Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Masyarakat Tuntut Pembatalan Lelang Bitcoin $1,6 Miliar

Naufal Muhammad     Friday, December 18 2020

Akhir-akhir ini mulai muncul tuntutan tinggi terhadap pemerintah untuk tidak melakukan lelang Bitcoin dari hasil sitaan kasus peretasan Silk Road atau Jalur Sutra. Tuntutan ini dipimpin oleh Pierre Rochard seorang pendukung keras Bitcoin atau Bitcoin Maximalist yang baru terlibat dalam kontroversi persediaan total Ethereum.

Tuntutan Pembatalan Lelang Bitcoin

Rochard telah membentuk tuntutan baru bersama beberapa pihak pendukungnya bahwa Bitcoin yang berhasil di sita dari kasus peretasan Silk Road tidak boleh di lelang. Alasannya adalah Bitcoin senilai $1,6 Miliar tersebut dirasa akan lebih cocok untuk dijadikan cadangan dana negara.

Para penuntut menginginkan pemerintah legislative untuk membentuk sebuah peraturan baru yang memastikan bahwa seluruh Bitcoin hasil sitaan kasus dijadikan cadangan negara. Penuntut juga meminta agar terdapat cadangan negara khusus dalam bentuk Bitcoin.

Beberapa hari yang lalu, Rochard membuat sebuah pernyataan di Twitter yang juga mengingatkan bahwa sudah ada tuntutan tersebut dari U.S. Marshals Service. Beliau berharap bahwa tuntutan tersebut dapat dimenangkan di pengadilan sehingga 69.370 Bitcoin yang disita tidak jadi di lelang.

Baca juga: Kian Disayang Investor, Target Bitcoin Selanjutnya $30.000?

Beliau juga menyatakan bahwa tuntutan oleh U.S. Marshals Service tidak hanya untuk mencegah pelelangan saat ini tapi untuk selamanya. Beliau menegaskan kepentingan dari adanya cadangan negara berupa Bitcoin yang berasal dari hasil sitaan.

Hal ini disebabkan maraknya kasus peretasan dan dengan adanya peraturan baru ini, negara akan lebih dapat memanfaatkan Bitcoin. Salah satu caranya adalah dengan mengembalikan Bitcoin sitaan kepada pemiliknya dan bahkan untuk amunisi pemerataan pendapatan sehingga bukan untuk di lelang.

Alasan Kerugian Lelang

Beliau kemudian menegaskan bahwa dari lelang sebelumnya pemerintah mengalami kerugian dibandingkan jika Bitcoin tersebut dijadikan cadangan negara. Beliau menekankan bahwa lelang pada 2014 dan 2015 sebesar 144.000 Bitcoin hanya berhasil memberikan keuntungan senilai $122 Juta.

Sedangkan jika pemerintah menjadikan Bitcoin tersebut sebagai cadangan negara, saat ini Bitcoin tersebut dapat bernilai lebih. Secara spesifiknya, beliau menekankan bahwa Bitcoin tersebut akan bernilai $3,2 Miliar jika benar disimpan sebagai dana cadangan.

Beliau menekankan kembali bahwa dana ini dapat dimanfaatkan dengan sangat baik terutama mengingat kondisi perekonomian saat ini yang kemungkinan terjadi kembali. Sehingga beliau sangat menjunjung tinggi aturan baru tersebut akibat kesejahteraan yang menurutnya dapat didapatkan.

Peran Bitcoin akan Sangat Besar

Menurut Rochard, Bitcoin akan memiliki peran besar dalam perekonomian. Hal ini didasarkan dari mulai menyebarnya fungsi Bitcoin dalam perekonomian secara besar.

Selain itu, beliau merasa Bitcoin juga akan membantu kesejahteraan negara secara finansial akibat perkembangan zaman yang juga mendorong perubahan. Oleh karena itu, Bitcoin juga akan mendorong kesejahteraan dan bantuan dana terutama dalam mendorong kebijakan ekspansif.

Baca juga: Bitcoin Berhasil Lewati Rp330 Juta, Ini Dia Penyebabnya

Sehingga ke depannya menurut Rochard, bukan hanya Bitcoin menjadi aspek penting untuk Amerika untuk tetap menjadi negara adidaya, namun untuk kesejahteraannya. Sehingga, kemungkinan besar walau saat ini tuntutan masih terfokus pada satu kasus ini, ke depannya pemerintah harus membuat peraturan baru mengenai dana cadangan.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini