Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Apa Itu Airdrop? Panduan Cryptocurrency Gratis 2020

Felita Setiawan     Thursday, August 9 2018

Apa itu Airdrop? Jawaban mudahnya: Airdrop berupa koin-koin gratis yang tersedia.

Metodenya merupakan strategi pemasaran untuk memperluas kesadaran pemakaian koin kepada pihak terkait dari investor hingga pengamat cryptocurrency. Mereka pada akhirnya pun akan menggunakan airdrop.

Baca juga: Cara Mendapatkan Bitcoin dengan Cepat dan Terbukti

Belakangan ini kebijakan periklanan Facebook yang baru melarang penggunaan ICO (Initial Coin Offering).

Karenanya banyak ICO yang beralih menggunakan airdrop sebagai metode alternatif untuk iklan pay-per-click.

Baa juga: 16 Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis di 2021

Dengan banyak ICO menjadi produk yang berorientasi kepada konsumen, mereka fokus pada satu metrik: pertumbuhan viral melalui internet dan media sosial.

Istilahnya, menjadi viral dengan bantuan pengguna koin yang menyebarkan kepada lingkungan sekitarnya.

Baca juga: Apa itu Initial Coin Offering (ICO) ?

Berpartisipasi dalam Airdrop Gratis – Tools yang Akan Dibutuhkan

Berikut beberapa tools yang akan dibutuhkan untuk mendapatkan airdrop:

  1. Wallet Ethereum. Harus berupa wallet personal yang kompatibel dengan ERC20 karena kebanyakan airdrop adalah token ERC20 sebagai ICO yang berbasis Ethereum. Sangat disarankan menggunakan MetaMask atau MyEtherWallet untuk memulai kali pertama. Tapi untuk jangka waktu lama, disarankan untuk menggunakan perangkat wallet seperti Ledger Nano S.
  2. Wallet Ethereum harus AKTIF, setidaknya Anda pernah menggunakannya. Tim koin akan mengecek dan memastikan wallet tersebut bukan dibuat hanya untuk mendapatkan koin lebih banyak. Ini berarti jika tidak menunjukan aktivitas, wallet tersebut tidak akan menerima airdrop. Terkadang, tim koin menyeleksi dengan jelas, termasuk jumlah saldo dalam wallet.
  3. Akun Telegram, yang menjadi pilihan tool untuk chatting bagi banyak ICO. Untuk meningkatkan jumlah audiens, koin airdrop mengharuskan Anda untuk mendaftar pada akun Telegram mereka. Sebelum menerima koin pada wallet Ethereum, sebaiknya tidak meninggalkan akun Telegram atau bisa didiskualifikasi untuk airdrop.
  4. Akun Twitter. Alasan yang sama dengan akun Telegram, kebanyakan akun airdrop akan mengharuskan Anda untuk follow mereka di Twitter. Beberapa pun akan meminta Anda untuk me-retweet beberapa tweet.
  5. Alamat email. Terkadang airdrop akan meminta alamat email Anda, dan meminta konfirmasi lewat email.

Mendapatkan dan Menarik Airdrop

Biasanya perlu 1-2 bulan setelah airdrop sebelum Anda menerima token. Ini dikarenakan banyak airdrop terjadi sebelum atau selama penjualan token; dengan tujuan pemasaran. Token tidak akan didistribusikan hingga akhir penjualan token.

Untuk mengecek info wallet dan apakah token sudah muncul pada wallet, kunjungi Etherscan. Ketik alamat ETH dalam kotak pencarian.

Dalam lingkaran merah adalah area yang perlu Anda lihat. Jika token sudah tersedia dalam wallet, akan muncul dalam Token Tracker.

Jika Token Tracker tidak tersedia, berarti Anda tidak memiliki token dalam wallet, dan berarti juga tidak menerima airdrop.

Ketika mendapatkan token, Anda bisa menariknya secara langsung misalnya melalui My Ether Wallet (MEW).

Hal yang harus Anda lakukan adalah mengakses wallet (melalui MetaMask, Ledger Nano, atau cara lain – tidak disarankan menggunakan private key) dan menentukan token yang ingin Anda tarik.

Baca juga:11 Bitcoin Wallet yang Aman dan Gratis

Hindari Penipuan

Dengan banyak pemasaran koin gratis, sangatlah mudah untuk kehilangan arah ketika Anda sudah mulai klik di mana-mana.

Hati-hati. Berikut beberapa saran untuk menghindari penipuan:

Jangan pernah mengirimkan private key. Tidak ada yang memerlukan private key untuk mengecek saldo wallet Anda. Mereka bisa dengan mudah mengeceknya melalui tool seperti Etherscan.

Baca juga: Apa itu Bitcoin Wallet Address ? Panduan Lengkap untuk Pemula

Jangan mengirim uang ke akun mana pun. Ingat bahwa airdrop gratis. Walaupun dijanjikan koin atau koin akan muncul dalam wallet Anda, airdrop tidak akan meminta Anda mengirim uang ke akun mana pun. Jika ini terjadi, abaikan secepatnya.

Mengecek sumber resmi. Jika koin melakukan airdrop, biasanya akan diumumkan pada akun media sosial resmi mereka, seperti Twitter.

Cek untuk memastikan airdrop tersebut resmi; jika tidak, Anda mungkin terkena penipuan untuk mendapatkan data Anda.

Baca juga: Waspada Situs Penipuan Janjikan Bitcoin!

Terakhir, carilah sumber-sumber terpercaya untuk membantu Anda mengidentifikasi airdrop.

 

Baca juga: 5 Tips Menghindari Penipuan Berkedok Bitcoin

Poin Penting
  • 💧 Apa itu airdrop ?

    Airdrop berupa koin-koin gratis yang tersedia.

  • 🔒 Apakah airdrop merupakan startegi pemasaran ?

    Ya, Metode ini merupakan strategi pemasaran untuk memperluas kesadaran pemakaian koin kepada pihak terkait dari investor hingga pengamat cryptocurrency.

  • 🖇 Apa saja tools yang dibutuhkan untuk mengikuti airdrop ?

    Toolsnya akan mengikuti dengan syarat dan ketentuan mengikuti airdrop

  • ⏰ Berapa lama waktu untuk menarik airdrop ?

    1-2 bulan

  • 📍 Di mana mengecek jika token sudah masuk ke wallet pengguna ?

    Anda bisa mengecek di Etherscan

  • 🔎 Apa saja yang harus diperhatikan untuk menghindari penipuan ?

    Jangan mengirimkan uang ke manapun, cek sumber resmi, selalu periksa sumber-sumber terpercaya

Artikel Terkait

 Lihat Lebih