Harga Sun Token Terjun Bebas, Ini Penyebabnya!

Naufal Muhammad

18th June, 2021

Beberapa waktu terakhir, Sun Token (SUN) sedang ramai dibicarakan oleh mayoritas komunitas, yang membuat banyak investor penasaran.

Ramainya fenomena terhadap SUN ini adalah akibat adanya pergerakan turun yang signifikan yang membuat harganya turun signifikan hari ini.

Sun Token Turun 100.000% Lebih

Pergerakan ini terlihat di beberapa bursa terbesar di dunia seperti contohnya adalah Binance dan juga Huobi.

Banyak pihak yang berasumsi mengenai pergerakan ini, namun belum ada publikasi resmi mengenai kabar ini.

Pergerakan ini dianggap sangat tidak wajar akibat secara mendadak sekitar Jam 07.00 WIB, harga SUN mengalami depresiasi signifikan, bahkan mencapai 100.000%.

Penyebab dari penurunan ini adalah perubahan sistem dari SUN itu sendiri yang baru saja melakukan migrasi.

Migrasi yang dimaksud nampaknya adalah perpindahan sistem keseluruhannya kepada blockchain terbaru dari sebelumnya hanya menggunakan Tron Blockchain.

Saat ini nampaknya SUN sudah tersedia di beberapa blockchain baru dan pembaruan ini terjadi akibat sebelumnya tidak memiliki fitur operasional lintas blockchain.

Fitur lintas blockchain yang dimaksud adalah SUN hanya tersedia di satu blockchain dan tidak dapat bergerak di beberapa blockchain bersamaan.

Perpindahaan tersebut nampaknya telah membuat adanya beberapa perubahan terhadap mekanisme Sun Token.

Sebelumnya Binance dan beberapa bursa lain telah memberi pengumuman terhadap perubahan ini melalui publikasi resmi.

Perubahan ini juga membuat SUN terganggu dengan pemberhentian penarikan SUN pada 11 Juni 2021 dan pemberhentian perdagangan pada 14 Juni 2021.

Namun semuanya telah kembali normal dan berjalan sesuai publikasi yaitu pada 18 Juni 2021 yang merupakan hari ini.

Tapi ada perubahan sistem yang juga membuat harganya bergerak turun walau perdagangan telah resmi dimulai kembali.

Penyebab Asli Penurunan Harga

Penurunan harga yang terjadi adalah penyebab perubahan sistem yang membuat berubahnya nilai SUN di semua bursa.

Saat ini akibat migrasi ke versi SUN baru, nilai 1 Sun versi lama sekarang menjadi 1.000 SUN versi baru, yang membuat harganya turun walau nilainya tetap sama.

Jadi setelah pembaruan ini, pemilik 1 SUN akan berubah menjadi memiliki 1.000 SUN namun nilainya akan tetap sama seperti sebelumnya.

Sebagai contoh, investor A memiliki 20 SUN dengan nilai $30 per token yang berarti investasinya adalah senilai $600 dalam bentuk SUN.

Setelah pembaruan ini yang membuat perbandingan SUN versi lama dan baru menjadi 1 : 1.000, investor A akan memiliki 20.000 SUN dengan nilai $0,03 yang berarti investasinya tetap $600.

Sehingga, penurunan harga ini sebenarnya tidak mempengaruhi nilai kepemilikan investor yang ada, namun hanya berubah dalam sistemnya.

Jadi pergerakan turun ini bukan merupakan sentimen negatif atau adanya kasus yang membuat tekanan jual.

Namun pergerakan turun ini merupakan perubahan sistem yang hampir sama dengan sistem saham bernama stock split.

Tapi perlu diingat kembali bahwa sebelum tertarik untuk membeli token ini, jangan lupa untuk melakukan analisis pribadi.

Selain itu, sangat penting untuk tidak FOMO atau hanya mengikuti orang lain dalam memutuskan perihal investasi.

Selain itu, pastikan transaksi investasi tersebut juga selalu menggunakan uang yang rela untuk rugi.

Sebab, investasi memiliki risiko tinggi dan risiko ditanggung masing-masing.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.