Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Begini Pergerakan Bitcoin dari Masa ke Masa

anisa giovanny     Wednesday, December 2 2020

Menjelang akhir tahun Bitcoin berhasil bikin gempar jagat crypto, sebab harga aset tersebut sempat meroket ke angka $19.891 atau sekitar Rp281 juta rupiah. Harga tersebut sekaligus menjadi harga tertinggi Bitcoin sepanjang masa. 

Melihat harga Bitcoin tahun ini yang cukup baik, menarik jika kita lihat perjalanan harga raja aset crypto ini dari yang tidak bernilai dan kini menjadi aset yang sangat diperhitungkan.

Harga Bitcoin 2008-2010

Bitcoin ditemukan oleh Satoshi Nakamoto yang misterius pada tahun 2008 dan dirilis sebagai perangkat lunak sumber terbuka pada awal tahun 2009.  Transaksi pertama terjadi antara Nakamoto dan pengguna awal Bitcoin pada bulan Januari 2009.

Transaksi dunia nyata pertama terjadi pada tahun 2010 ketika seseorang membeli dua pizza dari Papa John’s di Florida seharga 10.000 Bitcoin.

Pada 2008-2009, BTC bisa dibilang tidak berharga sama sekali, dan di tahun 2010 untuk pertama kalinya Bitcoin memiliki harga berdasarkan USD. Di Juli 2010  Bitcoin berharga sekitar $0,0008 dan berubah ke harga  $0,08 untuk satu koin.

Harga Bitcoin 2011-2013

Di awal 2011 nilai satu Bitcoin hanya 1 dollar AS, kemudian di bulan Juni nilai BTC dihargai 10 USD per koin, sedangkan di bursa Mt.Gox dihargai 31.91 USD.  Di 2012 harga Bitcoin masih cenderung stagnan dan memiliki angka yang cukup kecil. 

Di 2013 Bitcoin benar-benar mulai lepas landas. Mata uang digital memulai perdagangan tahun ini sekitar $13,50 per bitcoin. Harga rally pada awal April 2013 sempat mencapai $220 sebelum turun kembali dikisaran harga $70 pada pertengahan April. Bitcoin mulai rally pada bulan Oktober dan November 2013. Di waktu tersebut mata uang crypto ini dihargai sekitar $100 pada awal Oktober dan mencapai puncaknya pada sekitar $195 pada akhir bulan. Pada bulan November, harga berubah dari sekitar $200 menjadi lebih dari $1.075 pada akhir bulan.

Reli ini disebabkan oleh pertukaran Bitcoin baru dan penambang di China yang mulai memasuki pasar. Ini adalah periode yang sama ketika Mt. Bursa Gox sedang beroperasi. Saat itu Mt. Gox terlibat dalam sekitar 70% dari semua transaksi Bitcoin. Seiring waktu, mata uang tersebut memperoleh eksposur yang lebih luas. Lebih banyak banyak pengecer tertarik untuk menggunakan Bitcoin pada tahun 2012 dan 2013.

Harga Bitcoin 2014-2017

Di  Januari 2014 harga Bitcoin berada direntang $750-$1.000. Kala itu harga sempat melonjak menjadi $1.000 sebentar, lalu menetap di kisaran $800. Bulan berikutnya harga Bitcoin jatuh kembali ke angka $600-$700, hal ini dikarenakan bursa Mt.Gox tutup dan membuat nilai pemilik 850.000 Bitcoin tidak pernah bisa mendapatkan Bitcoinnya lagi. Investigasi masih mencoba untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, tetapi apa pun ceritanya, seseorang secara tidak jujur telah mendapatkan Bitcoin yang pada saat itu bernilai $ 450 juta dolar. Dengan harga hari ini, koin yang hilang itu bisa  bernilai lebih dari $4,4 miliar.

2014 harga Bitcoin tidak pernah mencapai $1.000 kembali dan bermain di rentang harga $500-$800.   Harganya stabil sampai batas tertentu selama musim panas 2015. Namun, awal November 2015 ada lonjakan besar lainnya, di mana mata uang crypto ini berubah dari sekitar $75 pada 23 Oktober menjadi sekitar $460 pada 4 November di bursa tertentu. Mata uang ini sedikit terjual dan diperdagangkan sekitar $360 pada akhir November 2015. Selama 2016 Bitcoin terus meningkat dan pada akhirnya menembus $ 1.000 pada awal 2017.

Kita masuk ke tahun fenomenal bagi Bitcoin yakni 2017. Pada musim gugur 2017, harga bitcoin mulai naik. Pada bulan Oktober tahun itu, harga menembus $5.000 dan berlipat ganda lagi pada bulan November menjadi $10.000. Kemudian, pada 17 Desember, harga satu Bitcoin mencapai $ 19.783. Harga Tersebut merupakan harga tertinggi Bitcoin sepanjang masa hingga hari ini. Beberapa komentator dan kritikus menyebut ini sebagai gelembung harga, banyak di antaranya membuat perbandingan dengan Tulipmania Belanda pada abad ke-17.

Bitcoin di 2018-2020

Dalam beberapa minggu setelah Desember 2017, harga Bitcoin turun sangat cepat. Ia jatuh di bawah $7.000 pada April 2018 dan di bawah $ 3.500 pada November 2018. Di tahun ini harga Bitcoin pun kembali turun naik dan tidak menyentuh harga dua digit. Ini sempat menimbulkan kekhawatiran, namun sama seperti awal kemunculannya, Bitcoin perlahan tapi pasti bergerak naik.  Pada tahun 2019, bitcoin mengalami kebangkitan baru dalam harga dan volume, naik secara tiba-tiba menjadi sekitar $ 10.000 pada bulan Juni. Karena sejarah cenderung berulang, harga bitcoin turun kembali menjadi sekitar $7.000 pada akhir tahun.

Kemudian 2020, harga Bitcoin di Maret sempat hancur ke kisaran $4000, namun sama seperti yang sudah-sudah. Ia berhasil memperbaiki diri dan naik perlahan tapi pasti, dari $6.000, $10.000, $12.000, $16.000 dan akhirnya di 31 November Bitcoin berhasil meraih harga $19.891. Di tahun ini Bitcoin juga menarik minat para investor institusi seperti Square dan Microstrategy yang menginvestasikan puluhan juta dollar untuk membeli Bitcoin dan menjadikannya sebagai aset cadangan.

Itu dia perjalanan harga Bitcoin di awal kemunculan hingga tahun 2020, di tahun-tahun mendatang harga Bitcoin pun diprediksi akan terus meningkat, seiring dengan jumlahnya yang makin terbatas dan minat investor dari berbagai kalangan yang semakin banyak.

Ingin tahu outlook Bitcoin di tahun mendatang? Daftarkan segera dirimu di COINFEST 2021 di sini.

Belum punya Bitcoin? Kamu juga bisa beli Bitcoin dengan modal hanya Rp11.000! Yuk beli Bitcoin pertamamu segera!

Mulai trading Bitcoin di Pintu sekarang 💰
Artikel Terkait

 Lihat Lebih