4 Vendor Telekomunikasi Raksasa Mulai Adopsi Blockchain
Blockchain

4 Vendor Telekomunikasi Raksasa Mulai Adopsi Blockchain

Komunikasi sampai saat ini masih tetap digunakan dan menjadi perangkat yang lebih efisien dibandingkan dengan pengiriman pesan. Tetapi, ada banyak orang yang mengkhawatirkan tentang keamanan jaringan. Data percakapan dicuri oleh pihak ketiga atau disadap, dan kepentingan lain yang menjamin privasi. Bagaimana langkah vendor telekomunikasi terbesar dunia dalam mengatasi permasalahan ini?
Vendor Telekomunikasi
Dalam perjalanan menuju pertengahan tahun 2018, dilaporkan bahwa setidaknya ada 4 vendor telekomunikasi terbesar yang saat ini tengah mempersiapkan teknologi baru yang mendukung provasi dan security. Keempat perusahaan ini telah mendapatkan kepercayaan publik, sehinggga suka atau tidak, revolusi IT harus dilaksanakan. 

Revolusi Blockchain Vendor Telekomunikasi

Efek buruk juga akan menimpa, jika permasalahan privasi dan keamanan jaringan tidak terselesaikan. Setiap tahun pertumbuhan industri telekomunikasi terus meningkat, laju data membutuhkan sebuah sistem besar agar membuatnya tetap lancar. Untuk itulah, keempat vendor telekomunikasi raksasa ini membangun sistem desentralisasi, blockchain. 
Siapa saja vendor yang saat ini tengah berjuang mempersiapkan peralihan teknologi, revolusi menjadi blockchain? Berikut penjelasannya:

1. Cisco

Siapa yang tak kenal Cisco, salah satu perusahaan raksasa IT yang tersebar diseluruh dunia. Info menyebutkan, ternyata Cisco saat ini sedang mengembangkan metode komunikasi rahasia atau bersifat privasi menggunakan teknologi blockchain. Sistem ini akan digunakan untuk otorisasi dalam komunikasi private grup dalam jaringan data blockchain yang dibangun Cisco.

2. Telefonica

Telefonica merupakan penyedia broadband dan telekomunikasi multinasional asal Spanyol. Dikabarkan bahwa mereka kini bermitra dengan Rivetz, sebuah perusahaan cybersecurity. Kemitraan bertujuan untuk mengembangkan solusi keamanan blockchain untuk pasar ponsel. Juga mengembangkan teknologi baru yang terdesentralisasi untuk meningkatkan keamanan. Berikut kontrol data dalam aplikasi pengiriman pesan dan kripto.

3. HTC, Rilis Exodus

Kabar keren datang dari vendor HTC yang saat ini sedang mengembangkan telepon blockchain bernama Exodus. Perangkat smartphone Exodus akan dilengkapi dengan dompet universal yang sudah terinstal. Sehingga memungkinkan pengguna untuk menjalankan dApps dan menggunakan cryptocurrency yang berbeda.

4. NYNJA

NYNJA Group Ltd, sebuah perusahaan komunikasi dan teknologi seluler global juga ikut berpartisipasi dalam pengembangan teknologi blockchain. Pada bulan Februari lalu, secara resmi NYNJA mengumumkan bahwa aplikasi komunikasi internasional akan dilengkapi dengan wallet dan cryptocurrency built-in.
Perusahaan vendor telekomunikasi ini tidak punya pilihan lain, mereka bergerak mengikuti arus revolusi IT. Jumlah perangkat berbasis blockchain diseluruh dunia semakin berkembang pesat yang diiringi dengan bertambahnya pengguna secara besar-besaran. Tentunya hal ini akan menyebabkan volume transfer data yang terus meningkat. 
Jika tidak, sistem bisa saja terhenti, macet, sehingga bisa membuat pengguna beralih ke platform lain. Besarnya data justru menciptakan kebutuhan besar, tak ada jalan keluar lain selain menerapkan blockchain untuk komunikasi P2P dan distribusi data.

Comments are off this post!