Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Cryptoeconomic Bagian Dua: Ekonomi

Aulia Medina     Wednesday, October 24 2018

Seperti yang sudah kita bahas dalam Cryptoeconomic Bagian Satu: Crypto, bagian di mana blockchain berbeda dari sistem peer-to-peer terdesentralisasi adalah insentif keuangan dan ekonomi. Seperti dalam sistem ekonomi solid mana pun, harus terdapat insentif dan reward untuk menyelesaikan pekerjaan. Sama halnya dengan sistem hukuman bagi miner yang bertindak tidak etis atau tidak baik. Kita akan lihat bagaimana blockchain menggabungkan semua dasar ekonomi.

Pengaturan Insentif dalam Blockchain:

Set Insentif #1

  • Token: Peserta yang berpartisipasi dan berkontribusi dalam blockchain mendapatkan cryptocurrency untuk usaha mereka.
  • Hak Istimewa: Peserta mendapatkan hak memutuskan untuk membebankan biaya sewa. Misalnya, miner yang melakukan mining pada block baru menjadi diktator sementara dari block dan menentukan transaksi mana yang akan dilakukan. Mereka bisa membebankan biaya transaksi untuk mencantumkan transaksi dalam block.

Set Insentif #2

  • Reward: Peserta mendapatkan hadiah uang atau tanggung jawab untuk memutuskan karena melakukannya dengan baik.
  • Hukuman: Peserta harus membayar denda uang atau hak-haknya diambil karena berperilaku buruk.

Bagaimana cryptocurrency memiliki value?

Cryptocurrency memiliki value karena hal yang sama bahwa uang secara umum memiliki value dan kepercayaan. Ketika kita percaya sebuah komoditas dan memberinya value, komoditas tersebut menjadi mata uang. Hal yang sama pada fiat yang memiliki value dan mengapa emas memiliki value. Karenanya ketika komoditas diberikan value, value berubah menurut satu dari peraturan dalam ekonomi: penawaran dan permintaan.

Penawaran dan Permintaan

supply and demand cryptoeconomic coinvestasi

Ini adalah grafik penawaran-permintaan dan yang paling biasa terjadi dalam ekonomi. Seperti yang bisa dilihat permintaan untuk komoditas adalah proporsi terbalik dengan penawaran. Titik di mana dua grafik bertemu adalah ekuilibrium, titik yang kita inginkan. Karenanya, mari gunakan logika ini untuk cryptocurrency dan bitcoin secara umum.

Penawaran bitcoin tetap pada nilai 21 juta. Ini adalah kapitalisasi market akan semua bitcoin. Karena jumlah total tetap, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan mengenai penawaran dari bitcoin. Karena ini, beberapa regulasi perlu dibuat untuk memastikan bitcoin menjadi susah dilakukan mining secara progresif. Jika langkah-langkah ini diambil, miner akan melakukan mining tanpa pandang bulu, mengambil semua bitcoin yang tersisa dan menjualnya pada market, menurunkan nilai keseluruhan.

Baca juga artikel ini: Cryptoeconomics Bagian Satu: Crypto

Untuk memastikan miner tidak menghabiskan semua bitcoin dalam satu waktu, beberapa cara berikut diambil:

  • Block baru ditambahkan pada chain hanya dalam interval waktu 10 menit yang menghasilkan reward 25 bitcoin. Waktu harus tetap untuk memastikan miner tidak terus menambahkan block pada chain tanpa regulasi.
  • Hal kedua yang dilakukan protokol bitcoin adalah secara konstan meningkatkan tingkat kesulitan. Seperti dijelaskan sebelumnya, selama proses mining hash dan nonce dari block harus bernilai kurang dari angka tertentu. Angka ini disebut “tingkat kesulitan” dan biasanya dimulai dengan angkat nol. Seiring meningkatnya kesulitan, angka nol pun bertambah juga.

Dengan dua hal ini ditambah dengan fakta bahwa mining menjadi proses spesialisasi yang membutuhkan investasi besar, proses keseluruhan akan memastikan penawaran bitcoin dalam market disimpan dalam cek. Ini berlaku dalam semua cryptocurrency yang menggunakan proof-of-work.

Permintaan cryptocurrency tergantung pada beberapa hal:

  • Bagaimana sejarah cryptocurrency tersebut?
  • Apakah cryptocurrency ini pernah diretas sebelumnya?
  • Apakah cryptocurrency ini secara konsisten menghasilkan?
  • Seberapa bagus tim di belakang cryptocurrency ini?
  • Apakah cryptocurrency ini berpotensi menjadi lebih baik?
  • Berapa banyak hype yang terjadi pada cryptocurrency ini?

Semua hal ini menentukan sebuah cryptocurrency termasuk “hot” atau tidak, dan sebagai hasilnya pergeseran nilai tergantung pada permintaan.

Teori Permainan dalam Blockchain

Jadi bagaimana sebuah sistem peer-to-peer terdesentralisasi yang tidak diregulasi tetap jujur? Miner memiliki banyak kekuatan dan mereka bisa dengan mudah melakukan kriminalisasi dan tidak mendapat kompensasi apapun. Inilah ketika semua upaya sebelumnya dalam sebuah sistem desentralisasi gagal: pengguna adalah manusia dan manusia rentan terhadap perilaku buruk. Jadi bagaimana menjaga sebuah sistem terdesentralisasi dari kejujuran manusia? Jawabannya ada pada ide ekonomi paling mendasar: Teori Permainan.

Teori permainan secara umum adalah studi dari pengambilan keputusan strategis. Membuat keputusan adalah yang paling masuk akal, mengingat keputusan para pesaing pada dasarnya adalah apa yang dimaksud dengan teori permainan. Konsep paling mendasar dari teori permainan adalah Nash Equilibrium.

Apa Itu Nash Equilibrium?

Sebuah Nash Equilibrium adalah kondisi di mana satu pihak mengambil strategi paling bagus, mengingat tindakan pihak lain dan mereka tidak dapat memperoleh apa pun dengan mengubah strategi mereka. Mari lihat contoh dari Nash Equilibrium pada praktiknya.

nash equilibrium cryptoeconomic coinvestasi

Sekarang, anggap tabel di atas kita sebut “Matriks Imbalan” (“Payoff Matrix”). Angka-angka merupakan unit dari imbalan yang akan didapat ketika mengambil atau tidak mengambil tindakan. Mari analisis:

Jika A mengambil tindakan:
Maka B memiliki imbalan 4 jika mengambil tindakan dan imbalan 0 jika tidak mengambil tindakan. Karenanya strategi optimal untuk B adalah mengambil tindakan.

Jika A tidak mengambil tindakan:
Sekali lagi, B memiliki 0 imbalan untuk tidak mengambil tindakan dan imbalan 4 jika mengambil tindakan.

Bisa disimpulkan, apapun yang dilakukan A, strategi terbaik untuk B adalah mengambil tindakan. Mari lihat strategi terbaik untuk A.

Jika B mengambil tindakan:
A memiliki imbalan 0 untuk tidak mengambil tindakan dan imbalan 4 untuk mengambil tindakan. Jadi strategi terbaik untuk A adalah mengambil tindakan.

Jika B tidak mengambil tindakan:
A memiliki imbalan 0 untuk tidak mengambil tindakan dan imbalan 4 untuk mengambil tindakan.

Jadi apapun yang dilakukan B, cara terbaik bagi A adalah mengambil tindakan.

Kita bisa simpulkan bahwa baik A dan B memiliki cara terbaik untuk mengambil tindakan. Karenanya ketika keduanya mengambil tindakan (take action), Nash Equilibrium berbentuk seperti ini:

nash equilibrium cryptoeconomic

Sekarang, bagaimana aplikasi Nash Equilibrium pada blockchain? Sebenarnya, blockchain muncul dan miner tetap jujur karena chain adalah bentuk dari Nash Equilibrium.

Mari mengambil contoh:

nash equilibrium blockchain cryptoeconomic

Anggap bagan di atas adalah blockchain. Block biru 1, 2, dan 3 adalah bagian dari chain utama. Lalu, anggap miner berbahaya melakukan mining pada block 2A dan mengupayakan hardfork untuk keuntungan finansialnya. Apa yang menghentikan miner lainnya untuk bergabung dengannya dan mining block baru?

Miner memiliki aturan: block apapun yang dilakukan mining pada block yang invalid tidak akan dianggap sebuah block yang valid. Karenanya, miner lain hanya perlu membiarkan block yang invalid dan tetap melakukan mining pada chain sebelumnya. Ingat, semua cryptocurrency bekerja pada kepercayaan dan menerima value, sehingga cryptocurrency yang di-mining oleh miner berbahaya tidak akan dianggap memiliki value sama sekali. Dan ingat, mining adalah proses yang cukup mahal, karenanya mengapa menghabiskan sumber dana pada block yang mungkin atau tidak akan dianggap valid?

Sekarang, Anda mungkin berpikir, bagaimana jika banyak miner yang memutuskan bergabung pada miner baru lalu melakukan mining pada block baru? Masalahnya, network blockchain besar dan terdistribusi di mana komunikasi dan koordinasi sangat tidak mungkin. Perlu diingat bahwa serangan yang terkoordinasi pada blockchain tidak layak terjadi. Kebanyakan miner akan memilih rute di mana mereka mendapat imbalan maksimal, dengan cara ini Nash Equilibrium dari chain utama dipertahankan.

Baca juga artikel ini: Apa Itu Atomic Swaps?

Hukuman pada blockchain

Seperti pada sistem ekonomi efisien mana pun, tindakan positif perlu diberi reward dan tindakan negatif juga perlu mendapat hukuman. Bagaimana hukuman bekerja dalam model teori permainan? Bayangkan matriks imbalan di mana imbalan untuk peserta cukup tinggi namun implikasinya dalam masyarakat secara umum adalah sangat tinggi. Misalnya:

punishment in blockchain cryptoeconomic

Anggap terdapat dua orang A dan B dan mereka berencana melakukan tindakan kriminal. Menurut matriks, imbalan bagi keduanya cukup tinggi ketika mereka melakukan kriminalisasi sehingga Nash Equilibrium mereka terletak pada keduanya melakukan tindakan kriminal. Ketika ini masuk akal secara logika, implikasi pada masyarakat secara umum sangat buruk. Manusia seringkali dimotivasi oleh keserakahan pribadi dan tidak semua orang altruistis. Jika ini benar, dunia akan menjadi tempat tinggal yang buruk. Karenanya, bagaimana manusia menetralkannya? Dengan mengenalkan konsep hukuman.

Anggap kita memiliki sistem untuk tiap -0.5 dari utilitas yang diambil dari publik, terdapat faktor hukuman -5 pada orang yang melakukan kriminalisasi. Mari tambahkan faktor hukuman pada matriks imbalan di atas dan lihat bagaimana ini mengubah tabel:

Seperti yang bisa dilihat di atas, imbalan berubah drastis dan Nash Equilibrium berubah pada (1,1), ketika keduanya tidak melakukan kriminalisasi. Sekarang, hukuman sangat mahal, utilitas dari -0.5 diambil dari masyarakat. Karenanya, apa insentif bagi masyarakat untuk bergabung pada permainan hukuman? Cara menjawab pertanyaan ini dengan membuat hukuman wajib bagi tiap orang terutama yang tidak berpartisipasi pada permainan hukuman pun juga mendapat hukuman. Misalnya pada kepolisian pajak. Polisi bisa menghukum pelaku tapi utilitas dalam hal pajak diambil dari publik. Siapapun yang tidak membayar pajar dan berpartisipasi dalam permainan ini dianggap kriminal dan dihukum sesuai aturan.

