Menepis Isu Negatif Libra, FB Gunakan Perusahaan Lobi

adam rizky     Thursday, August 29 2019

Facebook telah menyewa perusahaan lobi yang berbasis di Washington untuk membantunya menepis isu negatif terhadap mata uang digital Libra di masyarakat. Libra yang merupakan sebuah mata uang digital yang berada dalam proses perencanaan, mengundang banyak polemik di masyarakat.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh O’Dwyer pada 26 Agustus, perusahaan media sosial raksasa ini telah menyepakati kerjasamanya dengan FS Vector, sebuah perusahaan konsultan. FS Vector berspesialisasi dalam kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan publik. Selain itu FS Vector juga dapat membuat strategi bisnis untuk sektor fintech, cryptocurrency, blockchain, dan bidang jasa keuangan.

Facebook sebagai klien FS Vector

Dokumen pendaftaran Facebook terkait lobinya telah diajukan ke Kongres Amerika Serikat. Facebook mengungkapkan laporannya yang akan mempertahankan FS Vector untuk mengatasi masalah isu terkait libra. Masalah tersebut merupakan isu yang berkaitan dengan kebijakan blockchain, tentang pelarangan Libra di berbagai negara.

Baca juga: Larangan Bitcoin Korea Selatan Hanya Isu Dan Bukan Final

Pemimpin dari penyelesaian kasus ini ialah John Collins, seorang mantan wakil kebijakan internasional di American Bankers Association, asosisasi banker untuk keuangan dan perdagangan. Sebelumnya, Collins telah bekerja di Komite Senat AS untuk Keamanan Dalam Negeri dan Urusan Pemerintahan, dan juga mempelopori penelitian pertama Kongres terhadap mata uang digital pada 2013.

Keraguan terus-menerus

Seperti yang dilaporkan, babak terbaru proses pengawasan berkelanjutan oleh regulator AS terhadap cryptocurrency global yang telah direncanakan Facebook melibatkan kunjungan. Pelaksanaan kunjungan tersebut akan terdapat pertemuan otoritas keuangan Swiss. Facebook secara khusus telah memilih untuk mendaftarkan Libra Association sebagai konsorsium tata kelola independen untuk rencana Libra yang direncanakan di Swiss.

David Marcus, kepala layanan dompet digital Calibra, pada persidangan di hadapan perwakilan AS telah mengklaim bahwa pilihan tersebut tidak ada hubungannya dengan menghindari peraturan atau pengawasan. Sebaliknya ia pun berpendapat bahwa yurisdiksi adalah pusat internasional yang dapat dikatakan kondusif untuk melakukan bisnis.

Keputusan Komite Jasa Keuangan DPR AS

Setelah terjadinya pertemuan antara mereka dengan pejabat pemerintah Swiss dan lembaga regulator setempat pekan lalu, anggota Komite Jasa Keuangan DPR AS mengatakan bahwa mereka tetap khawatir terkait kemungkinannya perusahaan teknologi besar untuk menciptakan mata uang global alternatif yang dapat dikendalikan oleh masing-masing individu.

Sumber