Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Perusahaan Investasi Ini Kumpulkan 365 Ribu ETH dalam Sebulan, Apa Penyebabnya?

febrian surya     Tuesday, December 15 2020

Dalam 30 hari terakhir, perusahaan manajemen aset digital terbesar di dunia, Grayscale, membeli lebih dari 365.000 ETH di tengah tingginya minat investor institusi terhadap cryptocurrency.

Di periode yang sama, Grayscale juga mencatatkan pembelian sebanyak 14.000 BTC dalam 30 hari terakhir. Dengan demikian, Grayscale kini mengelola lebih dari $12 miliar aset digital termasuk 2,94 juta ETH dan 561.000 BTC, hal ini diungkapkan oleh Bybt.com.

Dengan adanya penambahan pembelian ETH dalam 30 hari terakhir ini, total ETH yang dikelola oleh Grayscale mencapai $1,74 miliar.

Total nilai valuasi ETH tersebut masih kalah jauh dibanding Bitcoin dengan total valuasi mencapai lebih dari $10,7 miliar yang dikelola oleh perusahaan ini. Walaupun begitu, ETH telah menunjukkan permintaan yang meningkat secara signifikan dalam portofolio investasi yang dikelola oleh Grayscale.

“Selama tahun 2020, kami melihat sekelompok investor baru yang tertarik dengan ETH. Di mana, ada keyakinan bahwa ETH bisa berkembang sebagai kelas aset. Perkembangan kelas aset ini terus berkembang dan memantapkan dirinya,” ungkap Michael Sonnenshein, Managing Director, Grayscale, saat wawancara dengan Bloomberg.

Minat Tumbuh

Kumpulan dana investor yang dibelikan ETH oleh Grayscale dapat menunjukkan bahwa investor institusi saat ini mempertimbangkan ETH sebagai pesaing kuat Bitcoin sebagai alat investasi.

Ethereum memang kita kenal sebagai sebuah proyek yang berfokus pada teknologi untuk komunitas crypto. Tetapi, pengenalan Ethereum 2.0 dengan peluncuran Beacon Chain menarik banyak investor institusi untuk staking ETH.

Untuk kinerja harga, ETH mengungguli Bitcoin di tahun 2020 dengan mengalami kenaikan hingga lebih dari 300% sejak awal tahun 2020. Meskipun permintaan ETH untuk alat investasi semakin meningkat. Namun, masih terdapat kendala di jaringan Ethereum.

Menurut Vitalik Buterin, CEO Ethereum, ia mengungkapkan keprihatinannyar mengenai keamanan dompet crypto termasuk dompet ETH. Ia menyebutkan bahwa dompet cryptocurrency belum siap untuk diadopsi secara massal.

Di tengah tingginya minat investor terhadap ETH, menurut CEO Ripple, Bitcoin akan tetap menjadi pemain dominan di pasar crypto.

Sumber