Dalam blockchain, miner yang tidak mengikuti aturan dan melakukan mining pada block ilegal dihukum dengan diambil hak istimewa dan beresiko pengucilan sosial. Hukuman menjadi lebih parah ketika proof-of-stake terlibat. Dengan menggunakan teori permainan dan sistem hukuman, miner akan tetap jujur.

Insentif Lebih Banyak untuk Miner

Ketika miner berhasil melakukan mining pada block, mereka menjadi penguasa sementara dari block. Ini benar-benar yurisdiksi mereka mengenai transaksi mana yang masuk dalam block dan kecepatan transaksi tersebut. Untuk transaksi yang termasuk, mereka bisa membebankan biaya transaksi. Insentif pada miner ini karena mereka mendapat tambahan reward finansial melebihi reward yang mereka dapatkan dari mining pada block baru (25 BTC pada bitcoin dan 5 ETH pada Ethereum).

Untuk membuat sistem adil dan memastikan bukan miner yang sama yang melakukan mining pada block baru dan mengumpulkan reward setiap saat, tingkat kesulitan mining disesuaikan secara berkala. Ini memastikan miner yang bisa melakukan mining block baru adalah random. Dalam jangka panjang, mining tidak menghasilkan apa-apa. Dengan kata lain, profit yang didapat miner dari mining block baru pada akhirnya disesuaikan karena ongkos dari mining.

Serangan P+Epsilon

Sistem proof-of-work rentan terhadap serangan tertentu yang disebut Serangan P+Epsilon. Untuk mengerti bagaimana serangan ini bekerja, kita perlu mendefinisikan beberapa istilah sebelumnya.

Model Pilihan yang Tidak Terkoordinasi: Sebuah model pilihan yang tidak terkoordinasi adalah model di mana semua peserta tidak memiliki insentif untuk bekerja bersama yang lain. Para peserta bisa membentuk grup namun grup tidak bisa besar dan menjadi mayoritas.

Model Pilihan Terkoordinasi: Model ini adalah di mana semua peserta berkoordinasi karena insentif.

Saat ini diasumsikan bahwa blockchain adalah model tidak terkoordinasi, namun bagaimana jika ada insentif untuk miner melakukan tindakan yang melawan integritas blockchain? Bagaimana jika terjadi sogokan untuk membuat miner melakukan tindakan tertentu? Inilah ketika model menyogok penyerang muncul.

Apakah model menyogok penyerang?

  • Bayangkan sebuah model tidak terkoordinasi. Sekarang, bagaimana jika penyerang memasuki sistem dan memberikan insentif pada miner untuk berkoordinasi dengan satu sama lain setelah memberikan sogokan? Model baru ini disebut model menyogok penyerang. Agar berhasil menyogok sistem, penyerang memiliki dua sumber:Dana: Jumlah total uang yang dimiliki penyerang yang mereka bayarkan pada miner untuk mengambil tindakan tertentu.
  • Biaya: Harga yang dibayarkan miner pada akhirnya.

Namun, jika penyerang memutuskan untuk menyerang blockchain, kita tiba dalam teka-teki menarik, dan ini di mana serangan p+ epsilon muncul. Untuk referensi, cek tabel berikut:

p+ epsilon attack blockchain cryptoeconomic
Image courtesy: Vitalik Buterin Presentation

Bayangkan sebuah permainan sederhana seperti pemilihan. Jika orang yang melakukan voting untuk orang tertentu jika mereka voting dengan cara sama dengan yang lain, maka mereka mendapat imbalan. Sebaliknya, mereka tidak mendapat imbalan. Bayangkan bahwa penyogok memasuki sistem dan menyalahkan kondisi pada seseorang. Jika Anda voting dan yang lain tidak voting, maka Anda mendapat imbalan dari “P + e”: imbalan biasanya dan tambahan sogokan dari “e”.

Sekarang, matriks imbalan terlihat seperti ini:

p+ epsilon attack blockchain cryptoeconomic
Image courtesy: Vitalik Buterin Presentation

Sekarang bayangkan skenario ini: semua orang yang terlibat dalam permainan ini mengetahui bahwa jika mereka voting, mereka memiliki kesempatan untuk mendapat imbalan. Namun jika mereka tidak voting, kesempatan 50-50 akan mendapat imbalan.

Apa yang Anda pikir mereka lakukan? Tentu mereka akan voting untuk mendapat imbalan yang terjamin. Karena, ini yang menarik. Seperti terlihat pada matriks, penyogok (briber) harus membayar sogokan “e” hanya ketika orang tertentu voting sementara yang lain tidak. Namun, dalam situasi ini, karena semua orang voting, Nash Equilibrium berganti menjadi:

p+ epsilon attack blockchain cryptoeconomic

Benar, penyogok bahkan tidak perlu membayar sogokan! Mari melihat pendekatan masalah ini dari sudut pandang penyogok:

  • Meyakinkan grup untuk voting dengan cara tertentu.
  • Mencapai tujuan tanpa harus membayar sogokan.

Ini adalah skenario win-win untuk penyogok dan implikasi besar pada blockchain terutama pada sistem proof-of-work. Mari mengecek hipotesis pada blockchain:

nash equilibrium blockchain cryptoeconomic

Anggap penyogok sangat ingin chain melakukan hardfork dan mendeklarasikan grup miner yang tertarik bergabung chain baru akan mendapat sogokan (e). Ini akan memberikan insentif pada keseluruhan komunitas miner untuk berkoordinasi dan bergabung pada chain baru. Jelas sogokan harus sangat tinggi agar situasi ini terjadi. Namun seperti yang kita lihat pada model menyogok penyerang, penyerang tidak perlu membayar jumlah yang disebutkan. Menurut Vitalik Buterin, ini adalah satu masalah besar dari sistem proof-of-work, kerentanannya pada serangan P+epsilon.

Solusi terletak pada proof-of-stake.

Solusi dari bentuk serangan pada insentif ini terletak pada proof-of-stake. Dalam sistem ini, miner harus menaikkan investasi pada block selanjutnya. Seperti pada sistem ekonomi, cara ini lebih baik karena hukuman terasa lebih parah. Alih-alih memiliki hak-hak mereka diambil dan pergi, miner sekarang menghadapi kemungkinan yang sangat nyata dari taruhan dan keberuntungan yang diambil.

Jadi bagaimana ini membantu menghindari serangan P+epsilon? Posisikan diri Anda sebagai miner. Anda memiliki bagian dari keberuntungan dalam block yang ditambahkan pada chain utama. Lalu, seorang penyogok muncul dan mengatakan bahwa Anda bisa mendapat imbalan ekstra jika membuat block Anda bergabung pada chain utama. Tetapi, jika chain tidak disetujui, Anda memiliki resiko besar kehilangan semua urang yang telah diinvestasikan dalam block. Ditambah, seperti yang dinyatakan dalam serangan P+Epsilon, Anda tidak akan mendapat imbalan ekstra dari penyogok. Untuk miner, ketika mereka telah berinvestasi, tidak mungkin bagi mereka untuk tetap pada chain utama dan tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya.

Simpulan

Seperti yang Anda lihat, cryptography dan ekonomi memiliki kombinasi yang rumit untuk membuat teknologi blockchain. Pertumbuhan yang telah dialami selama beberapa tahun terakhir ini mengejutkan dan hanya akan menjadi lebih baik dan lebih banyak digunakan.

Sumber: Blockgeeks