Binance dan MDI Venture Telkom Akan Dirikan Bursa Kripto di Indonesia

Anisa Giovanny

16th December, 2021

Sebelumnya dikabarkan bahwa Binance menjalin kerja sama dengan Telkom untuk membuat bursa kripto, setelah kabar simpan siur yang bermunculan kini hal tersebut menemui titik terang.

Binance telah resmi membentuk perusahaan join venture atau JV dengan konsorsium yang dipimpin MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik PT Telkom Indonesia.

Dalam kemitraan ini Binance akan memberikan infrastruktur dan teknologi manajemen aset untuk mendukung pengembangan platform pertukaran aset kripto.

Jual Beli Kripto di Binance

Konsorsium ini telah mengembangkan ekosistem teknologi digital dan finansial terbesar di Indonesia dan memiliki akses lebih dari 170 juta konsumen di Indonesia.

Kerja sama ini tidak lepas dari ambisi CEO dan Founder Binance, Changpeng Zhao yang ingin terus mengembangkan blockchain dan ekosistem krpto secara global, salah satunya dengan mendirikan bursa kripto di Indonesia.

“ Dengan adopsi teknologi yang cepat serta potensi ekonomi yang kuat, Indonesia bisa menjadi salah satu pusat ekosistem blockchain dan aset kripto di Asia Tenggara, “ tulis CZ pada keterangan resmi, Rabu (15/12)

CEO MDI Donald Wihardja pun menyambut baik kemitraan ini, ia menyatakan bahwa aset kripto dan blockchain menghadirkan layanan keuangan dan digital untuk masa depan dan perkembangannya tidak bisa diabaikan.

“ Kami berharap dapat tumbuh bersama Binance dan mitra investasi kami, dan menjembatani peluang dan teknologi dengan Telkom untuk membantu meningkatkan kemampuan Indonesia dalam infrastruktur digital ini,” katanya.

Perihal konsorsium hingga saat ini belum diketahui perusahaan mana lagi yang akan bergabung dengan konsorsium ini.

Binance Belum Bermitra dengan BCA

Beberapa waktu lalu Binance pun dikabarkan akan bekerja sama dengan perusahaan milik konglomerat Indonesia yakni BCA. Namun kabar tersebut tidak benar dan dibantah oleh pihak dari BCA.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan, informasi mengenai kemitraan BCA dengan Binance tidak benar.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan mengenai ‘Binance Weighs Crypto Venture With Richest Indonesian Family, yang salah satunya membahas mengenai BCA, dapat kami sampaikan bahwa Informasi tersebut tidak benar. Manajemen BCA tidak pernah mendiskusikan hal tersebut,” jelas Hera F. Haryn dikutip dari CNBC Indonesia.

Belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai kerja sama ini, namun dengan adanya rencana ini menunjukkan bahwa pangsa pasar Indonesia untuk aset kripto masih sangat luas.

Jika Binance bisa saja bekerja sama dengan anak perusahaan BUMN seperti Telkom, tidak menutup kemungkinan bursa kripto luar negeri lain pun melakukan hal yang sama.

Nantinya dengan keberadaan bursa kripto Binance dan MDI Ventures ini akan menambah ramai jumlah pedagang cryptocurrency di Indonesia. Saat ini ada 13 bursa kripto yang terdaftar di Bappebti.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency