Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

5 Pilihan Investasi dengan Modal Kecil (Mulai 100 Ribu)

anisa giovanny     Monday, August 10 2020

Kini investasi bisa dimulai dengan modal kecil yakni 100 ribu Rupiah. Berbagai investasi yang dapat dipilih dengan modal tersebut adalah investasi Bitcoin atau aset crypto, reksa dana, P2P lending, logam mulia dan saham. 

Investasi dengan modal kecil ini bisa menjadi langkah awal untuk mengumpulkan pundi-pundi uang demi meraih kebebasan finansial di masa depan. Tapi perlu diingat jika investasi atau menabung ini adalah proses jangka panjang sehingga dibutuhkan niat, ketekunan dan kesabaran untuk merasakan hasilnya. 

Berikut ini ada 5 pilihan investasi dengan modal kecil yang bisa kamu mulai dari Rp100.000.

Bitcoin atau aset crypto 

Bitcoin atau aset crypto 1

Sudah pernah mendengar apa itu Bitcoin? Jika belum kamu bisa mengenal Bitcoin di sini.  Bitcoin atau mata uang digital adalah salah satu bentuk dari kemajuan teknologi bagi dunia keuangan yang dapat digunakan sebagai alat lindung nilai. 

Harga satu Bitcoin memang terkenal sangat mahal bisa mencapai ratusan juta. Tapi sekarang kamu tetap bisa memiliki Bitcoin hanya dengan modal Rp100.000. Hal ini dikarenakan Bitcoin bisa dipecah menjadi unit yang lebih kecil sampai delapan desimal yakni 0.00000001 BTC. 

Nah, misalnya 1 Bitcoin berharga Rp160 jutaan dan kamu memiliki modal Rp100.000. Maka Btc yang kamu dapatkan adalah 0.00060. Dari nilai BTC tersebut kamu sudah bisa mendapatkan keuntungan jika harganya naik. Kemudian untuk bisa memperoleh satu BTC maka kamu bisa melakukan investasi setiap bulan dengan Rp100.000. 

Jika dilakukan dengan tekun maka kamu bisa mendapatkan 1 BTC yang bernilai ratusan juta. Tinggal kamu simpan beberapa tahun, dan tunggu harganya meroket kemudian di jual dan kamu akan merasakan keuntungan berkali-kali lipat yang dihasilkan aset ini.

Reksa Dana 

Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Dengan menggunakan reksa dana ini kamu bisa menyetorkan modal senilai Rp100.000, kemudian akan dikelola oleh manajer investasi untuk mendapatkan keuntungan. 

Reksa dana ini sangat diminati oleh orang yang cukup awam dengan investasi karena tingga setor modal dan uang yang kamu investasikan akan berlipat ganda jika dikelola oleh manajer investasi yang berkualitas. 

P2P Lending 

P2P Lending

Jenis investasi ini mempertemukan pemilik modal dan peminjam yang difasilitasi oleh sebuah wadah atau layanan dengan sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet. Di Indonesia ada berbagai pilihan layanan P2P Lending, tapi pastikan kamu pilih yang sudah teregulasi dan diawasi oleh OJK agar kamu bisa berinvestasi dengan aman. 

Menggunakan P2P lending ini artinya kamu menyetorkan sejumlah dana, bisa dimulai dari Rp100.000 saja. Kemudian uang itu akan dipinjamkan ke orang lain, dan kamu akan mendapatkan keuntungan dari bunga yang dibebankan kepada si peminjam. 

Return dari P2P ini cukup menggiurkan antara 14-20 persen per tahun. Tapi tetap ada risiko yang harus ditanggung seperti peminjam yang gagal bayar. Oleh karena itu berinvestasi di sini perlu dipikirkan baik-baik. 

Logam Mulia 

Logam Mulia

Alat investasi tradisional yang sudah ada sejak zaman dulu ini masih diminati oleh banyak kalangan, terutama kalangan orang tua. Investasi di logam mulia memang terbukti jadi cara ampuh untuk mendapatkan keuntungan karena harganya cenderung stabil dan naik setiap tahun. 

Baca juga: Seberapa Profit Bitcoin Dibandingkan Emas Dalam 10 Tahun?

Berinvestasi emas bisa dimulai dengan Rp100.00 melalui tabungan emas yang disediakan oleh pegadaian. Jika konsisten dan bersabar maka kamu bisa mendapatkan banyak emas batangan. Tapi jika kamu ingin membeli langsung di toko emas, maka modal yang kamu sediakan akan lebih dari Rp100.000. Karena harga emas per gram saat ini berada di kisaran harga Rp1 juta. 

Saham

Saham

Saham merupakan salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkan dana dari investor untuk mengembangkan usahanya. Berinvestasi saham bisa dibilang cukup berisiko, tapi bukan berarti pemula tidak boleh investasi saham. Jika hanya membeli dan menyimpannya dalam jangka panjang, investasi saham bisa jadi pilihan tepat bagi pemula. Tapi jika ingin melakukan trading saham tentu dibutuhkan ilmu yang memadai.

Baca juga: Simpan Bitcoin dan 5 Saham Ini Selama 4 Tahun, Ternyata Segini Untungnya!

Investasi saham memang tidak bisa dimulai dari 100 ribu. Kamu bisa memulai investasi saham dengan modal paling minim adalah Rp500.000 rupiah di berbagai perusahaan sekuritas. Dengan modal segitu, kamu akan memiliki saham di perusahaan yang kecil dengan harga saham yang murah. Hal ini tentu akan membuat keuntungan yang kamu peroleh jauh lebih lama, dibandingkan dengan kamu membeli saham blue chip yang harganya cenderung lebih stabil. 

Perbandingan masing-masing investasi selama lima tahun 

Berikut ini penjabaran dari harga yang dihasilkan tabel di atas: 

Setelah kita mengetahui investasi yang menguntungkan dengan modal Rp100.000 saja, sekarang saatnya kita membandingkan masing-masing keuntungan yang diperoleh alat investasi tersebut. 

Karena investasi ini adalah jangka panjang, maka dalam masing-masing investasi kita akan ambil dalam rentang waktu 5 tahun dengan modal awal investasi Rp100.000 

Aset Crypto, dengan 100.000 di tahun ini  maka kamu akan mendapatkan 0.00060 BTC. 

BTC itu kamu simpan selama lima tahun dengan prediksi harga BTC menurut Crypto Research Center lima tahun mendatang adalah Rp 4 miliar, berarti keuntungan kamu dengan investasi BTC 100.000 di 2020 dan dijual di 2025 adalah Rp240.000.000 juta.  

Ini dengan asumsi kamu tidak berinvestasi di BTC dalam periode waktu lima tahun itu, hanya menggunakan uang 100.000 di 2020. Nah jika setiap bulannya kamu menabung Rp 100.000 selama lima tahun tentu keuntungan yang kamu dapatkan akan semakin banyak.


Reksa Dana, di sini kita akan menggunakan reksa dana saham dengan keuntungan setiap tahun menurut data dari bareksa adalah 15,17%. Dengan rata-rata return per lima tahun adalah 75,87%. 

Dengan potensi keuntungan 15.17 persen per tahun  maka uang berpotensi tumbuh Rp75.780 menjadi Rp175.870. Kemudian, jika kita berinvestasi selama 60 bulan x 100.000 = Rp6.000.000. Maka keuntungan yang kita dapat adalah Rp2.898.703 menjadi Rp8.898.703. 


P2P Lending, jika kamu hanya berinvestasi sekali setahun 100.000 maka keuntungan kamu dilansir dari simulasi kalkulator Koinworks hanya Rp119.000. Namun jika kamu investasi rutin selama 12 bulan maka nilai investasi di P2P adalah Rp1.200.000 dengan keuntungan 1.428.000. Kemudian jika keuntungan setahun itu dikalikan lima tahun, maka keuntungan berinvestasi di P2P selama lima tahun adalah Rp7.140.000. 


Logam Mulia, dilansir dari CNBC harga emas tiga tahun ke depan adalah Rp1,5 juta/gram dan jika rata-rata harga emas per tahun naik 10% maka dalam lima tahun berdasarkan hitungan kasar kurang lebih harga emas akan menyentuh Rp1,8 juta/gram. 

Nah kamu bisa mulai menabung Rp100.000 per bulan selama lima tahun dengan total uang Rp6.000.000 atau kamu bisa langsung menabung Rp6.000.000 tahun ini di emas dan menyimpannya selama lima tahun, maka kamu akan mendapatkan 5.9 gr emas dan di tahun 2025, harga emas 5.9 gram mencapai Rp10.620.000, keuntungan yang kamu peroleh adalah Rp4.620.000 juta.


Saham, harga 1 Lot  saham BCA di awal tahun 2020 adalah Rp3.345.000. Jika melihat sejarah di 2014-2019 harga saham BCA mengalami kenaikan hingga 117%. Maka jika kita asumsikan kenaikan itu terjadi lagi, saat membeli 1 Lot saham di tahun ini dengan harga Rp3.345.000. Di tahun 2025 harga saham itu ketika dijual diprediksi mencapai Rp7.827.300. Maka keuntungan yang diraih dari harga beli adalah Rp4.482.300.

Baca juga: Bitcoin VS 5 Saham Perusahaan Teknologi, Mana Lebih Profit?

Itu dia lima pilihan investasi yang dapat kamu pertimbangkan untuk memberikan kebebasan finansial di masa depan. Salah satu investasi yang dapat kamu pertimbangkan adalah Bitcoin, dengan mulai Rp100.000 kamu bisa mulai menabung Bitcoin untuk mendapatkan keuntungan besar di lima tahun mendatang. 

Apapun pilihan investasimu, pastikan kamu memahami segala resiko yang ada di baliknya karena setiap alat investasi memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Selamat berinvestasi!

Artikel Terkait

 Lihat Lebih