Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Jay Hao, CEO OKEx, pada OK Jumpstart: OKB adalah Satu-satunya Token untuk Berlangganan dan Pembayaran

Felita Setiawan     Thursday, April 4 2019

Jay Hao, CEO OKEx, pada OK Jumpstart: OKB adalah Satu-satunya Token untuk Berlangganan dan Pembayaran. Baru-baru ini, penjualan token platform telah menjadi pembicaraan terpanas di dunia aset digital. Sejak para pelaku pasar utama memulai platform mereka sendiri, pasar telah menghidupkan kembali trend yang fluktuatif (hype bullish) sejak dua tahun lalu, karena kita melihat grafik candlestick yang terus menerus cenderung naik.

Pada tanggal 2 April 2019, OKEx secara resmi mengumumkan rincian dari OK Jumpstart — penjualan token platform yang telah diantisipasi semua orang. Jay Hao, CEO OKEx, berbicara tentang aturan OK Jumpstart selama wawancara dengan media.

Sebagai pemimpin industri, Jay merasa bahwa OKEx bertanggung jawab untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan yang sehat dari pasar blockchain, sementara misi inti OK Jumpstart adalah untuk mendorong dan mendukung proyek-proyek blockchain yang berkualitas untuk go public dan terdaftar dalam likuidasi dan pasar kelas dunia.

Menurut pengumuman resmi, OK Jumpstart akan mengadopsi pendekatan “berlangganan dan pengalokasian” untuk penjualan token. Seluruh proses penjualan token termasuk berlangganan, pengalokasian, dan pengumuman hasil, dan hanya terbuka untuk pemegang OKB. Jay menjelaskan bahwa untuk memastikan penjualan token akan dilakukan dengan proses yang adil dan terbuka, sehingga platform tidak akan menyimpang dari poin penting atau nilai intinya ketika investasi besar ikut bermain.

Berlangganan adalah langkah pertama dari penjualan token. Lebih lanjut Jay menjelaskan bahwa pengguna OKEx akan diberi koefisien pengalokasian oleh sistem berdasarkan jumlah kepemilikan OKB mereka. Ada lima tingkatan koefisien pengalokasian, semakin tinggi koefisien berarti bahwa pengguna akan lebih cenderung dipilih.

“OKB adalah satu-satunya token yang diterima untuk berlangganan dan pembayaran di OK Jumpstart. Seorang pengguna harus memegang OKB selama 7 hari berturut-turut, yang berarti bahwa seorang pengguna harus memiliki setidaknya 3.500 OKB untuk total 7 hari penahan OKB agar memenuhi syarat untuk memenuhi berlangganan. Oversubscription (kelebihan saat berlangganan) didukung pada platform dan kami akan mengumumkan total penawaran dan batas kelebihan pemesanan sebelum setiap penjualan token dimulai”, kata Jay.

“Pengguna dapat memilih jumlah langganan mereka sendiri tetapi akan ada batasan tersendiri. Periode langganan adalah 30 menit. Setelah waktu berakhir atau langganan mencapai batas kelebihan langganan, sesi langganan berakhir dan sesi perhitungan penjatahan dimulai,” lanjut Jay.

Artikel Terkait: OK Jumpstart Akan Segera Merilis Proyek Pertamanya

Dia juga menambahkan bahwa sistem akan menghitung hasilnya dan secara otomatis akan mengkreditkan penjatahan ke akun dompet OKEx para pelanggan yang telah berhasil. Jumlah OKB yang ditahan untuk token yang dialokasikan / tidak dialokasikan masing-masing akan dikurangi/ dirilis.

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan dari pengguna adalah bagaimana cara berlangganan untuk penjualan token. Jay menekankan bahwa kuncinya adalah menahan OKB terus menerus. Dari 7 hari sebelum berlangganan, pengguna harus memegang setidaknya 500 OKB setiap hari agar memenuhi syarat. Peluang penjatahan juga terkait langsung dengan jumlah holding OKB pengguna. Seorang pengguna dapat menyimpan lebih dari 2.500 OKB setiap hari selama periode tersebut untuk mendapatkan peluang penjatahan tertinggi.

Ketika disinggung mengenai listing, Jay mengungkapkan bahwa proyek-proyek ini akan memiliki peluang untuk terdaftar di OKEx dan mitra strategis OKEx. Proyek-proyek yang memenuhi syarat akan dirujuk ke pertukaran-fiat, seperti OKCoin Korea dan OKCoin.com, yang memungkinkan menawarkan peluang daftar prioritas bagi mereka.

Jay juga mengungkapkan bahwa sebelum peluncuran OK Jumpstart, tim menjalani proses penyaringan yang panjang untuk memulai proyek yang tepat. Uji tuntas komprehensif pada Blockcloud (BLOC) telah mencerminkan kerja keras tim.

Seperti yang disebutkan Jay, alasan untuk memilih Blockcloud sebagai proyek awal untuk OK Jumpstart adalah tidak hanya karena latar belakang tim yang kuat, tetapi juga arsitektur TCP/ IP canggih berbasis blockchain pertama di dunia, yang mengarah ke arah yang benar dari pengembangan aplikasi blockchain, sehingga menjadikannya sebagai proyek berkualitas tinggi.

Kabarnya, Blockcloud dinasihati oleh Oliver Hart, pemenang Hadiah Nobel bidang Ekonomi, dan Hoan Soo Lee, mantan Staf Ekonom di Dewan Penasihat Ekonomi di Gedung Putih. Sebagian besar anggota timnya berasal dari universitas terkenal seperti Universitas Princeton, Universitas Tsinghua, dan Universitas Peking, dengan lebih dari 50% di antaranya adalah pemilik gelar PhD. Hingga Juli 2018, Blockcloud telah diinvestasikan oleh lebih dari 100 lembaga investasi terkenal dari lebih dari 28 negara dan wilayah.

Beberapa profesional industri setuju bahwa selama periode “bull run” di pasar aset digital, kompetensi pembiayaan platform penjualan token pertukaran umumnya diremehkan. Namun, dalam periode ”market bear” saat ini, proses pembiayaan yang diminimalkan oleh investor tampaknya menjadi model yang lebih efisien, tetapi juga disertai dengan masalah kredibilitas.

Jay berpikir bahwa godaan uang adalah ujian tidak hanya untuk pengakuan investor akan risiko di baliknya, tetapi juga terhadap keandalan pertukaran bagi penggunanya. Dia percaya bahwa OKEx akan menjunjung tinggi standar industri dalam hal teknologi dan uji tuntas (due diligence).

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat bergabung ke grup Telegram resmi OKEx Indonesia: https://t.me/okexofficial_id

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.