Senator Amerika Serang Crypto! Banyak Bantahan dari Beberapa Pihak

Naufal Muhammad

29th July, 2021

Senator-senator beberapa komite terkait keuangan di Amerika baru saja menjalankan diskusi atau hearing terkait crypto.

Salah satu yang terlihat paling vokal nampaknya masih terarah pada Elizabeth Warren yang sebelumnya sering terlihat kurang setuju dengan peredaran crypto.

Pernyataannya juga kemudian semakin nyaring setelah adanya wawancara dengan CNBC dimana ia menyatakan urgensi regulasi crypto.

Walau memiliki niat baik untuk melindungi investor, pernyataannya menarik beberapa bantahan, bahkan dari sesama rekan pemerintah.

Senator Elizabeth Warren Terus Serang Crypto

Dalam wawancara dengan CNBC Elizabeth Warren memberikan pandangannya mengenai crypto yang saat ini sedang mengalami peningkatan dalam permintaan.

Ia menyatakan beberapa hal yang nampaknya membuat banyak investor terutama yang sudah lama di dunia crypto cukup geram.

Pada sesi diskusi tersebut Warren menegaskan kembali permintaannya kepada Menteri Keuangan, Janet Yellen, yang menjadi salah satu sorotan utama diskusi.

Ia meminta Yallen untuk mempercepat proses penciptaan regulasi melalui komite pengawas keuangan yang dimiliki.

Yang menarik perhatian pasar adalah Warren meminta regulasi tersebut untuk ada saat ini juga, yang dianggap sebagai tuntutan tinggi dan kurang logis.

Hal ini disebabkan menurut pasar, pemerintah masih kurang mendalami dan kurang netral dalam melihat keberadaan crypto.

Sehingga untuk membuat sebuah regulasi saat ini juga, merupakan sebuah hal yang terburu-buru dan dianggap akan memberi hasil buruk.

Warren juga memberikan beberapa pandangannya yang mayoritas adalah sebuah kekhawatiran dan membandingkannya dengan beberapa hal negatif.

Saat wawancara tersebut berlangsung, Warren menyatakan lima hal yang membuatnya merasa crypto dapat merusak sistem keuangan saat ini.

Lima Serangan Senator Elizabeth Warren

Pertama, ia menyatakan bahwa permasalahan utama adalah menyangkut stablecoins yang tidak diregulasi.

Ia merasa bahwa stablecoins yang digunakan saat ini dapat menciptakan sistem perbankan yang tidak teregulasi, yang dapat berujung manipulasi.

Namun ia menyatakan hal tersebut juga dengan tujuan ingin memastikan bahwa stablecoins yang beredar memiliki jumlah persediaan fiat sesuai pernyataan masing-masing.

Kondisi ini nampaknya bercermin pada Tether yang saat ini sedang mendapatkan banyak serangan terkait penerbitan stablecoins yang tidak sesuai dengan kepemilikannya.

Kedua, ia menyatakan bahwa risiko terbesar adalah dari serangan digital yang umumnya berupa peretasan yang merugikan investor.

Kondisi tersebut juga menurutnya dapat mendorong banyakya aktivitas yang tidak legal akibat crypto yang dianggapnya sebagai “wadah sempurna untuk kejahatan”.

Ketiga, Warren menyatakan bahwa keberadaan crypto yang tidak teregulasi dapat memberi risiko yang besar untuk keberadaan bank.

Hal ini menurutnya disebabkan oleh volatilitas yang tinggi dari crypto yang menurutnya dapat mendisrupsi perkembangan sistem perbankan.

Keempat, ia merasa bahwa perusahaan keuangan berbasis crypto bergerak dengan kurang transparan dan ia merasa kondisi ini dapat merugikan pemerintah.

Berdasarkan data dari survei yang digelar kepada beberapa institusi keuangan, mayoritas institusi akan memiliki 10,6% alokasi dana kepada crypto di 2026.

Menurutnya hal tersebut dapat merugikan regulator akibat belum adanya kewajiban untuk melapor kepemilikan crypto kepada pemerintah.

Kelima, ia menyatakan bahwa Sektor Decentralized Finance (DeFi) dapat menjadi masalah akibat bergerak tanpa pihak ketiga.

Menurutnya akibat tidak adanya pihak ketiga tersebut, masyarakat dapat bergerak dengan pihak yang tidak diketahui.

Sehingga jika terjadi kehilangan dana, maka pengguna tidak dapat mengembalikan kembali dana yang hilang tersebut.

Pernyataan tersebut terlihat cukup bias akibat tidak menanggapi efisiensi yang ada dari hilangnya pihak ketiga.

Walau niat dari Elizabeth Warren adalah niat baik untuk melindungi investor, nampaknya pasar menganggap pernyataan tersebut sangat bias untuk mendukung bank dan pemerintah.  

Banyak Bantahan

Tanggapan pasar terlihat semakin negatif dengan pernyataannya yang nampaknya dianggap pasar sebagai pandangan yang kurang luas.

Ia menyatakan bahwa pasar crypto akan terus dikendalikan oleh beberapa pihak yang tidak diketahui jika regulasi tidak ditetapkan.

Warren dianggap melihat crypto adalah sebuah aset spekulasi yang dapat digerakkan naik dan turun oleh beberapa pihak saja, dan tidak melihat seluruh ekosistemnya.

Banyak pihak yang geram dan mengingatkan bahwa seluruh pasar keuangan memiliki pengendalinya masing-masing sehingga hal tersebut tidak luput dari aset keuangan.

Selain itu Warren juga menyatakan bahwa crypto saat ini sama dengan narkoba dan obat tidak legal sebelum diregulasi.

Pernyataan-pernyataannya nampaknya mendapatkan beberapa tanggapan negatif walau ada juga yang memberikan tanggapan positif.

Salah satu pihak ternama yang terlihat memberikan kritik terhadap pernyataannya adalah CEO dari Galaxy Digital, Mike Novogratz.

Ia menyatakan bahwa crypto tidak bisa dihindari pertumbuhannya dan karena adanya perubahan generasi, crypto akan terus maju.

Novogratz juga menambahkan bahwa semua inovasi ini tidak akan terjadi jika kurangnya transparansi tidak terlihat pada sistem perbankan.

Pernyataan tersebut merujuk pada kejadian krisis 2008 saat mayoritas bank bergerak secara tidak transparan untuk memberikan pinjaman kurang baik.

Saat itu terjadi krisis besar akibat banyaknya pinjaman yang tidak sesuai dan banyaknya gagal bayar yang terjadi, namun semua diselamatkan pemerintah.

Hal tersebut berujung pada banyak pihak yang merasa tersakiti akibat penyelamatan oleh pemerintah menggunakan uang rakyat yang juga menjadi korban.

Oleh karena itu Mike Novogratz percaya bahwa kemajuan crypto tidak akan dihindari dan apa pun pemerintah lakukan akan sulit untuk membatasi crypto.

Rekan Pemerintah Ikut Mengkritik

Salah satu pihak yang juga nampaknya memberikan kritik secara tidak langsung terhadap Elizabeth Warren adalah Cynthia Lummins.

Senator Wyoming tersebut menyatakan bahwa saat ini pemerintah sendiri yang mempercepat pertumbuhan crypto.

Hal ini disebabkan adanya inflasi yang meningkat secara cepat dan juga pengelolaan dana stimulus yang kurang baik.

Inflasi saat ini juga terlihat naik secara signifikan, yang baru saja diakui oleh Kepala Bank Sentral Amerika, Jerome Powell, akan naik lebih tinggi.

Oleh karena itu, menurut Lummins, masyarakat akan mencari pelindung kekayaan di aset digital sehingga pertumbuhannya harus diayomi bukan dibatasi.

Sayangnya mayoritas senator saat ini juga tetap ingin menambah jumlah uang beredar.

Bahkan salah satu wacana yang beredar adalah potensi implementasi pajak pada crypto untuk anggaran infrstruktur di Amerika.

Sehingga kondisi ini membuat banyak pihak geram terutama melihat angka inflasi yang sudah cukup tinggi.

Cynthia Lummins merupakan salah satu senator yang terlihat mendukung crypto dari sejak pertumbuhan crypto mulai naik.

Pihak lain yang juga menyangkal pernyataan Warren secara tidak langsung adalah Hester Pierce dari Securitites anda Exchange Commission (SEC).

Ia menyatakan bahwa menghalangi akses investor kepada crypto bukan suatu perlindungan namun justru sebuah kerugian.

Untuk saat ini walau Warren memberikan tenggat waktu kepada SEC, nampaknya komisi tersebut belum membentuk regulasi yang lebih ketat.

Satu hal yang ditunggu mayoritas pasar adalah pernyataan dari Kepala SEC, Gary Gensler, yang nampaknya masih terlihat netral dan belum vokal hingga saat ini.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.