Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Apakah Trading Bitcoin Legal?

Ary Tantranesia     Saturday, May 30 2020

Cryptocurrency atau yang lebih sering dikenal dengan Bitcoin merupakan mata uang digital yang kepopulerannya melonjak sejak 2017 ketika harga Bitcoin sedang tinggi-tingginya. Semenjak saat itu, banyak yang tertarik untuk mempunyai Bitcoin. Namun, bagaimana status legalitas Bitcoin di Indonesia? 

Legal Sebagai Komoditas

Bitcoin atau aset crypto per 2 Oktober 2018 resmi ditetapkan sebagai Aset Kripto dan sudah terdaftar sebagai barang legal yang dapat diperdagangkan sebagai komoditas di Indonesia. Hal ini di tulis berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto. Dalam peraturan tersebut dijabarkan bagaimana status legalitas aset crypto di Indonesia:

Pasal 1

Aset Kripto (Crypto Asset) ditetapkan sebagai Komoditi yang dapat dijadikan Subjek Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di Bursa Berjangka;

Pasal 2

Pengaturan lebih lanjut mengenai penetapan Aset Kripto (Crypto Asset) sebagai Komoditi yang dapat dijadikan Subjek Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di Bursa Berjangka, pembinaan, pengawasan, dan pengembangannya ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi;

Pasal 3

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Lembaga yang Mengawasi Transaksi Bitcoin

Lembaga yang mengatur aset crypto berbeda dengan yang mengatur mengenai uang digital di Indonesia. Bitcoin sendiri di atur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) di bawah pengawasan Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, sedangkan uang digital di atur oleh Bank Indonesia (BI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Bappebti melegalkan satus biscoin sebagai komoditi disambut baik oleh para penggiat crypto, hal itu dikarenakan keamanan dalam bertransaksi aset crypto akan lebih terjamin. Banyak bursa-busra cryptocurrency yang sudah mendaftarkan perusahaan mereka ke Bappebti, salah satunya adalah Pintu, per Februari 2020 Pintu sudah resmi terdaftar di Bappebti.

Selain Bappebti, di Indonesia juga terdapat Asosisasi Blockchain Indonesia (ABI), untuk mendaftar sebagai anggota ABI, perusahaan tersebut harus melewati screening dokumen yang ketat.

Negara-negara yang Sudah Melegalkan Bitcoin

Antusiasme mengenai Bitcoin dan crypticurrency terus meningkar dari tahun ke tahun. Masih banyak negara-negara yang menganggap bahwa penggunaaan Bitcoin harus dilarang karena Bitcoin berkaitan erat dengan transaksi ilegal. Namun, ternyata Bitcoin bisa di gunakan menjadi alat pembayaran atau menjadi aset komoditi di negara-negara ini lho:

Amerika Serikat

Pemerintah Amerika Serikat melegalkan Bitcoin sebagai alat pembayaran, Anda bisa membayar  biaya kuliah, belanja online,dan tagihan-tagihan lainnya menggunakan Bitcoin. 

Jepang

 Financial service agency (FCA) sebagai lembaga yang mengelola peredaran mata uang yen di Jepang, menyetujui undang-undang atau regulasi terkait bitcoin karena  diprediksi bisa membantu memperluas jangkauan teknologi informasi di sektor perbankan.

Indonesia

Seperti yang sudah di bahas di atas, Bitcoin sudah resmi di Indonesia sebagai aset komoditas, namun tidak bisa digunakan sebagai alat pembayaran karena alat pembayaran yang sah di Indonesia hanyalah Rupiah.

Korea Selatan

Perkembangan Bitcoin di Korea Selatan cukup pesat karena pemerintah Korea Selatan mendukung kemajuan teknologi, salah satunya Bitcoin. Di Korea Selatan, orang sudah bisa melakukan  pembelian atau top up bitcoin di gerai 7-Eleven.

Rusia

Pada November 2016, pemerintah Rusia melalui Lembaga Pajak Federal Rusia secara resmi telah melegalkan penggunaan bitcoin dan mengakuinya sebagai salah satu mata uang yang beredar di Rusia. 

Tiongkok

Tiongkok dengan populasi terbanyak di dunia dan pesatnya perkembangan teknologi menyambut baik crypticurrency. Banyak mining pool terbesar di dunia terdapat di Tiongkok. Bitcoin di Tiongkok sudah legal digunakan, Kota kuno Hangzhou di Tiongkok mengkonfirmasi bahwa mata uang digital ini memiliki identitas sebagai properti virtual. Pengadilan kota memutuskan untuk mendukung status hukum cryptocurrency yang menyatakan bahwa transaksi dan kesepakatannya telah dilindungi oleh hukum. Karena banyak analis memastikan perubahan pandangan negara terhadap cryptocurrency, pihak Bank of China menegaskan bahwa BTC memang diberi status properti, namun, tidak membuatnya menjadi mata uang fiat.