Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Terlambatkah Membeli Bitcoin? Analisis Ini Jawabannya

Naufal Muhammad     Monday, January 4 2021

Banyak investor ritel awam yang merasa bahwa saat ini harga Bitcoin sudah terlalu tinggi. Hal ini disebabkan harga Bitcoin yang terus membentuk harga tertinggi baru dimana saat ini telah berhasil mencapai $34.000 walau sedang mengalami koreksi.

Akibatnya, banyak pihak yang ragu untuk membeli karena khawatir harganya akan turun setelah melakukan pembelian. Walau kemungkinan tersebut masih ada, analisis ini membuktikan bahwa tidak ada waktu yang terlambat untuk membeli Bitcoin.

Analisis Bitcoin Stock to Flow

Salah satu analisis yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan harga Bitcoin ke depannya adalah analisis Stock to Flow. Analisis ini memperlihatkan perbandingan antara beberapa aset untuk menjadi cerminan prediksi.

Prediksi ini dapat menjadi jawaban untuk terlambat atau tidaknya pembelian Bitcoin akibat memprediksi potensi keuntungan di depan. Salah satu pihak yang telah membuat analisis dengan metode ini adalah Plan B.

Baca juga: Survey Bitcoin di Indonesia 2020: Ketertarikan tentang Bitcoin Meningkat

Plan B menggunakan analisis Stock to Flow untuk melihat perkembangan harga Bitcoin dengan membandingkan pergerakannya di masa lalu. Analis dari Plan B membandingkan pergerakan tahun 2012 hingga 2016, pergerakan 2016 hingga 2020, dan pergerakan 2020 hingga saat ini.

Dari analisis tersebut, terjadi penyamarataan skala dimana semua harga dibentuk untuk mencerminkan pergerakan harga saat ini. Dari analisis tersebut dapat dilihat bahwa jika bercermin pada pergerakan masa lalu, Bitcoin dapat menyentuh harga $100.000 dalam 3 hingga 8 bulan ke depan.

Sehingga analisis tersebut dapat menjawab bahwa tidak ada kata terlambat untuk investasi terutama terhadap Bitcoin. Hal ini disebabkan adanya potensi keuntungan yang cukup besar di waktu yang akan datang.

Metode Dollar Cost Averaging

Namun, agar investasi dilakukan secara aman, terdapat beberapa metode untuk menjaga dana investor, mengingat masih adanya potensi penurunan harga atau koreksi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode Dollar Cost Averaging atau (DAC).

Metode ini sering digunakan oleh mayoritas perusahaan investasi dan pengelola dana. Hal ini disebabkan metode ini dapat memberikan keamanan dana terutama dalam investasi akibat bagian dari diversifikasi melalui waktu.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Bitcoin Melambung Tinggi ke Rp411 Juta!

Metode ini dilakukan dengan menginvestasikan sejumlah uang yang tetap dalam beberapa waktu yang berbeda. Hal ini dilakukan mayoritas investor besar untuk memitigasi risiko dari investasi akibat dari fluktuasi harga.

Sebagai contoh nyata, metode ini dapat digunakan dalam investasi Bitcoin dimana dapat terjadi averaging up atau averaging down. Averaging up dilakukan saat harga naik dimana investasi dilakukan bersama harga yang naik, sedangkan averaging down dilakukan saat harga turun.

Oleh karena itu dengan melakukan metode DAC ini, walaupun harga mengalami penurunan, rata-rata keuntungan di portfolio investasi menjadi tetap aman. Selain itu, keuntungan yang didapat saat harga naik adalah investor mendapat keuntungan saat harga naik dan tetap dapat melakukan investasi di harga yang lebih tinggi akibat tetap memiliki dana.

Buat kamu yang ingin beli Bitcoin sedikit demi sedikit bisa mulai beli di bursa crypto yakni PINTU. Di sini kamu bisa beli Bitcoin mulai dari Rp100.000 saja!

Mulai trading Bitcoin di Pintu sekarang 💰

Tidak Ada Waktu Yang Tepat

Metode tersebut menjadi salah satu solusi untuk mempermudah investor memitigasi risiko dalam investasi. Namun, untuk menjawab pertanyaan apakah ada waktu yang tepat untuk melakukan investasi, mayoritas pasar percaya bahwa jawabannya tidak ada waktu yang tepat.

Baca juga: 6 Alasan Kenapa Kamu Harus Investasi Bitcoin di 2021

Hal ini disebabkan pasar keuangan yang akan selalu bergerak akibat fluktuasinya yang cukup tinggi, terutama saat ada sentimen besar. Sehingga walau banyak analisis yang dapat dilakukan, secara fakta tidak ada waktu yang tepat untuk memulai investasi kecuali sekarang.

Menurut mayoritas analis dan investor, pola pikir ini berlaku untuk investasi akibat jika terus menunda, tidak akan ada dorongan untuk memulai. Sehingga mengingat investasi juga dilakukan untuk jangka panjang, tidak ada waktu yang tepat akibat semakin lama berinvestasi akan semakin besar keuntungannya.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini