Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bitcoin Sentuh All Time High Lagi! Menembus $22.000

Naufal Muhammad     Thursday, December 17 2020

Kemarin, Bitcoin baru saja menembus batas atasnya pada sekitar $19.500 setelah beberapa hari yang lalu kesulitan menembusnya. Hasilnya saat ini harga Bitcoin masih terus mengalami apresiasi ke daerah $21.800 dan terlihat Bitcoin $22.000. Saat ini Bitcoin terpantau di harga $22.184 setara Rp313 juta.

Dikabarkan bahwa apresiasi ini terjadi bersamaan dengan tekanan jual terhadap Dolar Amerika akibat kebijakan ekspansif yang terus berlanjut. Selain itu terdapat banyak prediksi bahwa apresiasi ini datang dari investor institusional, terutama dari Wall Street.

Bitcoin $22.000, Harga Tertinggi Sepanjang Masa

Saat ini Bitcoin masih terlihat terus mengalami apresiasi harga yang sangat signifikan akibat telah tertutup kemarin dengan candlestick hijau. Terlihat bahwa kemarin apresiasi dari harga telah menembus batas atasnya beberapa hari terakhir sebesar sekitar 10%.

Baca juga: Harga Bitcoin Sentuh $20.000! Berapa Target Selanjutnya?

Hasilnya saat ini Bitcoin masih berfluktuasi naik di daerah $21.800 setelah sebelumnya mengalami koreksi pada 00.00 WIB ke $20.500. Namun, saat ini harga terlihat masih naik dengan kuat yang dikabarkan datang dari kebijakan moneter ekspansif Amerika dan investor institusional. Saat ini Bitcoin terpantau di harga $22.184 setara Rp313 juta.

Kebijakan Ekspansif Moneter Amerika Mempengaruhi

Dikabarkan bahwa akibat adanya pernyataan dari FOMC (The Federal Open Market Committee) bahwa Bank Sentral akan terus mendorong kebijakan ekspansif moneter. Komite tersebut menyatakan bahwa kebijakan ekspansif akan terus dilakukan hingga tercapai target yang diinginkan.

Akibat pernyataan kebijakan ekspansif moneter yang datang dari FOMC, kebijakan tersebut akan melibatkan operasi pasar terbuka. Sehingga, kebijakan yang akan diterapkan bukan memotong suku bunga acuan, yang nampaknya juga akan tetap pada 0% hingga 0,25%.

Saat ini, terdapat kabar beredar bahwa FOMC akan merencanakan kebijakan operasi pasar terbuka dengan pembelian surat utang secara besar. Hasilnya kebijakan ini akan mendorong jumlah uang yang beredar, terutama melalui bank.

Selain itu, bank sentral juga terlihat akan terus menggunakan swap lines yang merupakan cadangan Dolar Amerika untuk mendorong uang beredar secara internasional. Sehingga kemungkinan besar Dolar Amerika akan terus tergerus, yang juga membuat investor institusional mencari alternatif lain sebagai pelindung kekayaan.

Wall Street Mendorong Harga Bitcoin $22.000

Diprediksi bahwa harga Bitcoin mengalami apresiasi harga akibat dari perpindahan persepsi alternatif pelindung kekayaan oleh investor institusional. Mengingat banyaknya persediaan Dolar Amerika yang dimiliki institusi, saat ini nampaknya dengan terus turun nilainya, likuidasi terus dilakukan.

Hasilnya Bitcoin menjadi tujuan untuk pelindung kekayaan akibat juga persepsinya yang masih terus berlanjut sebagai aset pelindung kekayaan baru di dunia keuangan. Oleh karena persepsi ini, banyak analis yang memprediksi bahwa apresiasi ini berasal dari investor institusional, yang secara spesifik berasal dari Wall Street.

Baca juga: Badai Investasi Bitcoin Belum Mereda, $600 Miliar Diprediksi Masuk ke Bitcoin

Salah satu contoh nyata yang menjadi landasan asumsi tersebut adalah MicroStrategy dan pernyataan JP Morgan. Pekan lalu, MicroStrategy mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan pembelian Bitcoin senilai $650 Juta setelah penjualan surat utangnya.

Selain itu, JP Morgan juga menyatakan bahwa terdapat potensi permintaan dari institusi sebesar $600 Miliar. Sehingga kemungkinan apresiasi ini berasal dari persepsi tersebut yang nampaknya juga akan terus kuat.

Kepercayaan Terhadap Bitcoin

Saat ini, sentimen terhadap Bitcoin nampaknya masih sangat kuat mengingat dorongan beli yang juga akan datang dari investor ritel. Dorongan beli ini juga akan datang dari dana bantuan yang kemungkinan akan menambah jumlah uang beredar di Amerika.

Ke depannya dengan kepercayaan yang mulai naik terhadap Bitcoin dari investor institusional dan juga harga tertinggi 2017 yang sudah ditembus, kemungkinan harga akan terus naik. Apresiasi ini juga didukung oleh beberapa pihak seperti CEO dari Coinbase yang menyatakan bahwa ke depannya Bitcoin akan terus berjaya bersama pasar crypto.

Baca juga: 9 Pilihan Aset Investasi Cryptocurrency 2021

Dengan semakin luasnya adopsi crypto dan Bitcoin ke beberapa ranah, ke depannya kemungkinan pasar crypto secara menyeluruh juga akan lebih dikenal. Sehingga apresiasi Bitcoin yang saat ini terjadi kemungkinan akan bertahan lebih lama.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini