Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Badai Investasi Bitcoin Belum Mereda, $600 Miliar Diprediksi Masuk ke Bitcoin

febrian surya     Tuesday, December 15 2020

Kepopuleran Bitcoin di mata investor nampaknya belum memudar sama sekali setelah Massmutual melakukan pembelian cryptocurrency senilai $100 juta pada beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan oleh analis JPMorgan.

Para analis percaya bahwa investor tradisional lainnya, dana pensiun dari lembaga keuangan akan menyalurkan dananya ke BTC. Permintaan ini diperkirakan mencapai $600 miliar untuk Bitcoin.

Permintaan $600 miliar Bitcoin

Analis JPMorgan Chase menulis catatan pada hari Jumat menjelaskan mengapa mereka melihat adanya permintaan yang signifikan meningkat untuk BTC. Mereka menjelaskan bahwa investasi cryptocurrency baru-baru ini yang dilakukan Massmutual senilai $100 juta dapat menjadi pertanda bahwa akan ada potensi penambahan permintaan BTC di tahun-tahun berikutnya.

Baca juga: Grayscale Kini Miliki Setengah Juta Bitcoin!

Catatan ini disampaikan oleh Bloomberg, yang menambahkan bahwa pembelian cryptocurrency tersebut “menunjukkan adopsi Bitcoin menyebar dari family office hingga investor kaya raya ke perusahaan asuransi dan dana pensiun.”

Menurut analis JPMorgan, pembelian cryptocurrency oleh Massmutual merupakan tonggak sejarah lain dalam adopsi BTC oleh investor institusi, yang dapat menjelaskan:

Orang dapat melihat potensi permintaan BTC yang dapat muncul di tahun-tahun berikutnya karena perusahaan asuransi dan dana pensiun lainnya mengikuti jejak perusahaan Massmutual.

Walaupun begitu, analis JPMorgan menjelaskan bahwa investor tradisional seperti perusahaan asuransi dan dana pensiun menghadapi rintangan terkait regulasi yang berkaitan. Hal ini terkait dengan “tingkat risiko dan ketidaksesuaian kewajiban” yang akan membatasi seberapa banyak mereka dapat berinvestasi dalam BTC.

Minat Investor Pada Bitcoin Meningkat Pesat

Para analis tidak mengharapkan perusahaan asuransi besar dan dana pensiun untuk menaruh dananya di cryptocurrency dalam jumlah yang besar. Melainkan, mereka dapat mengalokasikan 1% dari portofolio investasi ke BTC, dan hal ini dapat meningkatkan pasar Bitcoin.

Seperti diketahui, BTC pada tahun 2020 ini mengungguli berbagai aset digital lainnya.

“Jika dana pensiun dan perusahaan asuransi di AS, Eropa, Inggris dan Jepang mengalokasikan 1% asetnya ke BTC. Hal ini akan menghasilkan permintaan BTCsebesar $600 miliar,” berdasarkan analis JPMorgan yang disampaikan oleh Bloomberg.

Minat investor institusi terhadap Bitcoin meningkat pesat.  Baru-baru ini, CEO Standar Chartered Bank mengatakan bahwa adopsi cryptocurrency yang meluas “benar-benar tak terhindarkan”. Sementara CEO Blackrock mengatakan BTC dapat berkembang menjadi pasar global.

Di mana, BTC saat ini siap untuk permintaan investor institusi, dengan semakin banyaknya bank besar yang mulai menawarkan layanan cryptocurrency, termasuk Standard Chartered Bank, BBVA, dan DBS.

Menurut sebuah survei oleh Fidelity, menunjukkan bahwa mayoritas investor institusi menganggap bahwa cryptocurrency memiliki  tempat dalam portofolio mereka.

Sumber