Binance Akui Keliru Satukan Jaminan B-Token dan Dana Pelanggan

Anggita Hutami

25th January, 2023

Exchange Binance mengakui kekeliruan pihaknya yang telah menyimpan agunan (jaminan) beberapa B-Token di wallet yang sama dengan dana pengguna.

Menurut laporan Bloomberg (24/01/23), cadangan untuk hampir setengah dari 94 token Binance-peg disimpan dalam satu wallet yang diberi tag ‘Binance 8’.

Binance 8 adalah pertukaran cold wallet. Aset agunan sebelumnya telah dipindahkan ke dompet ini karena kesalahan dan direferensikan sesuai pada halaman ‘Bukti Jaminan B-Token’.

Binance menyadari kesalahan ini dan sedang dalam proses mentransfer aset ini ke dompet agunan khusus.

Laporan Bloomberg mencatat bahwa wallet tersebut sebagian besar diisi dengan token, lebih dari jumlah yang dibutuhkan untuk cadangan token B yang diterbitkan.

Dengan kata lain, agunan (jaminan) untuk token rantai $BNB ini disimpan bersama dana pengguna, alih-alih disimpan secara terpisah.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Binance menegaskan bahwa semua aset pelanggan di terus didukung 1:1.

B-token, perlu dicatat, adalah versi tokenisasi dari cryptocurrency yang diterbitkan pada rantai lain, seperti Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH), $USDC, $USDT, dan banyak lagi, pada Rantai $BNB,” tegas perwakilan Binance.

Dalam pedoman Binance disebutkan, B-Token harus didukung 1:1 oleh cadangan terkunci dari koin yang mendasarinya, cadangan ini harus disimpan terpisah dari dana pelanggan dan pertukaran dalam dompet khusus.

Dompet Binance 8 mempunyai cadangan untuk lebih dari 40 B-token, termasuk versi tokenized dari cryptocurrency utama, seperti $AAVE, $UNI Uniswap, dan token $DAI dan $MKR dari MakerDAO.

Dompet ini memiliki lebih dari $1,8 miliar aset yang terkait dengan B-token, tetapi nilai blockchain-nya lebih dari $16,5 miliar. Artinya, ada jauh lebih banyak jaminan daripada yang dibutuhkan.

Pelanggan Minta Binance Tingkatkan Transparansi

Pelanggan Binance menyerukan peningkatan transparansi kepemilikan. Kasus yang melanda FTX telah menyebabkan degradasi kepercayaan di kalangan investor.

Dikutip dari laporan CryptoGlobe, Binance mengumumkan bahwa pembakaran token $BNB triwulanan terbarunya telah menghancurkan lebih dari 2,06 juta token, bernilai lebih dari $600 juta.

Menurut  pengumuman Binance, total 2.064.494,32 BNB telah dibakar dalam sebuah transaksi, dengan total 7.181,03 token dibakar dari Program Pioneer Burn.

Pembakaran tokentersebut membuat token BNB dianggap hilang dari pengguna setelah salah mengirimnya ke alamat yang tidak dapat dipulihkan.

Anggita Hutami

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.