Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Istilah dalam Blockchain: Dari A – Z

Coinvestasi     Monday, September 24 2018

Istilah dalam Blockchain sering kali terdengar teknis dan sulit dipahami. Kadang, dalam pembicaraan mengenai Blockchain, istilah-istilah ini cukup krusial dalam memahami konteks pembicaraan di dalamnya. Oleh karena itu, mari memahami beberapa istilah dalam Blokchain yang sering digunakan, simak berikut ini:

51% Attack

Ketika lebih dari setengah kekuatan komputasi dari jaringan cryptocurrency dikontrol oleh satu individu atau grup, individu atau grup tersebut dapat mengeluarkan transaksi yang dapat menyebabkan konflik untuk merusak jaringan, jika memang mereka memiliki tujuan yang negatif

Address

Address cryptocurrency digunakan untuk mengirim atau menerima transaksi pada jaringan. Sebuah address biasanya berupa deretan karakter alfanumerik.

Baca juga: Bitcoin Wallet Address

ASIC

Merupakan kependekan dari ‘Application Specific Integrated Circuit’ yaitu sebuah mikro chip yang didesain khusus untuk aplikasi spesifik tertentu dan sering kali dibandingkan dengan GPU. ASIC dalam dunia blockchain dibuat khusus untuk aktivitas mining cryptocurrency dan menawarkan penghematan biaya listrik yang signifikan

Bitcoin

Bitcoin adalah cryptocurrency pertama yang bersifat terdesentralisasi, open source, dan diatur dalam jaringan global peer to peer tanpa membutuhkan perantara dan penerbit terpusat

Baca juga: Panduan Bitcoin untuk Pemula

Block

Block adalah paket data yang membawa data yang sudah terekam secara permanen dalam jaringan Blockchain

Blockchain

Sebuah blockchain adalah buku besar bersama di mana transaksi secara permanen dicatat dengan cara menambahkan blok. Blockchain berfungsi sebagai catatan historis dari semua transaksi yang pernah terjadi, dari blok awal hingga blok terbaru, oleh karena itu dinamakan Blockchain – sebuah rantai block.

Block Explorer

Block explorer adalah sebuah tool online untuk melihat semua transaksi terdahulu dan yang sekarang, yang ada pada Blockchain. Block explorer menyediakan informasi berguna seperti hash rate jaringan  dan pertumbuhan transaksi.

Block Height

Jumlah blok yang terhubung pada blockchain.

Block Reward

Sebuah bentuk insentif bagi miner yang berhasil melakukan kalkulasi hash pada suatu blok selama proses mining. Verifikasi transaksi di blockchain menghasilkan koin baru dalam prosesnya, dan para miner mendapatkan bagian dari hasil tersebut.

Central ledger

Buku besar yang dikelola oleh agensi pusat

Confirmation

Tindakan hashing yang sukses dan kemudian ditambahkan ke blockchain

Consensus

Consensus (kesepakatan) dicapai ketika semua partisipasi dari jaringan setuju pada validasi transaksi, menjamin semua buku besar memiliki data yang sama

Cryptocurrency

Juga diketahui sebagai token, cryptocurrency adalah representasi dari aset digital

Cryptographic Hash Function (Fungsi Kriptografis Hash)

Cryptographic hash memproduksi nilai unik hash yang berukuran tetap dari input transaksi yang berukuran tidak tetap

Dapp

Sebuah decentralised application (Dapp) adalah aplikasi yang bersifat open source, beroperasi secara otonom, memiliki data yang disimpan dalam blockchain, insentif dalam bentuk token kriptografis dan beroperasi pada protokol yang menunjukkan proof of value.

DAO (Decentralised Autonomous Organisation)

Dapat dianggap sebagai perusahaan yang berjalan tanpa campur tangan manusia dan menyerahkan semua kuasa kepada seperangkat aturan bisnis yang tidak dapat dirusak

Distributed Ledger

Buku besar yang menyimpan semua data di jaringan dari node yang terdesentralisasi. Sebuah distributed ledger tidak harus memiliki cryptocurrency sendiri dan mendapat pengecualian serta bersifat pribadi

Distributed Network

Tipe jaringan dimana daya dan data pemrosesannya tersebar di nodes daripada memiliki data yang terpusat

Difficulty (Kerumitan)

Mengacu pada tingkat kesulitan sebuah blok data informasi transaksi yang dapat di tambang dengan sukses

Digital Signature

Kode digital yang dihasilkan oleh kunci enkripsi publik yang dilampirkan ke dalam dokumen yang dikirim secara elektronik untuk memverifikasi konten dan identitas pengirimnya

Double Spending

Double spending muncul ketika sejumlah total uang dikeluarkan lebih dari sekali

Ethereum

Ethereum adalah platform terdesentralisasi berbasis blockchain untuk aplikasi yang menjalankan smart contract dan ditujukan untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan penyensoran, penipuan, dan campur tangan pihak ketiga

Baca juga: Apa itu Ethereum?

EVM

Ethereum Virtual Machine (EVM) adalah mesin virtual Turing Complete yang memnungkinkan siapapun untuk menjalankan EVM Byte Code. Setiap Ethereum node dijalankan pada EVM untuk menjaga kesepakatan diseluruh Blockchain

Fork

Fork membuat sebuah versi alternatif dari Blockchain, meninggalkan dua blockchain yang serupa di berbagai bagian jaringan

Genesis Block

Beberapa blok awal dari sebuah Blockchain

Hard Fork

Tipe dari fork yang menjadikan transaksi sebelumnya yang tidak valid menjadi valid, dan begitu pula sebaliknya. Jenis fork  ini mengharuskan semua node  dan pengguna untuk meng-upgrade ke versi terbaru dari protokol perangkat lunak

Hash

Tindakan melakukan sebuah fungsi hash pada data output. Hal ini digunakan untuk mengkonfirmasi transaksi koin

Hash Rate

Pengukuran dari performa untuk mining rig yang menggunakan satuan hash per detik

Hybrid PoS/PoW

Sebuah campuran dari Proof of Stake dan Proof of Work yang memperbolehkan PoS dan PoW sebagai sebuah algoritma distribusi konsensus pada jaringan. Dalam metode ini, keseimbangan antara penambang dan pemilih (holders) dapat tercapai, menciptakan sebuah sistem pemerintahan berbasis komunitas baik oleh orang dalam (holders) maupun pihak luar (penambang)

Mining (Penambangan)

Mining atau penambangan adalah kegiatan dari memvalidasi transaksi Blockchain. Pentingnya validasi untuk menjamin intensif untuk para penambang (miners), biasanya dalam bentuk koin. Penambangan bisa menjadi bisnis yang menguntungkan apabila dilakukan dengan benar. Dengan memilih hardware dan target penambangan yang paling efisien dan sesuai, penambangan dapat menghasilkan pendapatan pasif yang stabil

Baca Juga: 5 Provider Cloud Mining Terbaik

Multi Signature

Multi signature memungkinkan untuk menambahkan lapisan keamanan tambahan dengan mewajibkan lebih dari satu kunci untuk mengotorisasi transaksi

Node

Salinan dari buku besar yang dioperasikan oleh partisipan dari jaringan Blockchain

Oracles

Oracles bekerja sebagai jembatan antara dunia nyata dan blockchain dengan cara menyediakan data ke smart contract

Peer to Peer

Peer to Peer (P2P) mengacu pada interaksi terdesentralisasi antara dua pihak atau lebih. Peserta dari jaringan P2P berurusan langsung dengan satu sama lain melalui satu titik mediasi

Public Address (Alamat Publik)

Sebuah public address adalah hash kriptografis dari sebuah public key (kunci publik). Mereka bertindak seperti alamat email yang dapat dipublikasi dimana saja, tidak seperti private key (kunci pribadi).

Private Key

Sebuah private key (kunci pribadi) adalah deretan data yang memungkinkan pengguna untuk mengakses token di wallet tertentu. Mereka bertindak sebagai kata sandi yang dirahasiakan dari siapapun kecuali pemilih dari address tersebut

Proof of Stake

Sebuah algoritma distribusi konsensus  yang memberi imbalan penghasilan berdasarkan jumlah koin yang dimiliki. Semakin banyak koin yang diinvestasikan, maka akan semakin banyak yang akan didapatkan dengan menambang melalui protokol ini

Proof of Work

Sebuah algoritma distribusi konsensus yang memerlukan sebuah peran aktif dalam pemanbangan blok data, sering kali mengkonsumsi sumber daya yang banyak seperti aliran listrik. Semakin banyak algoritma yang berhasil dipecahkan makan imbalan yang didapatkan akan semakin banyak

Scrypt

Scrypt adalah tipe algoritma kriptografi  dan digunakan oleh Litecoin. Dibandingkan dengan SHA256, Scrypt lebih cepat karena tidak menghabiskan banyak waktu dalam pemrosesan

SHA-256

SHA- 256 adalah algoritma kriptografi yang digunakan oleh cryptocurrency seperti Bitcoin. Namun, SHA-256 menggunakan banyak kekuatan komputer dan waktu pemrosesan, memaksa miners untuk membentuk pools  untuk mendapatkan keuntungan

Smart Contract

Merupakan sebuah aturan bisnis dalam bahasa yang telah diprogramkan dalam Blockchain dan berlaku untuk semua pengguna jaringan blockchain

Soft Fork

Soft fork berbeda dengan hard fork dimana hanya transaksi yang valid bisa diubah menjadi tidak valid. Soft fork mengharuskan hampir semua miners untuk meng-upgrade agar dapat bekerja, sementara hard fork mengharuskan semua nodes untuk menyetujui versi terbaru.

Solidity

Solidity adalah bahasa pemrograman Ethereum untuk mengembangkan smart contract

Testnet

Sebuah blockchain test yang digunakan oleh developers untuk mencegah pengeluaran aset pada deretan utama

Transaction Block

Sebuah koleksi dari transaksi yang dikumpulkan pada satu blok yang kemudian dapat di-hash dan ditambahkan ke blockchain

Transaction Fee

Semua cryptocurrency transaksi yang melibatkan biaya transaksi kecil. Biaya transaksi ini ditambahkan  ke akun untuk imbalan yang akan diterima oleh miners  ketika berhasil memproses blok

Turing Complete

Mengacu pada kemampuan dari sebuah mesin untuk melakukan kalkulasi yang dapat dilakukan oleh semua program komputer. Sebuah contoh dari ini adalah Ethereum Virtual Machine (EVM)

Wallet

Merupakan sebuah file yang menyimpan private keys. Biasanya berisi perangkat lunak milik klien yang mengizinkan untuk melihat dan membuat transaksi pada blockchain tertentu yang dirancang untuk wallet tersebut

Baca juga artikel ini: Apa Itu Blockchain?