiatan kriminalitas. Pengguna ini juga membuat pertanyaan apakah mungkin jika terjadi segregasi antara transaksi legal dan kriminalitas.

Sejak meluncurkan iterasi keduanya dengan V2 pada 18 Mei 2020, jumlah dana yang terkunci di jaringannya telah naik dari $36,5 Juta menjadi $1,37 Miliar. Data ini direkam oleh DeFi Pulse yang juga membuat Uniswap naik menjadi posisi kelima dalam kategori jaringan DeFi terbesar.

Uniswap telah menghadapi banyak kompetisi mulai dari pihak yang ingin merusak sistem hingga kompetitornya SushiSwap. Saat ini SushiSwap berada satu peringkat di belakang Uniswap dengan jumlah dana $1,7 Miliar dalam pengelolaannya.

Tetapi hingga saat ini Uniswap masih terlihat unggul dibandingkan kompetitornya. Menurut Dune Analytics, Uniswap mencerminkan 59,5% pangsa dari volume perdagangan DEX secara mingguan.

Data diambil dari Dune Analytics

Wadah ini juga telah mengalahkan saingannya dari jumlah pengguna yang dimiliki dengan lebih dari 101.000 rekening yang aktif dalam tujuh hari terakhir. SushiSwap berada di belakangnya dengan 3.392 pengguna, diikuti Kyber dengan 1.662, Curve dengan 982, dan 0x dengan 859.

Pihak lain yang dapat menjadi kompetitor adalah Polkaswap yang kemungkinan akan mulai maju pada tahun 2021. Tetapi, walaupun memiliki sentimen negatif dan saingan yang kuat, Uniswap diprediksi akan maju terus dengan kuat.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini