Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Ini Dia Beda E-Dinar Coin dan Bitcoin

anisa giovanny     Thursday, January 14 2021

Beberapa waktu lalu Coinvestasi sering mendapatkan pertanyaan mengenai E-dinar Coin  dan apa bedanya dengan Bitcoin. Artikel ini akan menjawab mengenai beda E-dinar dan Bitcoin. Dari mulai pengertian dasar, algoritma yang digunakan, cara mendapatkan hingga mengulas apakah E-dinar itu ponzi atau bukan.

Pengertian Dasar tentang Edinar Coin dan Bitcoin

E-Dinar Coin atau EDC adalah coin yang sudah dikembangkan sejak 2016. Ia adalah cyptocurrency atau mata uang digital yang dapat digunakan sebagai salah satu alternatif alat pembayaran di dunia. E-Dinar Coin diklaim sebagai era baru mata uang digital, di mana E-Dinar bukan hanya sekedar cryptocurrency biasa karena dibentuk berazaskan metode dari rakyat untuk rakyat.

Bitcoin adalah mata uang crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia yang ditemukan dan dikembangkan oleh seorang anonim bernama Satoshi Nakamoto, pertama kali dikenalkan pada tahn 2009. Bitcoin adalah cryptocurrency yang didefinisikan sebagai sistem pembayaran elektronik peer-to-peer.

Baca juga: Apa itu Bitcoin ? Panduan Lengkap untuk Pemula

Algoritma

Edinar menggunakan algoritma DPOS atau delegate proof of stake, Blockchain berbasis DPoS dihitung dengan sistem pemungutan suara di mana pemangku kepentingan melakukan outsourcing pekerjaan mereka ke pihak ketiga. Dengan kata lain, mereka dapat memilih beberapa delegasi yang akan mengamankan jaringan atas nama mereka.

Delegasi juga dapat disebut sebagai saksi dan mereka bertanggung jawab untuk mencapai konsensus selama pembuatan dan validasi blok baru. Kekuatan pemungutan suara sebanding dengan jumlah koin yang dimiliki setiap pengguna.

Sistem pemungutan suara bervariasi dari satu proyek ke proyek lain. Tetapi secara umum, setiap delegasi menyajikan proposal individu ketika meminta suara. Biasanya, hadiah yang dikumpulkan oleh para delegasi dibagikan secara proporsional dengan pemilihnya masing-masing.

Oleh karena itu, algoritme DPoS membuat sistem pemungutan suara yang secara langsung bergantung pada reputasi delegasi. Jika node terpilih berperilaku tidak baik atau tidak berfungsi secara efisien, node tersebut akan segera dikeluarkan dan diganti dengan node lain.

Baca juga: Proof-of-Work vs Proof-of-Stake: Panduan Dasar Mining

Berkenaan dengan kinerja, blockchain DPoS lebih dapat diskalakan, mampu memproses lebih banyak transaksi per detik (TPS), jika dibandingkan dengan PoW dan PoS.

Kemudian Bitcoin menggunakan algoritma Proof of Work ini adalah salah satu algoritma paling terkenal yang dipakai untuk mata uang crypto, salah satunya Bitcoin.

Ide utamanya adalah bahwa rekan jaringan blockchain, yang mengonfirmasi sebuah transaksi, melakukan pekerjaan komputasi yang agak rumit menggunakan algoritme, yang hasilnya akan mudah untuk diperiksa oleh rekan jaringan lainnya.

Node pertama yang menyelesaikan semua perhitungan yang diperlukan akan menerima hadiah dari jaringan blockchain. Hadiah ini berupa Bitcoin jika mereka menambang Bitcoin. Semua node saling bersaing dengan meningkatkan kapasitas sumber daya komputasi untuk menjadi node pertama yang menerima reward.

Mendapatkan Edinar dan Bitcoin

Edinar Coin tidak bisa ditemukan dan tidak terdaftar di bursa manapun.  Saat ini untuk mendapatkan Edinar Coin bisa dilakukan dengan langsung menghubungi komunitas Edinar coin atau EDCASH di Facebook atau di media sosial lainnya.

Baca juga: Cara Mendapatkan Bitcoin dengan Cepat dan Terbukti

Sedangkan Bitcoin bisa didapatkan di berbagai bursa termasuk bursa yang sudah terdaftar di Indonesia. Bisa dibilang, Bitcoin memiliki cakupan lebih luas dan mudah didapatkan diberbagai negara.  

Edinar Coin ini sudah terdaftar di Coinmarketcap, namun pergerakan harga aset ini belum dapat dilihat sedangkan Bitcoin memiliki histori atau pergerakan harga dari waktu ke waktu yang sangat jelas di situs tersebut.

E-Dinar Coin Skema Ponzi?

Pencarian mengenai skema ponzi yang menjerat Edinar ini cukup banyak di Google atau diberbagai forum Bitcoin dan aset crypto lainnya. Skema ponzi memiliki sistem yang hampir mirip dengan praktik multi level marketing. Seperti yang kita ketahui, untuk mendapatkan imbalan, kamu sebagai pengguna harus “merekrut” pengguna baru lainnya.

Skema ini kerap kali menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi.  Namun apakah Edinar ini skema ponzi atau bukan masih menjadi perdebatan.

Bitcoin sendiri bukan merupakan skema ponzi, hanya saja nama Bitcoin sering disalah gunakan untuk skema tersebut. Karena itu bagi kamu yang ingin berinvestasi harus hati-hati dengan iming-iming keuntungan yang terlampau tinggi.

Baca juga: Hati-hati! Ini dia 5 Jenis Penipuan Bitcoin yang Sering Terjadi

Pastikan apapun pilihan investasi mu kamu sudah melakukan riset, berinvestasi ilmu dan mengetahui risiko dan keuntungan dari aset tersebut.

Itu dia penjelasan tentang Edinar coin dan Bitcoin, keduanya tercatat sebagai aset crypto namun dengan tingkat kepopuleran, algoritma dan mendapatkannya yang berbeda.

Artikel Terkait

 Lihat Lebih