Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Analis Prediksi Bitcoin Akan Terus Alami Koreksi

Wafa Hasnaghina     Wednesday, December 9 2020

Bitcoin (BTC) turun di bawah $18.000 pada 9 Desember sebagai aksi lanjutan dari penurunan setelah mencapai nilai all-time-high-nya.

Analis: Harga BTC “Akan Terus Alami Koreksi” 

Dilansir dari data dari Cointelegraph Markets, Coin360 dan TradingView, pasangan BTC/USD kehilangan level support-nya di $18.000. Hal ini dilakukan beberapa jam setelah pergerakan krusial di level moving avarage

Pada saat penulisan, posisi terendah baru tercipta di di dekat $17.600. Artinya, selama 24 jam mata uang terbesar ini telah mengalami penurunan lebih dari 7%.

Bitcoin sedang berada di kondisi yang cukup lemah setelah meninggalkan nilai all-time-high-nya. Beberapa bursa pertukaran mengindikasikan adanya tekanan beli di level $16.200. Sedangkan, tekanan jual juga menguat dan mengkonfirmasi bahwa Bitcoin sedang melaju dengan tren bearish meninggalkan nilai all-time-high $20.000.

Pengujian Level Bitcoin

Menurut analis Cointelegraph Markets, Michaël van de Poppe, “Pengujian ketiga pada level support dan breakdown.”

“Pengujian level berkali-kali tidak akan membuat level lebih kuat. Tren turun kemungkinan akan berlanjut? Saya kira begitu, kecuali $18.500-18.700 dapat diklaim kembali. Saya berpendapat kita akan terus mengalami koreksi.”

Pada waktu pers terdapat topik yang dibahas di antara para trader, lantaran terdapat kekhawatiran pada kesenjangan kontrak berjangka sebanyak $1.300 CME yang belum terpenuhi. Dengan level berada tepat di bawah $17.000, hal ini mewakili dorongan lebih lanjut pada tren turun dalam jangka pendek.

Namun, Van de Poppe dan analis lainnya secara luas masih optimis, bagaimanapun, level yang lebih rendah akan memberikan kesempatan untuk pembelian kembali dalam jumlah besar.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini