Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Mark Cuban: Bitcoin Hanya Tempat Pelindung Kekayaan

febrian surya     Monday, December 21 2020

Bintang Shark Tank dan pemilik klub NBA Maverick Dallas, Mark Cuban, dikenal publik sebagai pengusaha sukses di bidang teknologi. Akibat kredibilitas dan kesadaran finansialnya, Cuban juga menjadi salah satu pihak yang seringkali dipercaya untuk memberikan pandangannya terkait Bitcoin.

Mark Cuban Mengatakan “Bitcoin Seperti Agama”

Setelah Bitcoin menyentuh harga tertingginya sepanjang masa, Mark Cuban memberikan pandangannya. Cuban memberikan pandangannya melalui sudut pandang perbandingan aset digital tersebut dengan emas.

Ia memiliki keyakinan bahwa Bitcoin bukanlah solusi untuk masalah keuangan atau masalah apa pun. Hal ini disebabkan ia percaya bahwa negara-negara akan mengambil langkah dan kebijakan untuk menyelamatkan mata uang fiat mereka.

Baca juga: Faktor Ini Diduga Jadi Penyebab Harga Bitcoin Sentuh $24.000

Mark Cuban memang dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses yang memiliki keraguan terhadap mata uang crypto. Saat Bitcoin menyentuh harga tertingginya sepanjang masa pada minggu lalu, Cuban membuat pernyataan resmi mengenai keraguannya.

Dikutip dari sebuah artikel Forbes pada hari Kamis, ia mengatakan, “Pikiran saya tidak berubah tentang Bitcoin, Bitcoin adalah penyimpan nilai seperti emas yang lebih merupakan agama atau kepercayaan dibanding solusi untuk masalah apa pun.”

Bitcoin dan emas adalah kedua investasi yang seringkali dibanding-bandingkan dan disebut sebagai pelindung nilai yang kebal inflasi. Namun Mark Cuban memiliki pandangannya sendiri, di mana Bitcoin tidak sama seperti emas.

Perbandingan Bitcoin dan Emas Menurut Pakar

Hal ini disebabkan jumlah persediannya yang terbatas dan cenderung digunakan untuk ditahan dan tidak dijual. Ketika permintaan melebihi pasokan, harga akan naik dan juga sebaliknya.

Beberapa manajer hedge fund dan analis keuangan terkenal menilai bahwa Bitcoin dapat lebih unggul dibanding emas. Salah satu pihak yang mendukung pernyataan ini adalah manajer hedge fund miliarder Stan Druckenmiller.

Analis Deutsche Bank mengungkapkan bahwa investor saat ini semakin memilih Bitcoin dibanding emas sebagai pelindung nilai dari risiko inflasi. Hal ini juga membuat investor mulai meninggalkan Dolar Amerika akibat juga depresiasi nilainya.

Bahkan, saat ini banyak perusahaan dan investor institusi yang mulai memindahkan dananya dari emas ke Bitcoin. Salah satu pihak yang ikut serta dalam pergerakan baru ini adalah perusahaan Investasi Inggris, Ruffer.

Ketidakpercayaan Perubahan Sistem

Walaupun secara realita banyak peningkatan kepercayaan terhadap Bitcoin dan pasar crypto secara menyeluruh, Mark Cuban masih belum percaya.

Baca juga: Badai Investasi Bitcoin Belum Mereda, $600 Miliar Diprediksi Masuk ke Bitcoin

Cuban masih keras terhadap pendiriannya bahwa mata uang crypto hanyalah sebuah hal baru yang tidak akan menggantikan sistem keuangan.

“Saya pikir seluruh percakapan tentang BTC dan crypto apa pun yang menggantikan mata uang fiat itu kontraproduktif,” ungkap Cuban. “Tidak peduli seberapa banyak penggemar BTC yang berpura-pura bahwa Bitcoin adalah pelindung nilai terhadap skenario kiamat, itu tidak benar,” tegas klaimnya.

Cuban menyatakan bahwa negara-negara pasti akan mengambil langkah untuk melindungi mata uang mereka. Menurutnya, semakin banyak orang yang percaya bahwa Bitcoin lebih dari sekedar penyimpan nilai, semakin besar risiko intervensi pemerintah yang mereka hadapi.

Cuban juga percaya bahwa bank sentral akan mengambil langkah untuk melindungi mata uang fiat mereka dengan penerbitan CBDC. Hal ini didasari oleh apa yang sudah dilakukan oleh bank sentral Tiongkok dan negara-negara lainnya.

Mark Cuban memberikan kesimpulan bahwa Bitcoin adalah sesuatu yang telah disepakati oleh cukup banyak orang sebagai aset yang investasi. Walaupun begitu, Kevin O’leary, rekan Mark Cuban dan investor ternama, mengatakan bahwa akan mengalokasikan 5% dari portofolio investasinya ke ETF Bitcoin.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini