Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Mengenal Pi Network, Crypto Mining dengan Smartphone

Naufal Muhammad     Tuesday, April 6 2021

Pi Network menjadi salah satu proyek crypto yang sedang sering diperbincangkan oleh mayoritas pelaku pasar crypto.

Walau tokennya masih dalam tahap penambangan (mining) dan belum melantai di bursa mana pun, Pi Network berhasil menarik perhatian pasar.

Mengenal Pi Network

Pi Network dibentuk dengan tujuan untuk memberikan akses yang mudah untuk semua orang terhadap mata uang digital.

Tujuan Pi Network adalah membentuk crypto dan platform smart contract yang dapat dioperasikan oleh semua orang, apa pun latar belakangnya.

Pi dibentuk untuk membentuk ekosistem keuangan peer-to-peer yang inklusif untuk semua kalangan masyarakat yang didukung dengan Pi sebagai alat tukar.

Pi Network didirikan oleh dua lulusan dari Stanford, salah satu universitas ternama di Amerika, bernama Dr. Nicholas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan.

Pi sendiri adalah token governance sehingga seluruh pihak komunitasnya dapat memiliki andil dalam pemungutan suara mengenai hal baru.

Baca juga: Inovasi Baru! Pasangan Ini Menikah di Blockchain Ethereum

Saat ini sistem yang digunakan adalah Provisional Governance Model dimana kendali masih dikuasai mayoritas oleh Pi Network.

Namun, saat pengguna jaringan sudah melebihi lima juta pengguna, sistem governance akan berubah menjadi Constitutional Convention, yang lebih terdesentralisasi.

Keseimbangan Kelangkaan dan Ketersediaan dari Token

Pi Network bergerak untuk memastikan bahwa crypto yang diterbitkannya memiliki sifat kelangkaan namun tetap tersedia untuk semua pihak.

Caranya dengan memiliki persediaan Token Pi yang terbatas namun tetap tidak ada penimbunan oleh satu pihak sehingga Pi tersebar secara merata.

Caranya adalah membatasi jumlah yang dapat di tambang oleh satu penambang.

Selain itu, caranya adalah membatasi yang dapat menambang hanya 100 Juta orang pertama di jaringan tersebut.

Jumlah yang dapat ditambang oleh satu penambang juga akan terus menurun sepanjang waktu dengan semakin banyak pihak yang menambang.

Jumlah Persediaan Pi

Selain itu, jumlah Pi yang tersedia secara keseluruhan akan terbagi menjadi tiga komponen yaitu jumlah dari hasil penambangan, hasil referral, dan hasil developer.

Pembagian tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa semua Pi terbagi secara merata dan tidak ada pihak yang dapat menimbun.

Secara keseluruhan Pi Network ingin membentuk ekosistem keuangan dengan empat aspek yaitu mudah, merata, langka, dan adil dalam imbalan.

Kegunaan Pi Network

Pi memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk menggabungkan sumber daya yang dimiliki oleh beberapa pihak untuk menghasilkan keuntungan bersama (pool).

Terdapat empat kegunaan utama yang dapat ditemukan dalam Pi Network untuk menghasilkan keuntungan dan keamanan maksimal dalam jaringan.

1. Ledger Konsensus Pi Network

Pi Network memiliki sistem konsensus yang memastikan validitas dari masing-masing pihak yang terlibat dalam jaringan.

Sistem tersebut memastikan bahwa seluruh pihak yang melakukan transaksi dapat dipercaya dan kemudian di catat nilai kredibilitasnya melalui shared trust graph.

Sehingga, masing-masing pihak yang terlibat dalam jaringan tersebut selalu mengetahui apakah pihak yang akan melakukan transaksi dengannya dapat dipercaya.

Sistem ini menjadi salah satu kegunaan utama dari Pi Network yang juga sangat bermanfaat untuk memastikan keamanan transaksi.

2. Platform Berbagi Waktu dan Perhatian

Pi Network juga menyediakan platform untuk berbagi perhatian, dimana yang dimaksud adalah sama seperti satu channel yang terlihat oleh semua pihak di jaringan tersebut.

Dalam channel tersebut, satu pihak dapat menarik seluruh perhatian semua pihak yang berada di jaringan tersebut.

Contoh nyatanya adalah seperti Instagram namun perbedaannya adalah hanya akan ada satu post yang akan bergantian secara global.

Platform ini juga menghemat waktu akibat dapat menarik perhatian banyak pihak dalam waktu yang singkat secara global.

Platform ini juga dapat dimanfaatkan untuk iklan yang nantinya akan membuka salah satu peluang untuk menghasilkan keuntungan di Pi Network.

3. Platform Bertukar Barang dan Jasa

Selain perhatian dan waktu, Pi Network juga memberikan akses untuk pertukaran barang dan jasa melalui toko virtual.

Hal tersebut akan membuat Pi Network bergerak sebagai platform perdagangan atau marketplace untuk para penggunanya.

Toko virtual tersebut dapat mempermudah para anggota Pi untuk menawarkan barang dan jasa yang dimiliki kepada satu sama lain.

Terdapat potensi pertukaran barang dan jasa tersebut akan didukung dengan alat tukar berupa Pi, sehingga volume transaksinya akan mempengaruhi harga Pi ke depannya.

4. Platform Aplikasi Terdesentralisasi

Keseluruhan kegunaan yang diberikan oleh Pi Network akan memperluas ekosistem aplikasi terdesentralisasi yang dapat dibangun pada jaringannya.

Saat ini, mayoritas jaringan yang menyediakan wadah untuk aplikasi terdesentralisasi mewajibkan developernya untuk mempersiapkan keseluruhannya dari awal.

Namun, Pi Network akan mempermudah developer untuk menggunakan infrastruktur dan sumber daya yang sudah ada di jaringan tersebut dari pengguna lain, sehingga mempermudah proses.

Pi juga akan membangun aplikasi terdesentralisasinya dengan fitur interoperabilitas agar terdapat kemudahan perpindahan data, aset, dan juga proses antar aplikasi di jaringan lain.

Mining di Smartphone

Yang menjadi nilai utama untuk Pi Network adalah salah satu fiturnya yaitu penambangan Pi yang dapat dilakukan melalui smartphone.

Berbeda dengan sistem konsensus yang sudah ada, Pi Network menggunakan Stellar Consensus Protocol (SCP).

Sistem konsensus tersebut digunakan untuk mempermudah sistem penambangan yang ramah pengguna dan hanya memerlukan smartphone.

Stellar Consensus Protocol (SCP) dibentuk oleh David Mazières seorang profesor ilmu computer di Stanford.

SCP menggunakan mekanisme uses a novel mechanism called Federated Byzantine Agreements (FBA) untuk memastikan pembaruan pada ledger selalu tepat dan aman.

Stellar Consensus Protocol juga diluncurkan pada Blockchain Stellar yang sudah digunakan sejak Tahun 2015.

Sistem FBA dalam SCP dianggap sebagai alternatif yang lebih murah dibandingkan konsensus pada umumnya.

Hal tersebut disebabkan konsensus dilakukan melalui persetujuan pengguna melalui pesan bersama dalam satu forum.

Sistem ini berbeda, bukan seperti konsensus pada alat mining seperti Bitcoin yang menghabiskan banyak energi.

Sistem ini hampir mirip dengan Byzantine Fault Tolerance (BFT) yang digunakan oleh NEO dan juga Ripple pada blockchainnya.

Baca juga: Ontology dan NEO Kerja sama Bangun Platform Blockchain Lintas Rantai

Untuk cara lebih lengkap dan juga mengetahui aplikasi untuk melakukan penambangan Pi Network di smartphone, kamu dapat lihat di sini.

Hal tersebut menjadi salah satu keutamaan dari Pi Network yang ingin memberikan inovasi untuk jaringan dan token yang lebih merata, lebih untung, ramah lingkungan, dan lebih efisien.

Perlu diingat kembali bahwa Token Pi Network saat ini belum diperdagangkan di bursa mana pun.

Oleh karena itu, saat ini nilai Pi masih 0 dan belum dapat ditentukan. Perkembangan masih terus dilihat untuk melihat validasi proyek ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Pi Network, Whitepaper resmi dapat dibaca di sini.