Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bitcoin VS 5 Saham Perusahaan Teknologi, Mana Lebih Profit?

Wafa Hasnaghina     Thursday, July 30 2020

Dalam artikel ini kamu akan dijabarkan mengenai perbandingan harga dan profit dari 5 saham perusahaan teknologi besar FAANG (alias Facebook, Amazon, Apple, Netflix, dan Google) disandingkan dengan Bitcoin dalam 5 tahun terakhir.

Dari sudut pandang Bitcoin dapat dilihat bahwa ia memiliki keunggulan dari sisi portabilitas dan juga modal awal yang cukup rendah. Ditambah harga yang terus meningkat dengan persentase pertumbuhan hingga mencapai 2486.98% selama 5 tahun terakhir ini. Menarik sekali bukan? Mari simak ulasannya di bawah ini!


Jika mendengar kata perusahaan teknologi, pasti yang terbayang adalah 5 perusahaan besar FAANG. Ya, FAANG (alias Facebook, Amazon, Apple, Netflix, dan Google) adalah julukan untuk perusahaan-perusahaan teknologi besar yang berbasis di Amerika. Terkadang mendengar nama perusahaan itu, yang terbayang hanya produk yang mereka tawarkan, bukan?

Tapi, bagaimana jika kamu terlibat langsung atau memiliki bagian dari perusahaan tersebut? Pasti pertanyaannya bagaimana bisa? Hal ini bukan mustahil, kamu sebagai individu juga bisa memiliki bagian dari perusahaan-perusahaan besar ini. Cara paling mudah adalah dengan membeli saham mereka.

Saham FAANG

  1. Membeli Saham FAANG

Untuk membeli saham FAANG ini memang agak sulit untuk dilakukan orang-orang yang bukan berkewarganegaraan Amerika. Terlebih belum ada sekuritas lokal di Indonesia yang secara resmi menjual saham perusahaan-perusahaan asing. Biasanya, jika perusahaan tersebut telah masuk ke dalam listing Bursa Efek Indonesia baru bisa dilakukan pembelian secara resmi.

  1. Modal Besar

Lebih lanjut, ketika membeli saham FAANG, yang harus disiapkan adalah modal yang cukup besar. Pasalnya, saham-saham ini dipatok dengan Dollar AS yang memiliki nilai kurs yang cukup tinggi dengan Rupiah di Indonesia. 

Misalnya saja, saat meluncur ke pasar modal, saham Facebook dipatok di harga 42.05 USD untuk satu slot saham. Jika mengacu pada harga kurs yang berkisar pada Rp9.179,50,- saat itu, maka harga satu slotnya akan berada pada Rp 385.539,- 

Nilai ini terlihat masih rendah, tetapi jika membeli dalam jumlah besar tentu modal yang diperlukan juga harus besar. 

Bitcoin

Lalu, bagaimana jika hal tersebut dikaitkan dengan Bitcoin? Tentu saja, di dalam dua faktor ini, Bitcoin memiliki keunggulan yang berbeda. 

  1. Membeli Bitcoin

Bitcoin muncul pertama kali dengan teknologi yang disebut Blockchain. Bagi yang tidak mengerti, Bitcoin itu tidak ada rupa fisiknya seperti barang/alat lainnya. Bitcoin itu ada dan beredar di dalam jaringan Blockchainnya sendiri. 

Dengan teknologi blockchain yang juga terdesentralisasi dan tidak dikontrol oleh apapun, membuat Bitcoin dapat diakses oleh siapa saja dan hampir di mana saja dengan jangkauan internet yang memadai.

Lebih lanjut, di awal tahun perkembangannya, Bitcoin hanya dapat dimiliki dari mining. Tentu saja, kompleksitas mining ketika itu masih sangat mudah dan bahkan masih bisa didapatkan dengan hanya dengan komputer rumahan biasa. 

Dengan tahun berganti dan tentunya juga dengan adanya peristiwa halving yang dimiliki Bitcoin, kompleksitasnya juga semakin bertambah. Namun, tentu saja pengadopsian Bitcoin juga semakin bertambah, dan mulai diperjualbelikan di dalam bursa pertukaran mata uang crypto.

  1. Modal Rendah

Jika kamu ingin mendapatkan Bitcoin dengan cara mining, modal yang kamu harus siapkan untuk membeli peralatan mining cukup besar. Hal ini mengingat kompleksitas untuk mendapatkan Bitcoin juga semakin meningkat, misalnya saja kamu perlu peralatan dengan chip komputer terbaru.

Tenang saja! Untuk mendapatkan Bitcoin tidak hanya dengan mining. Kamu juga bisa membelinya dari bursa pertukaran yang sudah terdaftar di Bappebti. Sekali lagi, legalitas Bitcoin di Indonesia ini sudah jelas. Bitcoin merupakan komoditas digital yang dapat kamu perjualbelikan. 

Hal ini juga ditambah dengan fakta bahwa satu Bitcoin bisa dipecah dengan 1.000.000 Satoshi (unit terkecil dari Bitcoin). Jadi, kamu bisa membelinya dengan modal mulai dari Rp10.000,- 

Perbandingan Keuntungan Investasi Saham FAANG dan Bitcoin dalam 5 Tahun

Pertama-tama untuk membandingkan keuntungan investasi saham dari 5 perusahaan ini, tentu harus melihat nilai awal di dalam 5 tahun terakhir. Di dalam artikel ini akan diambil data pada seluruh harga saham di mulai dari Desember 2015. 

Misalnya saja nilai saham pada Facebook, harga pada Desember tahun 2015. Facebook membuka harga pada tingkatan 104,83 USD untuk satu slot saham. Jika mengacu pada harga kurs saat itu yang berada pada nilai Rp13.787,- berarti harga satu slotnya sekitar Rp1.445.291,21,- 

Lima tahun kemudian (melihat pada nilai 28 Juli 2020), nilainya tertingginya berada pada 234,96 USD untuk satu slot dengan nilai kurs saat ini berada pada harga Rp14.639,75,-, artinya untuk satu slotnya berada pada Rp3.439.755,66,-. Jika dihitung dalam persen (mengacu pada nilai asli Dolar) berarti naik sekitar 117.97% selama 5 tahun. 

Berikut tabel perhitungan keuntungan dalam persen jika berinvestasi saham FAANG dan Bitcoin dalam 5 tahun terakhir:

Tabel Keuntungan Investasi Saham FAANG VS Bitcoin
Tabel Keuntungan Investasi Saham FAANG VS Bitcoin

Data di atas belum termasuk ke dalam nilai all-time-high Bitcoin yang mencapai $20.089 USD atau setara dengan Rp274.255.028 per BTC dengan kurs saat itu. Bukankah itu pencapaian yang sangat tinggi untuk sebuah harga aset ?

Terlihat jelas perbedaaan dari 5 saham tersebut dibandingkan dengan Bitcoin. Walau begitu, tetap selalu ingat bahwa Bitcoin merupakan aset yang berisiko dengan volatilitas yang juga tinggi. 

Efek Pandemi pada Saham FAANG dan Bitcoin?

Jika bertanya efek dari krisis yang diakibatkan pandemi, tentu hampir semua aset mengalami gejolak yang juga parah termasuk Bitcoin. Ini dilihat dari fakta yang terjadi pada Black Thursday pada Maret 2020 lalu, ketika semua sekuritas saham, emas, maupun mata uang crypto termasuk Bitcoin mengalami penurunan yang signifikan. 

Di sini Bitcoin kembali muncul sebagai aset yang sangat menjanjikan. Hal ini mengingat Bitcoin berhasil pulih dari peristiwa tersebut dengan sangat cepat dan justru mulai menunjukkan penembusan di level resistance.

Di tambah, banyak para investor yang juga mulai mencari alternatif lain di luar pasar modal biasa, disebabkan karena beberapa faktor ekonomi yang terjadi seperti resesi ekonomi.

Lalu, bagaimana dengan pilihanmu?


Artikel ini adalah artikel perbandingan antara investasi Bitcoin vs 5 Saham Perusahaan Teknologi Besar di Amerika yang dirangkum dari berbagai sumber untuk memberikan informasi dan perkiraan investasi mana yang lebih menguntungkan. Artikel ini bukan merupakan anjuran atau saran dalam berinvestasi, karena investasi apapun harus atas kesadaran dan kemampuan pribadi tanpa ada unsur paksaan.

Artikel Terkait

 Lihat Lebih